alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

User: Yang Penting Malang City Point Tidak Dilelang

MALANG KOTA – Dengan status tersangka owner MCP ini, lantas bagaimana nasib para user? Totok Hermiyanto, salah satu user apartemen MCP menyerahkan masalah internal tersebut pada pihak berwajib. Terpenting baginya adalah unit yang dibelinya aman dari pelelangan. Ini sesuai dengan hasil putusan Pengadilan Niaga (PN) Surabaya pada awal Desember 2021 lalu. ”Pak Hendra sudah cerita ke saya, dan dibayar pakai cek kosong katanya,” kata Totok.

Mantan Pimpinan Bank Indonesia (BI) Malang itu juga tengah menanti hasil verifikasi oleh pihak BTN selaku kreditur terkait kejelasan unit. Setidaknya dia berharap masalah ini jadi pembelajaran untuk semua pihak. Khususnya investor yang mau membangun usahanya agar tak salah langkah.

Hal yang sama juga diungkapkan salah satu user apartemen MCP Novie Ang. Dia mengakui permasalahan internal manajemen tak bakal mengubah keputusan. Yakni tidak ada pelelangan. Kalau pun ada keputusan baru, hanya manajemen yang dirombak. ”Kami (user) lega ada titik terang. Namun tetap saja tak bakal mengubah putusan sidang,” katanya. Bagi Novie, semua permasalahan MCP harus selesai secepatnya. Khususnya unit yang telah dijanjikan serta pihak manajemen harus bertanggung jawab. Dengan itu, masalah yang bertahun-tahun seolah menguap bisa selesai. Dia dengan para user senang semua apa yang telah diperjuangkan bisa terjawab. (and/abm)

 

MALANG KOTA – Dengan status tersangka owner MCP ini, lantas bagaimana nasib para user? Totok Hermiyanto, salah satu user apartemen MCP menyerahkan masalah internal tersebut pada pihak berwajib. Terpenting baginya adalah unit yang dibelinya aman dari pelelangan. Ini sesuai dengan hasil putusan Pengadilan Niaga (PN) Surabaya pada awal Desember 2021 lalu. ”Pak Hendra sudah cerita ke saya, dan dibayar pakai cek kosong katanya,” kata Totok.

Mantan Pimpinan Bank Indonesia (BI) Malang itu juga tengah menanti hasil verifikasi oleh pihak BTN selaku kreditur terkait kejelasan unit. Setidaknya dia berharap masalah ini jadi pembelajaran untuk semua pihak. Khususnya investor yang mau membangun usahanya agar tak salah langkah.

Hal yang sama juga diungkapkan salah satu user apartemen MCP Novie Ang. Dia mengakui permasalahan internal manajemen tak bakal mengubah keputusan. Yakni tidak ada pelelangan. Kalau pun ada keputusan baru, hanya manajemen yang dirombak. ”Kami (user) lega ada titik terang. Namun tetap saja tak bakal mengubah putusan sidang,” katanya. Bagi Novie, semua permasalahan MCP harus selesai secepatnya. Khususnya unit yang telah dijanjikan serta pihak manajemen harus bertanggung jawab. Dengan itu, masalah yang bertahun-tahun seolah menguap bisa selesai. Dia dengan para user senang semua apa yang telah diperjuangkan bisa terjawab. (and/abm)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/