alexametrics
18.6 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Abaikan Ketentuan PPKM, Café di Kota Malang Langsung Disegel

MALANG KOTA – Tindakan tegas kembali ditunjukkan kepada pemilik tempat usaha yang nekat buka melewati ketentuan jam malam. Bahkan Wali Kota Malang Sutiaji yang ikut turun ke lapangan, langsung memberi sanksi segel kepada Hegemoni Kopi di kawasan Tulusrejo, Lowokwaru Sabtu malam (16/1)

Penyegelan café ini tanpa peringatan pertama dan kedua seperti yang dilakukan dalam operasi gabungan sebelumnya. Pasalnya, kafe tersebut dianggap melakukan banyak pelanggaran protokol kesehatan dan SE Wali Kota Malang tentang PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Diantaranya, tidak menerapkan aturan jaga jarak dan beroperasi melewati jam malam.

Namun pelanggaran yang dianggap kelewatan adalah upaya pengelola café mengelabuhi petugas. Karena saat petugas datang, kondisi kafe tampak seperti tutup. Apalagi di dalam café juga terlihat gelap. Namun begitu petugas meringsek masuk, terlihat ada puluhan sepeda motor milik pengunjung yang terparkir di dalam gerbang yang semi ditutup,. ”Tolong lampunya dinyalakan. Mana pengelolanya, tolong dinyalakan lampu dalamnya. Ini pasti banyak pengunjungnya,” pinta Wali Kota Malang Sutiaji sambil berjalan menuju area kafe.

Begitu lampu dalam dinyalakan, ternyata terdapat puluhan muda-mudi yang masih nongkrong. Padahal, saat petugas datang, jam menunjukkan pukul 23.00 WIB. Beberapa pengunjung juga tampak bergegas mengenakan masker, ketika mengetahui tim operasi gabungan datang.

Karena itu kafe tersebut langsung dijatuhi sanksi penyegelan selama 14 hari. ”Ini sudah memenuhi untuk dilakukan penutupan. Saya lihat tidak pakai protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dan bukanya sampai pukul 23.00 WIB,” jelas Sutiaji. Selain menyegel Hegemoni Kopi, ada lima tempat usaha lain yang diberi peringatan tertulis.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA – Tindakan tegas kembali ditunjukkan kepada pemilik tempat usaha yang nekat buka melewati ketentuan jam malam. Bahkan Wali Kota Malang Sutiaji yang ikut turun ke lapangan, langsung memberi sanksi segel kepada Hegemoni Kopi di kawasan Tulusrejo, Lowokwaru Sabtu malam (16/1)

Penyegelan café ini tanpa peringatan pertama dan kedua seperti yang dilakukan dalam operasi gabungan sebelumnya. Pasalnya, kafe tersebut dianggap melakukan banyak pelanggaran protokol kesehatan dan SE Wali Kota Malang tentang PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Diantaranya, tidak menerapkan aturan jaga jarak dan beroperasi melewati jam malam.

Namun pelanggaran yang dianggap kelewatan adalah upaya pengelola café mengelabuhi petugas. Karena saat petugas datang, kondisi kafe tampak seperti tutup. Apalagi di dalam café juga terlihat gelap. Namun begitu petugas meringsek masuk, terlihat ada puluhan sepeda motor milik pengunjung yang terparkir di dalam gerbang yang semi ditutup,. ”Tolong lampunya dinyalakan. Mana pengelolanya, tolong dinyalakan lampu dalamnya. Ini pasti banyak pengunjungnya,” pinta Wali Kota Malang Sutiaji sambil berjalan menuju area kafe.

Begitu lampu dalam dinyalakan, ternyata terdapat puluhan muda-mudi yang masih nongkrong. Padahal, saat petugas datang, jam menunjukkan pukul 23.00 WIB. Beberapa pengunjung juga tampak bergegas mengenakan masker, ketika mengetahui tim operasi gabungan datang.

Karena itu kafe tersebut langsung dijatuhi sanksi penyegelan selama 14 hari. ”Ini sudah memenuhi untuk dilakukan penutupan. Saya lihat tidak pakai protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dan bukanya sampai pukul 23.00 WIB,” jelas Sutiaji. Selain menyegel Hegemoni Kopi, ada lima tempat usaha lain yang diberi peringatan tertulis.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/