alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Dampak Gempa, Plafon Rumah di Sukun Kota Malang Ambrol

MALANG KOTA – Sebuah rumah di Kota Malang dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan 6.2 SR yang terjadi pukul 19.09 WIB. Plafon rumah milik keluarga Iwan Sutisna yang berada di Griya Tirta Aji blok F23, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun itu ambrol ketika gempa terjadi.

“Saat kejadian, saya lihat dari rumah ada debu berterbangan dari rumah korban,” terang saksi mata yang juga tetangga korban, Linda Puspita Dewi. Tak pelak ia pun langsung mendatangi rumah tetangganya yang berbeda blok.

Menurut info yang didapat, keluarga korban sendiri sedang berkumpul di ruang tamu tepat dimana plafon tersebut runtuh. Pemilik rumah, Iwan Sutisna mengaku mengetahui kejadian itu dari asap. “Seperti kebakaran tahu-tahu ada asap, saya sendiri habis dari masjid untuk sholat isya dan mampir ke tetangga,” kata dia. Saat kejadian berlangsung, warga pun langsung semburat keluar rumah masing-masing.

Ia pun teringat bahwa di rumah ada tiga orang anggota keluarganya. “Ada tiga orang, dan selamat semuanya,” ucap Iwan. Kerusakan dalam kejadian itu hanya runtuhnya plafon. “Runtuh akibat tertimpa bata,” imbuhnya.

Untungnya, tidak ada korban dalam kejadian ini. Hingga berita ini diturunkan, warga telah bekerjasama untuk melakukan pembersihan. Sementara petugas BPBD Kota Malang melakukan assesment di lokasi kejadian.

Berdasarkan data dari BPBD Kota Malang, plafon yang mengalami jebol itu seluas 1,5 x 2 meter dengan kerugian sekitar Rp 1 juta.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Sebuah rumah di Kota Malang dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan 6.2 SR yang terjadi pukul 19.09 WIB. Plafon rumah milik keluarga Iwan Sutisna yang berada di Griya Tirta Aji blok F23, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun itu ambrol ketika gempa terjadi.

“Saat kejadian, saya lihat dari rumah ada debu berterbangan dari rumah korban,” terang saksi mata yang juga tetangga korban, Linda Puspita Dewi. Tak pelak ia pun langsung mendatangi rumah tetangganya yang berbeda blok.

Menurut info yang didapat, keluarga korban sendiri sedang berkumpul di ruang tamu tepat dimana plafon tersebut runtuh. Pemilik rumah, Iwan Sutisna mengaku mengetahui kejadian itu dari asap. “Seperti kebakaran tahu-tahu ada asap, saya sendiri habis dari masjid untuk sholat isya dan mampir ke tetangga,” kata dia. Saat kejadian berlangsung, warga pun langsung semburat keluar rumah masing-masing.

Ia pun teringat bahwa di rumah ada tiga orang anggota keluarganya. “Ada tiga orang, dan selamat semuanya,” ucap Iwan. Kerusakan dalam kejadian itu hanya runtuhnya plafon. “Runtuh akibat tertimpa bata,” imbuhnya.

Untungnya, tidak ada korban dalam kejadian ini. Hingga berita ini diturunkan, warga telah bekerjasama untuk melakukan pembersihan. Sementara petugas BPBD Kota Malang melakukan assesment di lokasi kejadian.

Berdasarkan data dari BPBD Kota Malang, plafon yang mengalami jebol itu seluas 1,5 x 2 meter dengan kerugian sekitar Rp 1 juta.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/