alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Presiden Jokowi Dukung Percepatan Vaksinasi Mahasiswa di Kota Malang

MALANG KOTA – Wali Kota Malang, Sutiaji hadir dalam acara Pengarahan Presiden RI bersama Forkopimda se-Jawa Timur di Caruban, Kabupaten Madiun Kamis (19/8) siang. Dalam kesempatan itu, Sutiaji melaporkan secara langsung progress penanganan Covid-19 di Kota Malang ke Presiden Joko Widodo.

Salah satunya ialah soal Bed Occupancy Rate (BOR) Kota Malang yang didominasi oleh warga non Kota Malang. “Dari jumlah total 1,179 tempat tidur (TT) yang tersedia, warga Kota Malang hanya menempati 371 hingga saat ini. Kalau dipersentase sebanyak 31 persen,” terang dia dalam acara yang berlangsung di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban itu. Kini, upaya peningkatan BOR tengah dilakukan.

“Harapannya BOR ditingkatkan kan banyak yang tertangani dan itu bermuara dengan lebih tingginya tingkat kesembuhan,” kata Sutiaji.

Kemudian, ia juga menceritakan bagaimana percepatan vaksinasi untuk mahasiswa di Kota Malang. “Memang kami sedang melakukan percepatan vaksinasi untuk mahasiswa, karena kami juga mengejar kegiatan belajar-mengajar luar jaringan (luring),” kata dia.

Sebelumnya pada Rabu (18/8) lalu, politisi partai Demokrat itu mengatakan bahwa akan ada limpahan vaksin dari pusat. Dengan demikian, ia optimis 75 persen warga Kota Malang akan tervaksin. “Mudah-mudahan September nanti bisa terwujud 75 persen warga Kota Malang menerima vaksin, agar pembelajaran luring bisa terwujud,” kata dia.

Dengan paparan tersebut, presiden Jokowi mendukung penuh langkah percepatan vaksinasi di Kota Malang. “Utamanya tadi, untuk mahasiswa, bapak presiden mendukung,” pungkasnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Wali Kota Malang, Sutiaji hadir dalam acara Pengarahan Presiden RI bersama Forkopimda se-Jawa Timur di Caruban, Kabupaten Madiun Kamis (19/8) siang. Dalam kesempatan itu, Sutiaji melaporkan secara langsung progress penanganan Covid-19 di Kota Malang ke Presiden Joko Widodo.

Salah satunya ialah soal Bed Occupancy Rate (BOR) Kota Malang yang didominasi oleh warga non Kota Malang. “Dari jumlah total 1,179 tempat tidur (TT) yang tersedia, warga Kota Malang hanya menempati 371 hingga saat ini. Kalau dipersentase sebanyak 31 persen,” terang dia dalam acara yang berlangsung di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban itu. Kini, upaya peningkatan BOR tengah dilakukan.

“Harapannya BOR ditingkatkan kan banyak yang tertangani dan itu bermuara dengan lebih tingginya tingkat kesembuhan,” kata Sutiaji.

Kemudian, ia juga menceritakan bagaimana percepatan vaksinasi untuk mahasiswa di Kota Malang. “Memang kami sedang melakukan percepatan vaksinasi untuk mahasiswa, karena kami juga mengejar kegiatan belajar-mengajar luar jaringan (luring),” kata dia.

Sebelumnya pada Rabu (18/8) lalu, politisi partai Demokrat itu mengatakan bahwa akan ada limpahan vaksin dari pusat. Dengan demikian, ia optimis 75 persen warga Kota Malang akan tervaksin. “Mudah-mudahan September nanti bisa terwujud 75 persen warga Kota Malang menerima vaksin, agar pembelajaran luring bisa terwujud,” kata dia.

Dengan paparan tersebut, presiden Jokowi mendukung penuh langkah percepatan vaksinasi di Kota Malang. “Utamanya tadi, untuk mahasiswa, bapak presiden mendukung,” pungkasnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/