alexametrics
22.9 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

SMK Siap Kembalikan Siswa Ke Ortu Kalau Ketahuan Ikut Demo

MALANG KOTA – Beberapa SMK di Kota Malang memberikan himbauan keras agar siswa-siswinya tidak turut serta Aksi Demo. Hal ini dilakukan, karena pelaku pada Aksi Demo Menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja pada Kamis (8/10) lalu didominasi siswa Sekolah Menengah.

Salah satu Sekolah yang menerapkan himbauan ini adalah SMKN 4 Malang.

“Peserta didik diharapkan untuk tidak terlibat aksi demo. Mengingat usia peserta didik masih di bawah umur dan harus melaksanakan kewajiban belajar jarak jauh, ” ujar Wadib Suudi Kepala Sekolah SMKN 4 Malang di Surat Himbauan No 005/431/35.73.SMKN 4/2020.

Hal ini juga dilakukan pihak sekolah dalam menjaga keselamatan siswa-siswinya. “Karena SMKN 4 Malang menempatkan keselamatan dan kesehatan peserta didik sebagai prioritas utama,” jelasnya.

Sehingga pihak orang tua dimohon untuk membantu mengawasi dan mendampingi putra-putrinya untuk tetap mengikuti pelajaran jarak jauh. Serta membantu melarang putra-putri mereka untuk mengikuti aksi demo.

“Yang ketahuan ya akan diberi sanksi tegas,” ujar Humas SMKN 4 Malang Eko Wahyudi.

Sehingga, sekolah akan memberikan sanksi kepada siswa-siswi SMKN 4 Malang yang jika terbukti ikuti aksi demo yang merugikan (anarkis), maka pendidikan akan dikembalikan ke orang tuanya masing-masing.

Pewarta: Errica Vannie

MALANG KOTA – Beberapa SMK di Kota Malang memberikan himbauan keras agar siswa-siswinya tidak turut serta Aksi Demo. Hal ini dilakukan, karena pelaku pada Aksi Demo Menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja pada Kamis (8/10) lalu didominasi siswa Sekolah Menengah.

Salah satu Sekolah yang menerapkan himbauan ini adalah SMKN 4 Malang.

“Peserta didik diharapkan untuk tidak terlibat aksi demo. Mengingat usia peserta didik masih di bawah umur dan harus melaksanakan kewajiban belajar jarak jauh, ” ujar Wadib Suudi Kepala Sekolah SMKN 4 Malang di Surat Himbauan No 005/431/35.73.SMKN 4/2020.

Hal ini juga dilakukan pihak sekolah dalam menjaga keselamatan siswa-siswinya. “Karena SMKN 4 Malang menempatkan keselamatan dan kesehatan peserta didik sebagai prioritas utama,” jelasnya.

Sehingga pihak orang tua dimohon untuk membantu mengawasi dan mendampingi putra-putrinya untuk tetap mengikuti pelajaran jarak jauh. Serta membantu melarang putra-putri mereka untuk mengikuti aksi demo.

“Yang ketahuan ya akan diberi sanksi tegas,” ujar Humas SMKN 4 Malang Eko Wahyudi.

Sehingga, sekolah akan memberikan sanksi kepada siswa-siswi SMKN 4 Malang yang jika terbukti ikuti aksi demo yang merugikan (anarkis), maka pendidikan akan dikembalikan ke orang tuanya masing-masing.

Pewarta: Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/