alexametrics
28C
Malang
Monday, 19 April 2021

Hore! RT di Kota Malang Segera Dapat Insentif PPKM Mikro

MALANG KOTA — Ribuan RT/RW se-Kota Malang bakal mendapatkan insentif untuk pelaksanaan Pemberlakuakn Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Pemkot Malang menganggarkan Rp 2 miliar yang sumber dananya diambil dari anggaran belanja tak terduga yang tahun ini mencapai sekitar Rp 37 miliar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Malang per tahun 2019, jumlah RT di Kota Malang ada 4.226 RT. Sedangkan, jumlah RW-nya mencapai 550 RW. ”Semua RT dapat. Jumlahnya sesuai dengan kebutuhan,” kata Wali Kota Malang Sutiaji, Rabu (17/2).

Dia menjelaskan, dana tersebut bisa digunakan untuk menunjang kegiatan operasional di tingkat RT. Pencairan insentif tersebut bisa dilakukan hari ini juga oleh masing-masing ketua RT/RW.

”Hari ini sudah bisa dicairkan oleh masing-masing pak RT di Kota Malang,” ungkap politikus Partai Demokrat ini.

Tak hanya itu, masih kata dia, pihaknya juga mengimbau kepada semua RT dan RW agar tetap menjadi pelopor dalam penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Karena hal ini bisa mencegah penyebaran covid-19.

”Minimal bisa jadi contoh dalam gerakan pakai masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan hindari kerumunan,” harap mantan Wakil Wali Kota Malang ini.

Pemberian insentif ini berdasarkan Inmendagri No 3 Tahun 2021. Bahwa, pelaksanaan PPKM mikro setiap desa menggunakan dana desa. Sementara, RT/RW menggunakan dana APBD. Ini menyesuaikan dengan Pemda masing-masing.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA — Ribuan RT/RW se-Kota Malang bakal mendapatkan insentif untuk pelaksanaan Pemberlakuakn Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Pemkot Malang menganggarkan Rp 2 miliar yang sumber dananya diambil dari anggaran belanja tak terduga yang tahun ini mencapai sekitar Rp 37 miliar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Malang per tahun 2019, jumlah RT di Kota Malang ada 4.226 RT. Sedangkan, jumlah RW-nya mencapai 550 RW. ”Semua RT dapat. Jumlahnya sesuai dengan kebutuhan,” kata Wali Kota Malang Sutiaji, Rabu (17/2).

Dia menjelaskan, dana tersebut bisa digunakan untuk menunjang kegiatan operasional di tingkat RT. Pencairan insentif tersebut bisa dilakukan hari ini juga oleh masing-masing ketua RT/RW.

”Hari ini sudah bisa dicairkan oleh masing-masing pak RT di Kota Malang,” ungkap politikus Partai Demokrat ini.

Tak hanya itu, masih kata dia, pihaknya juga mengimbau kepada semua RT dan RW agar tetap menjadi pelopor dalam penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Karena hal ini bisa mencegah penyebaran covid-19.

”Minimal bisa jadi contoh dalam gerakan pakai masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan hindari kerumunan,” harap mantan Wakil Wali Kota Malang ini.

Pemberian insentif ini berdasarkan Inmendagri No 3 Tahun 2021. Bahwa, pelaksanaan PPKM mikro setiap desa menggunakan dana desa. Sementara, RT/RW menggunakan dana APBD. Ini menyesuaikan dengan Pemda masing-masing.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru