alexametrics
26.1 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Gitar Made in RW 3 Kelurahan Oro-oro Ombo Tembus Pasar Global

MALANG KOTA – RW 03 Kel Oro-Oro Dowo, Klojen andalkan kerajinan gitar dalam lomba Kampung Bersinar DLH Kota Malang kerja bareng Jawa Pos Radar Malang. Tak main-main, usaha ekonomi kreatif rakyat ini sudah merambah pasar internasional. Mulai dari Amerika, Malaysia hingga Korea Selatan.

Kampung Bersinar Kota Malang 2020

“Sekarang lagi ngerjakan 10 unit, pesanan dari konsumen Amerika. setelah ini selesai, langsung mengerjakan pesanan dari Korea Selatan,” kata Andre Odieng, Perajin Gitar RW 03, Kelurahan Oro-Ooo Dowo, Senin (19/10).

Tak hanya menggarap pangsa pasar internasional, tercatat konsumen juga berasal dari dalam negeri. Beberapa band ibukota juga menjadi pengguna gitar buatan warga RW 03 Oro-oro Dowo.”Bondan Prakoso juga pernah pesan ke kami,” terang pria yang mulai usaha gitar sejak 1998 ini.

Sementara itu, Ketua RW 03 Banu Kisworo menambahkan, selain kerajinan gitar, warganya juga ada yang memproduksi bantal-guling. Usaha ini sebagian besar dilakukan oleh kaum ibu. “Tapi yang sudah ekspor produk gitarnya,” jelas pria yang menjadi RW sejak tahun 1999 ini.

Tim juri menilai peserta Lomba Kampung Bersinar di RW 3 Oro-oro Dowo, Kota Malang (Imam N / Radar Malang)

Tak hanya itu, lanjutnya, di tempatnya juga ada urban farming. Teemasuk juga ada vertikal garden. “Pupuknya juga memanfaatkan limbah sayuran keluarga,” ungkap dia. Lebih lanjut, di tempatnya ada sekitar 4 sumur resapan air. Dan juga ada sekitar 20 titik biopori. “Di sini ada beberapa titik mata air, sumur resapan tadi untuk jaga mata air,” ujar dia.

Abdul Munthollib, salah satu juri lomba Kampung Bersinar menambahkan, ada beberapa elemen yang masuk dalam penilaian Lomba Kampung Bersinar, yaitu persampahan, penghijauan, sarpras dan santasi, konservasi air dan pemberdayaan masyarakat.

“Semua elemen itu harus dipenuhi oleh peserta lomba untuk masuk nominasi juara Lomba Kampung Bersinar,” terangnya.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA – RW 03 Kel Oro-Oro Dowo, Klojen andalkan kerajinan gitar dalam lomba Kampung Bersinar DLH Kota Malang kerja bareng Jawa Pos Radar Malang. Tak main-main, usaha ekonomi kreatif rakyat ini sudah merambah pasar internasional. Mulai dari Amerika, Malaysia hingga Korea Selatan.

Kampung Bersinar Kota Malang 2020

“Sekarang lagi ngerjakan 10 unit, pesanan dari konsumen Amerika. setelah ini selesai, langsung mengerjakan pesanan dari Korea Selatan,” kata Andre Odieng, Perajin Gitar RW 03, Kelurahan Oro-Ooo Dowo, Senin (19/10).

Tak hanya menggarap pangsa pasar internasional, tercatat konsumen juga berasal dari dalam negeri. Beberapa band ibukota juga menjadi pengguna gitar buatan warga RW 03 Oro-oro Dowo.”Bondan Prakoso juga pernah pesan ke kami,” terang pria yang mulai usaha gitar sejak 1998 ini.

Sementara itu, Ketua RW 03 Banu Kisworo menambahkan, selain kerajinan gitar, warganya juga ada yang memproduksi bantal-guling. Usaha ini sebagian besar dilakukan oleh kaum ibu. “Tapi yang sudah ekspor produk gitarnya,” jelas pria yang menjadi RW sejak tahun 1999 ini.

Tim juri menilai peserta Lomba Kampung Bersinar di RW 3 Oro-oro Dowo, Kota Malang (Imam N / Radar Malang)

Tak hanya itu, lanjutnya, di tempatnya juga ada urban farming. Teemasuk juga ada vertikal garden. “Pupuknya juga memanfaatkan limbah sayuran keluarga,” ungkap dia. Lebih lanjut, di tempatnya ada sekitar 4 sumur resapan air. Dan juga ada sekitar 20 titik biopori. “Di sini ada beberapa titik mata air, sumur resapan tadi untuk jaga mata air,” ujar dia.

Abdul Munthollib, salah satu juri lomba Kampung Bersinar menambahkan, ada beberapa elemen yang masuk dalam penilaian Lomba Kampung Bersinar, yaitu persampahan, penghijauan, sarpras dan santasi, konservasi air dan pemberdayaan masyarakat.

“Semua elemen itu harus dipenuhi oleh peserta lomba untuk masuk nominasi juara Lomba Kampung Bersinar,” terangnya.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/