alexametrics
27.1 C
Malang
Sunday, 26 June 2022

PMI kota Malang Berangkatkan Relawan ke Sulawesi Barat

MALANG KOTA – PMI Kota Malang mengirim 5 relawan ke wilayah gempa di Sulawesi Barat, tepatnya di Kabupaten Mamuju Tengah. Lima relawan tersebut terdiri dari 2 orang dokter, 2 orang perawat, dan seorang Urban Search dan Rescue (USAR).

“Mereka akan kami kirimkan ke Pos Kesehatan Majene Sulawesi Barat, salah satu daerah yang terparah. Ini adalah kebanggaan tersendiri dari kami yang satu-satunya dipercaya oleh PMI Jawa Timur. Sebab dari seluruh Indonesia, hanya 3 lembaga yang diminta untuk mengirim relawan. Yaitu PMI Jatim, PMI Jateng, RS PMI Bogor,” jelas Sekretaris PMI Cabang Kota Malang, Tris Surya Hadi.

Kelima relawan itu akan berangkat menuju Majene pada Jumat (22/1) pukul 05.40. Selama lima hari ke depan, mereka akan memberikan Pelayanan Kesehatan Dasar Darurat (PKDD) di lokasi kejadian.

Dengan mengantongi 16 kasus penyakit dan permasalahan. Kelima relawan itu datang untuk membawa obat-obatan dan pelayanan klinik berjalan.

Heri Suwarsono, Kepala Bidang Pelayanan PMI Malang mengatakan, para relawan tersebut sudah menerima pelatihan penanganan medis, dan memiliki pengalaman sebagai relawan bencana gempa Lombok dan Bali beberapa tahun lalu.

“Kami mengirimkan kelompok terlatih dan prima. Sebab di sana nanti, dikhawatirkan ada risiko gempa susulan yang skalanya harian,” terangnya.

Karena ada resiko gempa susulan, maka tiap relawan sudah dibekali dengan personal protection. Seperti helm, (Alat Pelindung Diri) APD berat, hingga tenda safety.

“Jadi di shelter kami, di tendanya tidak ada rangka besi. Hanya pake vacum, tidak akan tertimpa besi. Sehingga apabila ada gempa susulan, tenda hanya goyang tapi tidak ada resiko tertimpa. Justru masalah terbaru adalah musim hujan. Karena dampaknya banjir dan longsor,” terangnya.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – PMI Kota Malang mengirim 5 relawan ke wilayah gempa di Sulawesi Barat, tepatnya di Kabupaten Mamuju Tengah. Lima relawan tersebut terdiri dari 2 orang dokter, 2 orang perawat, dan seorang Urban Search dan Rescue (USAR).

“Mereka akan kami kirimkan ke Pos Kesehatan Majene Sulawesi Barat, salah satu daerah yang terparah. Ini adalah kebanggaan tersendiri dari kami yang satu-satunya dipercaya oleh PMI Jawa Timur. Sebab dari seluruh Indonesia, hanya 3 lembaga yang diminta untuk mengirim relawan. Yaitu PMI Jatim, PMI Jateng, RS PMI Bogor,” jelas Sekretaris PMI Cabang Kota Malang, Tris Surya Hadi.

Kelima relawan itu akan berangkat menuju Majene pada Jumat (22/1) pukul 05.40. Selama lima hari ke depan, mereka akan memberikan Pelayanan Kesehatan Dasar Darurat (PKDD) di lokasi kejadian.

Dengan mengantongi 16 kasus penyakit dan permasalahan. Kelima relawan itu datang untuk membawa obat-obatan dan pelayanan klinik berjalan.

Heri Suwarsono, Kepala Bidang Pelayanan PMI Malang mengatakan, para relawan tersebut sudah menerima pelatihan penanganan medis, dan memiliki pengalaman sebagai relawan bencana gempa Lombok dan Bali beberapa tahun lalu.

“Kami mengirimkan kelompok terlatih dan prima. Sebab di sana nanti, dikhawatirkan ada risiko gempa susulan yang skalanya harian,” terangnya.

Karena ada resiko gempa susulan, maka tiap relawan sudah dibekali dengan personal protection. Seperti helm, (Alat Pelindung Diri) APD berat, hingga tenda safety.

“Jadi di shelter kami, di tendanya tidak ada rangka besi. Hanya pake vacum, tidak akan tertimpa besi. Sehingga apabila ada gempa susulan, tenda hanya goyang tapi tidak ada resiko tertimpa. Justru masalah terbaru adalah musim hujan. Karena dampaknya banjir dan longsor,” terangnya.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/