alexametrics
32 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Merangkak Naik, Harga Bawang Putih di Malang Rp 30 Ribu per Kilo

MALANG KOTA – Dalam sepekan terakhir, harga komoditas bawang putih mengalami kenaikan sekitar sebesar 30 persen. Kenaikan harga bumbu dapur penting ini mulai terjadi sejak awal puasa.

Salah satu pedagang di Pasar Besar Malang Pramono Aji mengatakan, harga bawang putih naik sekitar sepekan terakhir. “Biasanya kalau bulan puasa memang harganya naik. Karena permintaan kan juga naik,” kata Aji.
Sebelumnya, harga bawang putih berkisar Rp 18 ribu per kilogram. Saat ini, harganya mencapai Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu. Selain itu, harga juga dilihat dari ukuran dan kualitas bawang.

Menurut Aji, masyarakat lebih condong dengan bawang yang berukuran besar dan kualitas bagus. Walaupun harga yang dikenakan lebih mahal. “Biasanya ibu-ibu sekarang lebih suka beli yang besar, karena pengolahannya lebih mudah dan cepat. Ibu rumah tangga kan pekerjaannya banyak, kalau bawang ukuran kecil waktu yang dihabiskan untuk membersihkan lebih lama,”lanjut Aji.

Dalam sehari dia bisa menjual 100 kilogram bawang putih, kendati harganya masih tinggi. Dia berharap di bulan penuh berkah ini, bisa menjadi momen kebangkitan ekonomi yang telah lama terpuruk akibat pandemi.

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Dalam sepekan terakhir, harga komoditas bawang putih mengalami kenaikan sekitar sebesar 30 persen. Kenaikan harga bumbu dapur penting ini mulai terjadi sejak awal puasa.

Salah satu pedagang di Pasar Besar Malang Pramono Aji mengatakan, harga bawang putih naik sekitar sepekan terakhir. “Biasanya kalau bulan puasa memang harganya naik. Karena permintaan kan juga naik,” kata Aji.
Sebelumnya, harga bawang putih berkisar Rp 18 ribu per kilogram. Saat ini, harganya mencapai Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu. Selain itu, harga juga dilihat dari ukuran dan kualitas bawang.

Menurut Aji, masyarakat lebih condong dengan bawang yang berukuran besar dan kualitas bagus. Walaupun harga yang dikenakan lebih mahal. “Biasanya ibu-ibu sekarang lebih suka beli yang besar, karena pengolahannya lebih mudah dan cepat. Ibu rumah tangga kan pekerjaannya banyak, kalau bawang ukuran kecil waktu yang dihabiskan untuk membersihkan lebih lama,”lanjut Aji.

Dalam sehari dia bisa menjual 100 kilogram bawang putih, kendati harganya masih tinggi. Dia berharap di bulan penuh berkah ini, bisa menjadi momen kebangkitan ekonomi yang telah lama terpuruk akibat pandemi.

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru