alexametrics
21 C
Malang
Wednesday, 10 August 2022

Jelang Libur Panjang , Pemkot Siaga Lonjakan Angka Covid-19

MALANG KOTA – Adanya libur panjang akhir tahun membuat Pemerintah Kota Malang dan Dinas Kesehatan Kota Malang khawatir akan terjadinya lonjakan positif Covid-19. Apalagi masyarakat juga sudah mulai lengah dalam menerapkan protokol Covid -19.

Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, pihaknya akan memperketat pengawasan dan tak akan berhenti melakukan edukasi ke masyarakat.

“Kami sudah merencanakan baik di Satgas kota, satgas Kecamatan, hingga satgas di Kelurahan. Artinya di momen libur panjang ini bagaimana kita bisa tetap menjalankan protokol-protokol kesehatan bagi mereka yang melaksanakan aktivitas liburannya di event-event itu, “ujarnya.

Pengawasan ini diutamakan di daerah-daerah wisata yang ada di Kota Malang. “Artinya yang menuju destinasi yang ada di kota Malang tetap protokol kesehatan menjadi prioritas untuk dilaksanakan, ” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Malang, Sofyan Eddy Jarwoko mengatakan, memang kini Kota Malang masih di Zona Oranye. Namun pihak Pemkot masih berupaya keras agar bisa secepatnya masuk ke Zona Kuning.

“Memang Kota Malang kemarin (Rabu, 18/11) positif kosong. Kemarin kebetulan yang meninggal dunia juga kosong. Tapi kita masih oranye, ” Ujarnya di DKM pada Kamis (19/11).

Ia juga tetap mengimbau ke masyarakat agar tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga kita bisa terus bertahan ke situasi yang kita harapkan. Sehingga aktivitas normal kembali, sekolah bisa sekolah, kuliah bisa kuliah,” tutupnya.

Pewarna : Errica Vannie

MALANG KOTA – Adanya libur panjang akhir tahun membuat Pemerintah Kota Malang dan Dinas Kesehatan Kota Malang khawatir akan terjadinya lonjakan positif Covid-19. Apalagi masyarakat juga sudah mulai lengah dalam menerapkan protokol Covid -19.

Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, pihaknya akan memperketat pengawasan dan tak akan berhenti melakukan edukasi ke masyarakat.

“Kami sudah merencanakan baik di Satgas kota, satgas Kecamatan, hingga satgas di Kelurahan. Artinya di momen libur panjang ini bagaimana kita bisa tetap menjalankan protokol-protokol kesehatan bagi mereka yang melaksanakan aktivitas liburannya di event-event itu, “ujarnya.

Pengawasan ini diutamakan di daerah-daerah wisata yang ada di Kota Malang. “Artinya yang menuju destinasi yang ada di kota Malang tetap protokol kesehatan menjadi prioritas untuk dilaksanakan, ” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Malang, Sofyan Eddy Jarwoko mengatakan, memang kini Kota Malang masih di Zona Oranye. Namun pihak Pemkot masih berupaya keras agar bisa secepatnya masuk ke Zona Kuning.

“Memang Kota Malang kemarin (Rabu, 18/11) positif kosong. Kemarin kebetulan yang meninggal dunia juga kosong. Tapi kita masih oranye, ” Ujarnya di DKM pada Kamis (19/11).

Ia juga tetap mengimbau ke masyarakat agar tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga kita bisa terus bertahan ke situasi yang kita harapkan. Sehingga aktivitas normal kembali, sekolah bisa sekolah, kuliah bisa kuliah,” tutupnya.

Pewarna : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/