alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Website Patrol Taru, Siap Tampung Aduan Pelanggaran Tata Ruang

MALANG KOTA – Kota Malang kini mempunyai portal aduan berbasis digital yakni Patrol Taru (Pantau dan Kontrol Tata Ruang). Bertempat di Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang, Sutiaji melauching web aplikasi tersebut secara daring (16/12).

Patrol Taru sendiri merupakan bentuk kerjasama Direktorat Jendral Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementrian ATR/BPN dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Dalam rangka mendukung pengendalian pemanfaatan ruang yang melibatkan partisipasi dari masyarakat tergagaslah program kanal aduan pelanggaran tata ruang.

Kepala Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Budi Situmorang, memaparkan pentingnya website aduan ini. “Dinamika perkembangan kawasan perkotaan yang masif dapat memicu pembangunan yang tidak sesuai dengan pemanfaatan ruang. Keterbatasan SDM (Sumber Daya Manusia) sendiri juga menjadi tantangan dalam pengawasannya,” terang Budi.

Sutiaji turut menambahkan saat ini semua lapisan masyarakat sedang berada pada fase informasi. Dimana tuntutan dan keingintahuan masyarakat sangat tinggi, ditambah juga dinaungi dengan keharusan adanya transparansi publik. “Maka kami sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) mempunyai goals bagaimana kita bisa melayani masyarakat. Sehingga inovasi dan improvisasi sangat dibutuhkan,” paparnya.

Melalui Patrol Taru, masyarakat bisa mengadukan pelanggaran pemanfaatan tata ruang dengan mengakses patroltaru.malangkota.go.id.

Pelanggaran yang dimaksud contohnya seperti pembangunan yang merusak lingkungan, lalu lintas tersendat karena parkir sembarangan, bangunan melebihi ketentuan ketinggian, dan lain-lain.

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo

MALANG KOTA – Kota Malang kini mempunyai portal aduan berbasis digital yakni Patrol Taru (Pantau dan Kontrol Tata Ruang). Bertempat di Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang, Sutiaji melauching web aplikasi tersebut secara daring (16/12).

Patrol Taru sendiri merupakan bentuk kerjasama Direktorat Jendral Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementrian ATR/BPN dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Dalam rangka mendukung pengendalian pemanfaatan ruang yang melibatkan partisipasi dari masyarakat tergagaslah program kanal aduan pelanggaran tata ruang.

Kepala Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Budi Situmorang, memaparkan pentingnya website aduan ini. “Dinamika perkembangan kawasan perkotaan yang masif dapat memicu pembangunan yang tidak sesuai dengan pemanfaatan ruang. Keterbatasan SDM (Sumber Daya Manusia) sendiri juga menjadi tantangan dalam pengawasannya,” terang Budi.

Sutiaji turut menambahkan saat ini semua lapisan masyarakat sedang berada pada fase informasi. Dimana tuntutan dan keingintahuan masyarakat sangat tinggi, ditambah juga dinaungi dengan keharusan adanya transparansi publik. “Maka kami sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) mempunyai goals bagaimana kita bisa melayani masyarakat. Sehingga inovasi dan improvisasi sangat dibutuhkan,” paparnya.

Melalui Patrol Taru, masyarakat bisa mengadukan pelanggaran pemanfaatan tata ruang dengan mengakses patroltaru.malangkota.go.id.

Pelanggaran yang dimaksud contohnya seperti pembangunan yang merusak lingkungan, lalu lintas tersendat karena parkir sembarangan, bangunan melebihi ketentuan ketinggian, dan lain-lain.

Pewarta : Chosa Setya Ayu Widodo

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/