alexametrics
27.7 C
Malang
Sunday, 14 August 2022

Tradisi Basuh Muka, Warga Pandanwangi Doakan Pandemi Segera Usai

MALANG KOTA – Setiap tahun warga Pandanwangi memiliki tradisi khusus di bulan Safar, yaitu membasuh muka sembari berdoa di Sumber Air Jambangan, Desa Pandanwangi, Blimbing. Seperti tahun-tahun sebelumnya, warga sekitar melaksanakan tradisi tersebut pada Minggu (20/9) dengan berharap selalu sehat dan pandemi Covid-19 segera usai.

Mereka percaya, dengan membasuh muka di sendang berukuran 3×4 meter persegi yang dikelilingi pepohonan rimbun itu, akan mendapatkan “seger kewarasan”.

Karyanto, warga sekitar mengatakan, tradisi ini sudah berlangsung lama sejak dia kecil. “Di sini beberapa orang meminta dengan cara mereka sendiri-sendiri ke Maha Kuasa. Jadi di bulan Safar, biasanya warga membasuh kaki dan muka untuk minta sehat dan selamat dari apa pun. Memang ada beberapa yang percaya, ada pula yang menganggap ini hanya sekedar hajatan, atau perayaan dan tradisi kumpul-kumpul semata,” ujar pria 60 tahun itu.

Sendang ini sendiri sudah lama dipercaya bisa untuk pengobatan berbagai macam penyakit. “Pernah ada anak perempuan dari warga sini yang lumpuh total, tiap malam ke sini mandi, dibasuh. Sekarang dia sudah bisa berjalan,” cerita Karyanto.

Sedangkan sendang ini sendiri memiliki kisah sejarah bagi warga Pandanwangi. Di mana di sanalah lokasi Pembabat Alas Pandanwangi pertama kali membuka hutan sebagai lokasi perkampungan warga.

“Ini tempat babat alas pertama kali dibuka oleh Eyang Darmo. Dulu di sini hanya ada bebatuan saja, kemudian direnovasi dan ditata sedemikian rupa sehingga ada miniatur candi di samping sendang,” kata Karyanto sambil menunjukkan miniatur candi di atas sendang.

Saat ini, sendang tersebut memang sudah jarang dipakai untuk mandi. Tetapi masih ada sebagian ibu-ibu yang datang di pagi hari untuk mandi. “Kalau pagi sampai siang dibatasi, untuk laki tidak boleh ke sini. Karena biasanya ibu-ibu mandi dan cuci baju di sini. Walaupun mungkin sekarang jarang, karena banyak yang pasang PDAM dan air sumur,” jelas dia.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – Setiap tahun warga Pandanwangi memiliki tradisi khusus di bulan Safar, yaitu membasuh muka sembari berdoa di Sumber Air Jambangan, Desa Pandanwangi, Blimbing. Seperti tahun-tahun sebelumnya, warga sekitar melaksanakan tradisi tersebut pada Minggu (20/9) dengan berharap selalu sehat dan pandemi Covid-19 segera usai.

Mereka percaya, dengan membasuh muka di sendang berukuran 3×4 meter persegi yang dikelilingi pepohonan rimbun itu, akan mendapatkan “seger kewarasan”.

Karyanto, warga sekitar mengatakan, tradisi ini sudah berlangsung lama sejak dia kecil. “Di sini beberapa orang meminta dengan cara mereka sendiri-sendiri ke Maha Kuasa. Jadi di bulan Safar, biasanya warga membasuh kaki dan muka untuk minta sehat dan selamat dari apa pun. Memang ada beberapa yang percaya, ada pula yang menganggap ini hanya sekedar hajatan, atau perayaan dan tradisi kumpul-kumpul semata,” ujar pria 60 tahun itu.

Sendang ini sendiri sudah lama dipercaya bisa untuk pengobatan berbagai macam penyakit. “Pernah ada anak perempuan dari warga sini yang lumpuh total, tiap malam ke sini mandi, dibasuh. Sekarang dia sudah bisa berjalan,” cerita Karyanto.

Sedangkan sendang ini sendiri memiliki kisah sejarah bagi warga Pandanwangi. Di mana di sanalah lokasi Pembabat Alas Pandanwangi pertama kali membuka hutan sebagai lokasi perkampungan warga.

“Ini tempat babat alas pertama kali dibuka oleh Eyang Darmo. Dulu di sini hanya ada bebatuan saja, kemudian direnovasi dan ditata sedemikian rupa sehingga ada miniatur candi di samping sendang,” kata Karyanto sambil menunjukkan miniatur candi di atas sendang.

Saat ini, sendang tersebut memang sudah jarang dipakai untuk mandi. Tetapi masih ada sebagian ibu-ibu yang datang di pagi hari untuk mandi. “Kalau pagi sampai siang dibatasi, untuk laki tidak boleh ke sini. Karena biasanya ibu-ibu mandi dan cuci baju di sini. Walaupun mungkin sekarang jarang, karena banyak yang pasang PDAM dan air sumur,” jelas dia.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/