alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Usai Salat Beli Bakso Dulu, lalu Gasak Dua Kotak Amal

MALANG KOTA-Kewaspadaan nampaknya harus disiagakan pada seluruh Masjid di Kota Malang. Pasalnya, kejadian kemalingan kotak amal kali ini terjadi lagi pada Kamis (17/12) sore, di Masjid Roudlotush Sholihin, Jalan Jombang Gang 1, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen. Dalam kejadian ini, pelaku nampak sempat salat di masjid tersebut, dilanjutkan beli bakso dulu sebelum menggasak dua kotak amal.

Jawa Pos Radar Malang yang menyambangi masjid tersebutsetelah ibadah salat Jumat (18/12). Saat itu, para pengurus masjid pun tengah mengadakan evaluasi dengan melihat kembali rekaman CCTV yang menunjukkan pukul 15.40.

“Kurang lebih setengah jam pelaku melakukan aksinya,” terang takmir bagian pembangunan Masjid Roudlotush Sholihin, Pujiono, 50.

Ia menyebut, dalam aksi pelaku laki-laki dengan ciri kulit hitam, memakai kemeja merah dan sarung biru tersebut sempat terlihat sedang menunaikan ibadah salat Ashar. “Dia salat dulu sebelumnya, kemudian mencuri yang kotak kecil, lalu sempat beli bakso yang kebetulan parkir di depan masjid, kemungkinan untuk melihat keadaan, kemudian masuk lagi, mencoba membobol yang besar,” jelas dia.

Takmir Masjid Roudlotush Sholihin menunjukkan rekaman CCTV aksi pencurian dua kotak amal di masjidnya. (Biyan Mudzaky H/Radar Malang)

Dua kotak amal yang dicuri sendiri terletak di bagian tengah dekat shaf perempuan di antara pilar-pilar. “Yang kecil ini berhasil dibobol, yang besar karena gemboknya dua gagal dibobol. Kemungkinan pelaku pakai obeng karena gampang disembunyikan,” kata dia.

Peristiwa tersebut diketahui oleh para takmir masjid setelah adanya perubahan tempat kotak amal yang seharusnya menempel di tiang. “Jadi yang besar dan kecil ini sudah geser. Dari rekaman CCTV ini pelaku lari ke arah timur,” beber Pujiono.

Namun demikian, ia tidak dapat menyebutkan besaran kerugian yang disebabkan oleh kejadian ini, terlebih, kejadian tersebut tidak dilaporkan ke polisi. “Tidak dilaporkan, kami sendiri belum mengecek berapa besaran kerugian karena kami cek kotak amal itu setiap hari Jumat,” kata dia.

Pujiono mengatakan, pihaknya berencana akan mengganti kotak amal tersebut dengan yang lebih sulit untuk dibobol maling. “Evaluasi tadi menghasilkan kalau kotak amal ini nantinya akan diganti yang lebih kuat, modelnya seperti brangkas,” ujar dia.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA-Kewaspadaan nampaknya harus disiagakan pada seluruh Masjid di Kota Malang. Pasalnya, kejadian kemalingan kotak amal kali ini terjadi lagi pada Kamis (17/12) sore, di Masjid Roudlotush Sholihin, Jalan Jombang Gang 1, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen. Dalam kejadian ini, pelaku nampak sempat salat di masjid tersebut, dilanjutkan beli bakso dulu sebelum menggasak dua kotak amal.

Jawa Pos Radar Malang yang menyambangi masjid tersebutsetelah ibadah salat Jumat (18/12). Saat itu, para pengurus masjid pun tengah mengadakan evaluasi dengan melihat kembali rekaman CCTV yang menunjukkan pukul 15.40.

“Kurang lebih setengah jam pelaku melakukan aksinya,” terang takmir bagian pembangunan Masjid Roudlotush Sholihin, Pujiono, 50.

Ia menyebut, dalam aksi pelaku laki-laki dengan ciri kulit hitam, memakai kemeja merah dan sarung biru tersebut sempat terlihat sedang menunaikan ibadah salat Ashar. “Dia salat dulu sebelumnya, kemudian mencuri yang kotak kecil, lalu sempat beli bakso yang kebetulan parkir di depan masjid, kemungkinan untuk melihat keadaan, kemudian masuk lagi, mencoba membobol yang besar,” jelas dia.

Takmir Masjid Roudlotush Sholihin menunjukkan rekaman CCTV aksi pencurian dua kotak amal di masjidnya. (Biyan Mudzaky H/Radar Malang)

Dua kotak amal yang dicuri sendiri terletak di bagian tengah dekat shaf perempuan di antara pilar-pilar. “Yang kecil ini berhasil dibobol, yang besar karena gemboknya dua gagal dibobol. Kemungkinan pelaku pakai obeng karena gampang disembunyikan,” kata dia.

Peristiwa tersebut diketahui oleh para takmir masjid setelah adanya perubahan tempat kotak amal yang seharusnya menempel di tiang. “Jadi yang besar dan kecil ini sudah geser. Dari rekaman CCTV ini pelaku lari ke arah timur,” beber Pujiono.

Namun demikian, ia tidak dapat menyebutkan besaran kerugian yang disebabkan oleh kejadian ini, terlebih, kejadian tersebut tidak dilaporkan ke polisi. “Tidak dilaporkan, kami sendiri belum mengecek berapa besaran kerugian karena kami cek kotak amal itu setiap hari Jumat,” kata dia.

Pujiono mengatakan, pihaknya berencana akan mengganti kotak amal tersebut dengan yang lebih sulit untuk dibobol maling. “Evaluasi tadi menghasilkan kalau kotak amal ini nantinya akan diganti yang lebih kuat, modelnya seperti brangkas,” ujar dia.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/