alexametrics
21 C
Malang
Wednesday, 10 August 2022

Dinkes Kota Malang Galakkan Germas untuk Lawan Covid-19

MALANG KOTA – Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebenarnya bukan program baru bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang. Namun, kini program itu menjadi salah satu cara ampuh untuk melawan pandemi Covid-19.

Puskesmas Siaga Covid

Di Germas sudah mencakup hal-hal yang selama ini digalakkan pemerintah dalam menangani Covid-19, seperti membiasakan rajin cuci tangan. Selain itu, gerakan ini juga bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat, serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat.

“Kegiatan Germas sudah terjadwal masuk dalam kegiatan pencegahan Covid-19. Kegiatannya semacam penyuluhan di setiap Posyandu ataupun Puskesmas di Kota Malang,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif.

Untuk menyukseskan Germas, Husnul mengatakan, tidak bisa hanya mengandalkan peran sektor kesehatan saja. Peran lembaga di sektor lainnya juga turut menentukan dan ditunjang peran serta seluruh lapisan masyarakat, mulai individu, keluarga, dan masyarakat dalam mempraktikkan pola hidup sehat. Termasuk akademisi, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi profesi dalam menggerakkan anggotanya untuk berperilaku sehat.

Menurut dia, Bidang P2P Dinkes Kota Malang pun melakukan kolaborasi dengan Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) melalui promosi kesehatan (promkes).

“Ini yang saat ini menjadi prioritas kami. Memang masyarakat masih perlu pemahaman yang lebih kuat lagi untuk Covid-19 ini. Sehingga, semua warga diharapkan paham dan bisa mencegah dirinya sendiri minimal juga sama keluarga dan lingkungan,” tandas pria berkacamata itu.

Karena itu, Husnul berharap Puskesmas, rumah sakit, dan klinik kesehatan bisa ikut berperan nyata menyadarkan masyarakat agar mereka mau ikut ambil bagian dalam Germas.

Husnul mengungkakan, giat Germas dilakukan oleh Puskesmas di Kota Malang. Salah satunya sudah dilakukan oleh Puskesmas Mojolangu beberapa waktu lalu. Puskesmas ini rutin memberikan penyuluhan Germas pada 12 Posyandu di wilayah kerjanya dengan mematuhi protokol kesehatan ketat.

Minggu lalu, tepatnya warga RW 3 Tunggulwulung, Kota Malang, kebagian jatah sosialisasi Germas. “Benar, kami adakan edukasi penyuluhan Germas ke masyarakat. Giat seperti ini rutin kami jalankan,” urai Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Mojolangu, Wawat Watini.

Pewarta: Errica Vannie

MALANG KOTA – Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebenarnya bukan program baru bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang. Namun, kini program itu menjadi salah satu cara ampuh untuk melawan pandemi Covid-19.

Puskesmas Siaga Covid

Di Germas sudah mencakup hal-hal yang selama ini digalakkan pemerintah dalam menangani Covid-19, seperti membiasakan rajin cuci tangan. Selain itu, gerakan ini juga bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat, serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat.

“Kegiatan Germas sudah terjadwal masuk dalam kegiatan pencegahan Covid-19. Kegiatannya semacam penyuluhan di setiap Posyandu ataupun Puskesmas di Kota Malang,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif.

Untuk menyukseskan Germas, Husnul mengatakan, tidak bisa hanya mengandalkan peran sektor kesehatan saja. Peran lembaga di sektor lainnya juga turut menentukan dan ditunjang peran serta seluruh lapisan masyarakat, mulai individu, keluarga, dan masyarakat dalam mempraktikkan pola hidup sehat. Termasuk akademisi, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi profesi dalam menggerakkan anggotanya untuk berperilaku sehat.

Menurut dia, Bidang P2P Dinkes Kota Malang pun melakukan kolaborasi dengan Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) melalui promosi kesehatan (promkes).

“Ini yang saat ini menjadi prioritas kami. Memang masyarakat masih perlu pemahaman yang lebih kuat lagi untuk Covid-19 ini. Sehingga, semua warga diharapkan paham dan bisa mencegah dirinya sendiri minimal juga sama keluarga dan lingkungan,” tandas pria berkacamata itu.

Karena itu, Husnul berharap Puskesmas, rumah sakit, dan klinik kesehatan bisa ikut berperan nyata menyadarkan masyarakat agar mereka mau ikut ambil bagian dalam Germas.

Husnul mengungkakan, giat Germas dilakukan oleh Puskesmas di Kota Malang. Salah satunya sudah dilakukan oleh Puskesmas Mojolangu beberapa waktu lalu. Puskesmas ini rutin memberikan penyuluhan Germas pada 12 Posyandu di wilayah kerjanya dengan mematuhi protokol kesehatan ketat.

Minggu lalu, tepatnya warga RW 3 Tunggulwulung, Kota Malang, kebagian jatah sosialisasi Germas. “Benar, kami adakan edukasi penyuluhan Germas ke masyarakat. Giat seperti ini rutin kami jalankan,” urai Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Mojolangu, Wawat Watini.

Pewarta: Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/