alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

UN Dihapus, Disdikbud Kota Malang Tetapkan 3 Syarat Kelulusan Siswa

MALANG KOTA – Terbitnya SE Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan membuat parameter kelulusan siswa berubah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menetapkan tiga syarat kelulusan peserta didik.

”Untuk menentukan kelulusan siswa sedikitnya ada tiga syarat. Pertama, siswa harus menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester,” ujar Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana SE MM, Kamis (18/2).

Untuk penilaian yang kedua, ditentukan melalui nilai sikap keseharian siswa, budi pekerti dan kedisiplinannya. Serta yang terakhir, siswa harus mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh sekolah. “Agar bisa lulus, siswa harus mendapatkan minimal baik untuk nilai sikap/perilaku,” tambahnya. Selain itu, siswa juga harus mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh sekolah. Ujian yang diselenggarakan sebagai penentu kelulusan siswa dan bisa dilaksanakan dalam bentuk portofolio, penugasan, tes daring, dan bentuk kegiatan penilaian lain yang ditentukan sekolah.

Sebelumnya, Disdikbud Kota Malang telah menyiapkan berbagai langkah mengantisipasi dihapusnya UN sebagai syarat kelulusan siswa. Salah satunya, melalui pelatihan bagi wakil kurikulum setiap SMP di Kota Malang. ”Pemateri pelatihan langsung dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jatim. Dari bekal pelatihan itu nantinya akan menjadi dasar lebih objektif bagaimana menentukan kelulusan siswa dari sekolah,” pungkas Suwarjana.

Pewarta: Andika Satria Perdana

MALANG KOTA – Terbitnya SE Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan membuat parameter kelulusan siswa berubah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menetapkan tiga syarat kelulusan peserta didik.

”Untuk menentukan kelulusan siswa sedikitnya ada tiga syarat. Pertama, siswa harus menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester,” ujar Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana SE MM, Kamis (18/2).

Untuk penilaian yang kedua, ditentukan melalui nilai sikap keseharian siswa, budi pekerti dan kedisiplinannya. Serta yang terakhir, siswa harus mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh sekolah. “Agar bisa lulus, siswa harus mendapatkan minimal baik untuk nilai sikap/perilaku,” tambahnya. Selain itu, siswa juga harus mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh sekolah. Ujian yang diselenggarakan sebagai penentu kelulusan siswa dan bisa dilaksanakan dalam bentuk portofolio, penugasan, tes daring, dan bentuk kegiatan penilaian lain yang ditentukan sekolah.

Sebelumnya, Disdikbud Kota Malang telah menyiapkan berbagai langkah mengantisipasi dihapusnya UN sebagai syarat kelulusan siswa. Salah satunya, melalui pelatihan bagi wakil kurikulum setiap SMP di Kota Malang. ”Pemateri pelatihan langsung dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jatim. Dari bekal pelatihan itu nantinya akan menjadi dasar lebih objektif bagaimana menentukan kelulusan siswa dari sekolah,” pungkas Suwarjana.

Pewarta: Andika Satria Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/