alexametrics
22.8 C
Malang
Saturday, 5 December 2020

3 Prioritas Pemkot Malang Demi Menggapai Zona Kuning

MALANG KOTA – Kota Malang nyaris memasuki zona kuning. Untuk memasuki zona kuning, tiap Kota atau Kabupaten harus memiliki skor minimal 2,4. Sedangkan, Kota Malang mendapatkan skor 2,39. Untuk itu, Kota Malang yang menargetkan pekan depan mampu berganti status kewilayahan dari zona oranye menjadi zona kuning Covid-19, membua tiga prioritas yang harus ditingkatkan dalam penanganan Covid-19 di Kota Malang agar segera beralih status kezonaan.

“Ada tiga yang harus menjadi prioritas. Yakni menurunkan positivity rate kita (rasio kasus positif Covid-19), kemudian meningkatkan angka kesembuhan, dan menurunkan angka kematian,” Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif saat ditemui, Rabu (21/10).

Data positif rate sendiri diambil dari banyaknya jumlah tracing. Sehingga semakin banyak jumlah testing, maka angka positif rate turun. “Positif rate kita masih tinggi ya masih di atas standar 5 persen. Nah ini nanti tindaklanjutnya dengan meningkatkan jumlah testing di Kota Malang. Sedangkan untuk meningkatkan kesembuhan nanti di RS-RS nanti sudah punnya standart penata laksanaan sendiri,” paparnya.

Selain itu, menurut data evaluasi mingguan dari Provinsi Jatim, Kota Malang telah berada di posisi 19 dengan perolehan nilai 2,39 di atas Kabupaten Malang yang telah mencapai angka 2,41. Artinya, tinggal selangkah lagi untuk menuju zona kuning Covid-19.

“Jawa Timur rata-rata hampir semuanya zona kuning. Dari evaluasi mingguan nilai kita nyaris, harus memenuhi 2,40 tinggal berapa digit saja sehingga bisa bergeser ke zona kuning,” terangnya.

Meski begitu, Husnul menjelaskan, untuk berganti status kezonaan wilayah ini ada beberapa penilaian indikator yang harus terpenuhi. Yang mana kebijakan dari Gugus Satgas Pusat menetapkan 14 indikator.

Namun, dari jumlah tersebut tiga indikator utama, yakni berkaitan dengan epidiomologi, kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan harus terpenuhi.”Untuk bergeser ke zona berikutnya yaitu zona kuning, tiga indikator utama ini (Epidiomologi, Kesehatan Masyarakat, Pelayanan Kesehatan) yang akan memberikan bobot penilaian untuk bisa bergeser,” terangnya.

Pewarta: Errica V

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Hujan Lebat, Dua Rumah di Kasembon Kena Longsor

KABUPATEN - Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang hari ini (5/12). Kali ini menimpa rumah warga di Desa Pait Kecamatan Kasembon. Rumah tersebut milik Tuni, 50, warga Dusun Pait Utara, dan rumah milik Ali, 36, warga Dusun Slatri.

Ini Dia Seabrek Fasilitas RS Lapangan Agar Pasien Lekas Sembuh

MALANG KOTA – Hadirnya RS Lapangan diharapkan bisa mengatasi lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Malang Raya. Keberadaannya diyakini mampu menekan angka kematian pasien Covid-19. RS ini nantinya akan difungsikan untuk merawat pasien Covid-19 dari yang tanpa gejala, gejala ringan hingga sedang.

Hujannya Awet, Sungai Meluap dan Sampah Berserakan

KOTA BATU - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Batu membuat sungai dan saluran drainase meluap. Seperti yang terlihat sore ini (5/10) di dekat SPBU di Jalan Ir Soekarno. Air meluber akibat sungai tak mampu menampung air hujan.

Coblosan Pilkada, Awas Jadi Klaster Baru Covid-19

MALANG KOTA – Coblosan Pilkada serentak 9 Desember, termasuk Kabupaten Malang tinggal menghitung hari. Potensi munculnya klaster baru Covid-19 di masa Pilkada ini sangat rentan terjadi. Karena itu, di hari terakhir kampanye hari ini (5/12), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Forkopimda untuk lebih waspada.

Pangdam V dan Kapolda Jatim Siap Kerahkan Pasukan, Untuk Apa?

MALANG KOTA – Melejitnya jumlah pasien baru Covid-19 di Jawa Timur, termasuk Malang Raya membuat sejumlah pihak kembali menyingsingkan lengan baju. Tak terkecuali Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Arfinta.

Wajib Dibaca

Hujan Lebat, Dua Rumah di Kasembon Kena Longsor

KABUPATEN - Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Malang hari ini (5/12). Kali ini menimpa rumah warga di Desa Pait Kecamatan Kasembon. Rumah tersebut milik Tuni, 50, warga Dusun Pait Utara, dan rumah milik Ali, 36, warga Dusun Slatri.

Ini Dia Seabrek Fasilitas RS Lapangan Agar Pasien Lekas Sembuh

MALANG KOTA – Hadirnya RS Lapangan diharapkan bisa mengatasi lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Malang Raya. Keberadaannya diyakini mampu menekan angka kematian pasien Covid-19. RS ini nantinya akan difungsikan untuk merawat pasien Covid-19 dari yang tanpa gejala, gejala ringan hingga sedang.

Hujannya Awet, Sungai Meluap dan Sampah Berserakan

KOTA BATU - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Batu membuat sungai dan saluran drainase meluap. Seperti yang terlihat sore ini (5/10) di dekat SPBU di Jalan Ir Soekarno. Air meluber akibat sungai tak mampu menampung air hujan.

Coblosan Pilkada, Awas Jadi Klaster Baru Covid-19

MALANG KOTA – Coblosan Pilkada serentak 9 Desember, termasuk Kabupaten Malang tinggal menghitung hari. Potensi munculnya klaster baru Covid-19 di masa Pilkada ini sangat rentan terjadi. Karena itu, di hari terakhir kampanye hari ini (5/12), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Forkopimda untuk lebih waspada.