alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Pemkot Malang Siapkan Ratusan CCTV Pengintai E-Tilang

MALANG KOTA – Rencana pemberlakuan E-Tilang di Kota Malang terus dimatangkan. Selain menyiapkan dan menambah perangkat pendukung, Pemkot dan Polresta Malang Kota juga belajar dari kota lain yang telah menerapkan E-Tilang. Apalagi ratusan CCTV milik Pemkot Malang sudah siap menjadi mata-mata pelanggaran lalu lintas.

Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan, kebijakan E-Tilang akan dilakukan secara bertahap. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polresta Malang Kota untuk teknis pelaksanaannya. Termasuk menginput informasi seputar E-Tilang dari berbagai kota yang telah menerapkannnya.

”Saya sudah perintahkan plt Kadishub Kota Malang untuk belajar dari Surabaya. Beberapa waktu lalu juga sudah bertemu dengan Kadishub Surabaya dan Kasat Lantas Surabaya,” terangnya. Dari pertemuan itu, diharapan bisa menjadi modal penting untuk penerapan di Kota Malang. Termasuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi di lapangan.

Ia juga menuturkan, pelaksanaan E-Tilang akan dilakukan bertahap. Pihaknya juga sudah berangkat ke Jakarta untuk pengaturan teknis pelaksanaan E-Tilang. Termasuk menyiapkan anggaran untuk mendukung E-Tilang. “Saat ini sudah kami anggarkan, dan mudah-mudahan di tahun 2021 ini bisa terlaksana. Bahkan mungkin ditambah lagi nanti titiknya di Tahun 2022,” tuturnya.

Sutiaji juga mengimbau, dengan aturan baru ini masyarakat agar lebih meningkatkan kedisiplinan. “Sesungguhnya untuk menjaga kedisiplinan kita sendiri. Tentang bagaimana kita bisa tertib berlalu lintas dan goalnya adalah agar pengendara atau pengguna jalan di jalan ini diberikan keselamatan itu tujuannya. Jadi tujuan Aturan itu bukan untuk punishment tapi keluarnya adalah bagaimana kita bisa selamat,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Dishub Kota Malang Handi Priyanto menambahkan, ada ratusan CCTV yang sudah terpasang di beberapa titik strategis di jalanan Kota Malang, terutama di persimpangan jalan. ”Kami siap saja jika ada koordinasi lebih lanjut mengenai penerapan e-tilang karena kami punya CCTV di setiap persimpangan,” katanya.

Handi, menyebutkan setidaknya ada 113 CCTV yang dimiliki Pemkot Malang. Yakni CCTV tersebut dimiliki Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Dishub Kota Malang. Selain itu, Pemkot Malang juga telah melakukan koordinasi terkait tambahan kamera pengintai dengan Satlantas Polresta Malang Kota. ”Nantinya dari CCTV Dishub juga dapat memantau seberapa besar pelanggaran yang ada di persimpangan,” tandasnya.

Pewarta: Erica Vannie

MALANG KOTA – Rencana pemberlakuan E-Tilang di Kota Malang terus dimatangkan. Selain menyiapkan dan menambah perangkat pendukung, Pemkot dan Polresta Malang Kota juga belajar dari kota lain yang telah menerapkan E-Tilang. Apalagi ratusan CCTV milik Pemkot Malang sudah siap menjadi mata-mata pelanggaran lalu lintas.

Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan, kebijakan E-Tilang akan dilakukan secara bertahap. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polresta Malang Kota untuk teknis pelaksanaannya. Termasuk menginput informasi seputar E-Tilang dari berbagai kota yang telah menerapkannnya.

”Saya sudah perintahkan plt Kadishub Kota Malang untuk belajar dari Surabaya. Beberapa waktu lalu juga sudah bertemu dengan Kadishub Surabaya dan Kasat Lantas Surabaya,” terangnya. Dari pertemuan itu, diharapan bisa menjadi modal penting untuk penerapan di Kota Malang. Termasuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi di lapangan.

Ia juga menuturkan, pelaksanaan E-Tilang akan dilakukan bertahap. Pihaknya juga sudah berangkat ke Jakarta untuk pengaturan teknis pelaksanaan E-Tilang. Termasuk menyiapkan anggaran untuk mendukung E-Tilang. “Saat ini sudah kami anggarkan, dan mudah-mudahan di tahun 2021 ini bisa terlaksana. Bahkan mungkin ditambah lagi nanti titiknya di Tahun 2022,” tuturnya.

Sutiaji juga mengimbau, dengan aturan baru ini masyarakat agar lebih meningkatkan kedisiplinan. “Sesungguhnya untuk menjaga kedisiplinan kita sendiri. Tentang bagaimana kita bisa tertib berlalu lintas dan goalnya adalah agar pengendara atau pengguna jalan di jalan ini diberikan keselamatan itu tujuannya. Jadi tujuan Aturan itu bukan untuk punishment tapi keluarnya adalah bagaimana kita bisa selamat,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Dishub Kota Malang Handi Priyanto menambahkan, ada ratusan CCTV yang sudah terpasang di beberapa titik strategis di jalanan Kota Malang, terutama di persimpangan jalan. ”Kami siap saja jika ada koordinasi lebih lanjut mengenai penerapan e-tilang karena kami punya CCTV di setiap persimpangan,” katanya.

Handi, menyebutkan setidaknya ada 113 CCTV yang dimiliki Pemkot Malang. Yakni CCTV tersebut dimiliki Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Dishub Kota Malang. Selain itu, Pemkot Malang juga telah melakukan koordinasi terkait tambahan kamera pengintai dengan Satlantas Polresta Malang Kota. ”Nantinya dari CCTV Dishub juga dapat memantau seberapa besar pelanggaran yang ada di persimpangan,” tandasnya.

Pewarta: Erica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/