alexametrics
22.3 C
Malang
Sunday, 2 October 2022

Sambut Maba, UB Menjamin Tak Ada Perundungan Mahasiswa

MALANG KOTA – Universitas Brawijaya (UB) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) secara hybrid selama enam hari Selasa (16/8) hingga Minggu (21/8). Pelaksanaan PK2MB secara luring diikuti sebanyak 500 mahasiswa yang hadir langsung di lapangan rektorat. Sedangkan sisanya sebanyak 15.179 mahasiswa mengikuti secara daring.

Rektor UB Prof Widodo MSi PhD MedSc menyambut hangat para mahasiswa baru (maba). Selama berada di UB, maba akan dibimbing para dosen yang terdidik di bidang ilmunya dengan kualitas sebagai pendidik, pengajar dan pembimbing.

“Harapannya mahasiswa akan lulus dengan kemampuan dan keahlian ilmiah, sikap, dan integritas terampil serta terpuji. Tidak saja sebagai job seeker (pencari kerja), tetapi sebagai job creator (pencipta pekerjaan),” kata dia.

Rangkaian acara penyambutan itu dimulai sangat meriah meski hanya diikuti oleh sebagaian kecil maba. Kemeriahan itu ditujukkan saat Rektor membuka PKKMB dengan keris sebagai simbol dimulainya kegiatan Raja Brawijaya 2022.

Presiden Mahasiswa UB Nurcholis Mahendra berharap maba bisa mengikuti PKKMB dengan baik sebagai gerbang awal untuk mengenal UB, organisasi kampus, pertemanan, dan perbedaan budaya. Ia menjamin dalam pelaksanaan PKKMB tidak ada perundungan yang dilakukan panitia. Hal tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Rektor Nomor 63 tahun 2022 tentang PKKMB tahun akademik 2022/2023.

“Kami tidak akan melakukan pembentakan untuk mobilisasi mahasiswa. Panitia memberlakukan peserta dengan humanis,” katanya. (rof/dik)

MALANG KOTA – Universitas Brawijaya (UB) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) secara hybrid selama enam hari Selasa (16/8) hingga Minggu (21/8). Pelaksanaan PK2MB secara luring diikuti sebanyak 500 mahasiswa yang hadir langsung di lapangan rektorat. Sedangkan sisanya sebanyak 15.179 mahasiswa mengikuti secara daring.

Rektor UB Prof Widodo MSi PhD MedSc menyambut hangat para mahasiswa baru (maba). Selama berada di UB, maba akan dibimbing para dosen yang terdidik di bidang ilmunya dengan kualitas sebagai pendidik, pengajar dan pembimbing.

“Harapannya mahasiswa akan lulus dengan kemampuan dan keahlian ilmiah, sikap, dan integritas terampil serta terpuji. Tidak saja sebagai job seeker (pencari kerja), tetapi sebagai job creator (pencipta pekerjaan),” kata dia.

Rangkaian acara penyambutan itu dimulai sangat meriah meski hanya diikuti oleh sebagaian kecil maba. Kemeriahan itu ditujukkan saat Rektor membuka PKKMB dengan keris sebagai simbol dimulainya kegiatan Raja Brawijaya 2022.

Presiden Mahasiswa UB Nurcholis Mahendra berharap maba bisa mengikuti PKKMB dengan baik sebagai gerbang awal untuk mengenal UB, organisasi kampus, pertemanan, dan perbedaan budaya. Ia menjamin dalam pelaksanaan PKKMB tidak ada perundungan yang dilakukan panitia. Hal tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Rektor Nomor 63 tahun 2022 tentang PKKMB tahun akademik 2022/2023.

“Kami tidak akan melakukan pembentakan untuk mobilisasi mahasiswa. Panitia memberlakukan peserta dengan humanis,” katanya. (rof/dik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/