alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Sinovac Tidak Digunakan Divaksinasi Tahap Dua Nanti

MALANG KOTA – Vaksin buatan Bio Farma akan menggantikan vaksin Sinovac pada vaksinasi tahap dua mendatang. Objek vaksinasi gelombang kedua menyasar para petugas pelayanan publik dan lansia.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif. Ia mengatakan, untuk Kota Malang ditahap kedua bakal menggunakan produksi Bio Farma yang diberi nama Vaksin Covid-19.

Husnul mengungkapkan, secara umum, tidak ada perbedaan antara Vaksin Sinovac dari China dengan vaksin COvid-19 buatan Bio Farma. Bahan dasar yang digunakan diklaim sama, hanya prosesnya yang sedikit berbeda.

“Perbedaanya mungkin hanya dari prosesnya saja. Kalau yang pertama kan langsung dari China dalam bentuk vaksin. Kemudian yang kedua ini adalah bahan dasarnya saja kemudian diolah oleh Bio Farma,” ungkapnya saat diwawancarai awak media melalui sambungan telpon.

Sementara itu jika dilihat untuk efikasi vaksin Sinovac yang digunakan di tahap satu sudah sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan World Health Organization (WHO) di atas 50 persen, sebesar 65,3 persen.

Sebagai informasi, untuk persiapan vaksinasi tahap dua di Kota Malang, kini sedang dalam tahap pengumpulan data dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yaitu di bagian petugas pelayanan publik.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – Vaksin buatan Bio Farma akan menggantikan vaksin Sinovac pada vaksinasi tahap dua mendatang. Objek vaksinasi gelombang kedua menyasar para petugas pelayanan publik dan lansia.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif. Ia mengatakan, untuk Kota Malang ditahap kedua bakal menggunakan produksi Bio Farma yang diberi nama Vaksin Covid-19.

Husnul mengungkapkan, secara umum, tidak ada perbedaan antara Vaksin Sinovac dari China dengan vaksin COvid-19 buatan Bio Farma. Bahan dasar yang digunakan diklaim sama, hanya prosesnya yang sedikit berbeda.

“Perbedaanya mungkin hanya dari prosesnya saja. Kalau yang pertama kan langsung dari China dalam bentuk vaksin. Kemudian yang kedua ini adalah bahan dasarnya saja kemudian diolah oleh Bio Farma,” ungkapnya saat diwawancarai awak media melalui sambungan telpon.

Sementara itu jika dilihat untuk efikasi vaksin Sinovac yang digunakan di tahap satu sudah sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan World Health Organization (WHO) di atas 50 persen, sebesar 65,3 persen.

Sebagai informasi, untuk persiapan vaksinasi tahap dua di Kota Malang, kini sedang dalam tahap pengumpulan data dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yaitu di bagian petugas pelayanan publik.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/