alexametrics
29.6 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Demi Ini, Wali Kota Malang Bersemangat Buka Pameran Lukisan

MALANG KOTA – Hari Kartini diperingati secara berbeda oleh Indonesian Society of Botanical Artists (IDSBA) yang berkolaborasi dengan Sadikin Pard Gallery. Mereka menggelar pameran spesial di Hotel Shalimar mulai hari ini (21/4) hingga 18 Mei mendatang.

Wali Kota Sutiaji mengaku bersemangat hadir saat pembukaan pameran tersebut. “Ada kepedulian para seniman, pelukis-pelukis itu mendonasikan karyanya. Itu yang kami apresiasi dan mudah-mudahan kolektor-kolektor bisa membeli dan mendonasikannya untuk kemanusiaan,” kata Sutiaji.

Terlihat lukisan-lukisan impresionis karya Sadikin Pard dan karya-karya realis dari IDSBA memenuhi ruang pamer yang berada di lantai dua Hotel Shalimar. Seluruh karya pameran ini ditujukan untuk dijual dan sebagian dari hasil penjualan karya akan didonasikan untuk teman-teman difabel yang terdampak Covid-19.

“Saya lihat ini adalah kegiatan yang perlu di-support dan perlu kita dukung semuanya. Maka saya hadir dalam rangka memberikan motivasi dan dukungan secara penuh kepada kreativitas anak bangsa terus diabdikan pada negara melalui kegiatan kali ini,” ujarnya.

Pameran menampilkan 83 karya seni botani dan lebih dari 30 lukisan impresionis. Kolaborasi antara IDSA yang didirikan dengan visi seni botani di Indonesia dengan keanekaragaman hayati Indonesia bertemu dengan Sadikin Pard Gallery yang dimiliki oleh seorang difabel, namun dengan bakat dan kerja kerasnya mampu melahirkan karya-karya lukisan aliran impresionis.

Sadikin Pard, pemilik Sadikin Pard Gallery berharap pameran kali ini bisa bermanfaat bagi teman-teman yang membutuhkan. “Kita bisa berdonasi dengan sesama dan memberikan manfaat, tentunya dukungan dari Shalimar Hotel, teman-teman IDSA dan juga pemerintah,” ujarnya.

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Hari Kartini diperingati secara berbeda oleh Indonesian Society of Botanical Artists (IDSBA) yang berkolaborasi dengan Sadikin Pard Gallery. Mereka menggelar pameran spesial di Hotel Shalimar mulai hari ini (21/4) hingga 18 Mei mendatang.

Wali Kota Sutiaji mengaku bersemangat hadir saat pembukaan pameran tersebut. “Ada kepedulian para seniman, pelukis-pelukis itu mendonasikan karyanya. Itu yang kami apresiasi dan mudah-mudahan kolektor-kolektor bisa membeli dan mendonasikannya untuk kemanusiaan,” kata Sutiaji.

Terlihat lukisan-lukisan impresionis karya Sadikin Pard dan karya-karya realis dari IDSBA memenuhi ruang pamer yang berada di lantai dua Hotel Shalimar. Seluruh karya pameran ini ditujukan untuk dijual dan sebagian dari hasil penjualan karya akan didonasikan untuk teman-teman difabel yang terdampak Covid-19.

“Saya lihat ini adalah kegiatan yang perlu di-support dan perlu kita dukung semuanya. Maka saya hadir dalam rangka memberikan motivasi dan dukungan secara penuh kepada kreativitas anak bangsa terus diabdikan pada negara melalui kegiatan kali ini,” ujarnya.

Pameran menampilkan 83 karya seni botani dan lebih dari 30 lukisan impresionis. Kolaborasi antara IDSA yang didirikan dengan visi seni botani di Indonesia dengan keanekaragaman hayati Indonesia bertemu dengan Sadikin Pard Gallery yang dimiliki oleh seorang difabel, namun dengan bakat dan kerja kerasnya mampu melahirkan karya-karya lukisan aliran impresionis.

Sadikin Pard, pemilik Sadikin Pard Gallery berharap pameran kali ini bisa bermanfaat bagi teman-teman yang membutuhkan. “Kita bisa berdonasi dengan sesama dan memberikan manfaat, tentunya dukungan dari Shalimar Hotel, teman-teman IDSA dan juga pemerintah,” ujarnya.

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/