alexametrics
30 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Pekerja Sektor Perbankan Kota Malang Dijatah 400 Dosis Vaksin

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mengebut vaksinasi untuk warganya. Setelah tenaga kesehatan (nakes), aparatur sipil negara (ASN) dan pelayan publik seperti jurnalis, kini giliran pekerja di sektor perbankan.

Rencana persiapan vaksinasi untuk pegawai bank dan lembaga pembiayaan itu terungkap dalam pertemuan antara Wali Kota Malang Sutiaji dengan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang Sugiarto Kasrmuri kemarin (19/3).

Sutiaji mengatakan, sampai saat ini sudah ada 54 instansi perbankan yang terdaftar. Setiap instansi diambil 55 orang untuk vaksinasi. ”Ada nonbank juga, termasuk lembaga pembiayaan sekitar 150 orang,” ujar Sutiaji usai bertemu OJK. Sehingga nantinya ada sekitar 400 orang yang akan disuntik vaksin.

Selain berkoordinasi dengan OJK, pria kelahiran Lamongan itu juga akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) Malang. ”Saya sudah minta kepada OJK dan BI untuk mendaftarkan semua. Jumlahnya berapa untuk diserahkan ke Kemenkes,” kata dia. (rmc/arl/dan)

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mengebut vaksinasi untuk warganya. Setelah tenaga kesehatan (nakes), aparatur sipil negara (ASN) dan pelayan publik seperti jurnalis, kini giliran pekerja di sektor perbankan.

Rencana persiapan vaksinasi untuk pegawai bank dan lembaga pembiayaan itu terungkap dalam pertemuan antara Wali Kota Malang Sutiaji dengan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang Sugiarto Kasrmuri kemarin (19/3).

Sutiaji mengatakan, sampai saat ini sudah ada 54 instansi perbankan yang terdaftar. Setiap instansi diambil 55 orang untuk vaksinasi. ”Ada nonbank juga, termasuk lembaga pembiayaan sekitar 150 orang,” ujar Sutiaji usai bertemu OJK. Sehingga nantinya ada sekitar 400 orang yang akan disuntik vaksin.

Selain berkoordinasi dengan OJK, pria kelahiran Lamongan itu juga akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) Malang. ”Saya sudah minta kepada OJK dan BI untuk mendaftarkan semua. Jumlahnya berapa untuk diserahkan ke Kemenkes,” kata dia. (rmc/arl/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/