alexametrics
26.1 C
Malang
Sunday, 29 May 2022

Masih Dibenahi, RW 01 Kauman Banggakan Kampung Heritage Kajoetangan

MALANG KOTA – RW 01 Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen memiliki kampung heritage Kajoetangan yang diajukan dalam lomba DLH Kota Malang-Jawa Pos Radar Malang. Namun, kawasan ini saat ini sedang dirombak total untuk dijadikan lokasi wisata sejarah yang representatif.

Bahkan, beberapa bagian jalan di 13 RT yang ada di wilayah RW 01 saat ini masih dilakukan perbaikan. Sehingga, kondisi lingkungannya masih proses penataan ulang.

“Pot-potnya sementara ditepikan dulu. Karena dibangun ulang jalan-jalan penghubung RT untuk dibuat kampung wisata heritage,” kata Heri Purwati, kader lingkungan RW 01 Kelurahan Kauman, Rabu (21/10).

Menurutnya, sumur resapan dan biopori sementara ini juga tidak ada. Karena jalan penghubung antar RW dilakukan perbaikan total tadi. “Sebelum tuntas pembangunannya, kami tidak bisa melakukan apa-apa,” jelas ibu empat anak ini.

Hal senada juga disampaikan Yayuk Suhartatik, kader lingkungan RW 01 Kauman lainnya. Menurutnya, pihaknya pernah merencanakan pembuatan biopori di jalan-jalan yang menghubungkan antar RT. Namun, hal ini tidak bisa terealisasikan.

“Jalannya dibongkar untuk kawasan wisata tadi,” ungkap dia.

Sementara itu, tim juri memaklumi kondisi tersebut. Karena berdasarkan pengamatan tim juri di jalan masuk antar RT memang dilakukan perbaikan.

“Tapi kalau saran saja, sebaiknya dipikirkan sejak sekarang juga tentang pengolahan sampah. Mau ditaruh dimana nanti, lebih bagus lagi kalau ada edukasi tentang pengolahan sampah. Karena ini nanti jadi jujukan wisatawan,” terang koordinator tim juri II Candra Dwi Ratna.

Pewarta: Imam Nasrodin

MALANG KOTA – RW 01 Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen memiliki kampung heritage Kajoetangan yang diajukan dalam lomba DLH Kota Malang-Jawa Pos Radar Malang. Namun, kawasan ini saat ini sedang dirombak total untuk dijadikan lokasi wisata sejarah yang representatif.

Bahkan, beberapa bagian jalan di 13 RT yang ada di wilayah RW 01 saat ini masih dilakukan perbaikan. Sehingga, kondisi lingkungannya masih proses penataan ulang.

“Pot-potnya sementara ditepikan dulu. Karena dibangun ulang jalan-jalan penghubung RT untuk dibuat kampung wisata heritage,” kata Heri Purwati, kader lingkungan RW 01 Kelurahan Kauman, Rabu (21/10).

Menurutnya, sumur resapan dan biopori sementara ini juga tidak ada. Karena jalan penghubung antar RW dilakukan perbaikan total tadi. “Sebelum tuntas pembangunannya, kami tidak bisa melakukan apa-apa,” jelas ibu empat anak ini.

Hal senada juga disampaikan Yayuk Suhartatik, kader lingkungan RW 01 Kauman lainnya. Menurutnya, pihaknya pernah merencanakan pembuatan biopori di jalan-jalan yang menghubungkan antar RT. Namun, hal ini tidak bisa terealisasikan.

“Jalannya dibongkar untuk kawasan wisata tadi,” ungkap dia.

Sementara itu, tim juri memaklumi kondisi tersebut. Karena berdasarkan pengamatan tim juri di jalan masuk antar RT memang dilakukan perbaikan.

“Tapi kalau saran saja, sebaiknya dipikirkan sejak sekarang juga tentang pengolahan sampah. Mau ditaruh dimana nanti, lebih bagus lagi kalau ada edukasi tentang pengolahan sampah. Karena ini nanti jadi jujukan wisatawan,” terang koordinator tim juri II Candra Dwi Ratna.

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/