alexametrics
23 C
Malang
Tuesday, 28 June 2022

Hidup Sendiri, Duda Ini Ditemukan Kaku di Depan Kamar Mandi

MALANG KOTA – Warga Jalan Brigjen Slamet Riyadi IV B, Kota Malang geger Selasa pagi (19/1). Suud, salah seorang warga setempat ditemukan menggantung kaku di depan kamar mandi. Saat ditemukan, pria berusia 78 tahun dan berstatus duda itu sudah tak bernyawa.

Kematian Suud diketahui saat ada warga yang berniat numpang ke kamar mandi. ”Soalnya air PDAM beberapa hari ini kan ada yang masih belum nyala. Mereka pun kaget dan memanggil saya dan suami saat tahu bapak ini gantung diri. Kami pun segera meminta bantuan pihak kepolisian,” ujar Atik, istri Ketua RT 12 tempat Suud tinggal.

Atik menuturkan, Suud yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak itu nampak seperti tidak ada masalah apa-apa. ”Tidak ada sakit juga. Kami tidak tahu bapak (Suud) ada masalah apa, punya hutang pun juga tidak. Namun kami heran, karena sebelumnya rumah bapak ini dijual. Sehingga bapak ini tinggal di kamar kecil di dekat kamar mandi tempat dia gantung diri,” terang wanita yang tinggal di wilayah Klojen sejak kecil.

Beberapa warga menduga Suud punya masalah dengan teman wanitanya, hingga akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. “Kabarnya memang ada teman wanita yang tinggal di daerah Bareng. Katanya pernah ke sini juga, tetapi saya tidak pernah melihat dia ke sini,” terang Atik.

Walaupun hidup sebatang kara, Suud sebenarnya memiliki seorang anak yang tinggal di Singosari. “Namun karena tadi bingung tidak ada kontak yang bisa dihubungi, kami pun mengatakan pada ke polisi bahwa tidak punya saudara,” tuturnya. Kemudian pihak yang berwajib membawa jenazah Suud ke RSSA sebelum dilaksanakan permakaman.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – Warga Jalan Brigjen Slamet Riyadi IV B, Kota Malang geger Selasa pagi (19/1). Suud, salah seorang warga setempat ditemukan menggantung kaku di depan kamar mandi. Saat ditemukan, pria berusia 78 tahun dan berstatus duda itu sudah tak bernyawa.

Kematian Suud diketahui saat ada warga yang berniat numpang ke kamar mandi. ”Soalnya air PDAM beberapa hari ini kan ada yang masih belum nyala. Mereka pun kaget dan memanggil saya dan suami saat tahu bapak ini gantung diri. Kami pun segera meminta bantuan pihak kepolisian,” ujar Atik, istri Ketua RT 12 tempat Suud tinggal.

Atik menuturkan, Suud yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak itu nampak seperti tidak ada masalah apa-apa. ”Tidak ada sakit juga. Kami tidak tahu bapak (Suud) ada masalah apa, punya hutang pun juga tidak. Namun kami heran, karena sebelumnya rumah bapak ini dijual. Sehingga bapak ini tinggal di kamar kecil di dekat kamar mandi tempat dia gantung diri,” terang wanita yang tinggal di wilayah Klojen sejak kecil.

Beberapa warga menduga Suud punya masalah dengan teman wanitanya, hingga akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. “Kabarnya memang ada teman wanita yang tinggal di daerah Bareng. Katanya pernah ke sini juga, tetapi saya tidak pernah melihat dia ke sini,” terang Atik.

Walaupun hidup sebatang kara, Suud sebenarnya memiliki seorang anak yang tinggal di Singosari. “Namun karena tadi bingung tidak ada kontak yang bisa dihubungi, kami pun mengatakan pada ke polisi bahwa tidak punya saudara,” tuturnya. Kemudian pihak yang berwajib membawa jenazah Suud ke RSSA sebelum dilaksanakan permakaman.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/