alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Saat Liburan, Macet di Kota Malang Bisa Sampai 1 Kilometer

RADAR MALANG – Guna mengurai kemacetan disejumlah titik, Polresta Malang Kota juga telah menyiapkan beberapa solusi. Salah satunya yakni dengan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup flyover Arjosari.

“Yang biasanya macet terlihat itu berada di utara, yakni Jalan Ahmad Yani, flyover Arjosari, sampai PDAM Lama (perempatan Blimbing). Itu paling nampak pada saat liburan,” terang Wakasatlantas Polresta Malang Kota AKP Suwarno.

Kepadatan di sana ditengarai karena ada penyempitan jalan dari arah exit tol Karanglo. “Karena habis dari tol ke arah dalam kota itu mengalami penyempitan jalan, maka kendaraan pun menjadi padat. Selain itu habis dari bebas hambatan jadi begitu masuk kota langsung berkurang kecepatannya,” tambahnya.

Apabila sudah terjadi kepadatan di titik itu, kepolisian menerapkan pengalihan arus kendaraan. “Kalau di PDAM lama (Jalan A. Yani) ada yang kami arahkan ke kanan menuju Soekarno Hatta, sebagian ada yang ke tengah kota,” papar Suwarno. Jika itu belum cukup, pengalihan arus diarahkan menuju arah timur. “Lewat LA Sucipto kalau belum putus rantai kepadatannya,” imbuhnya.

Langkah paling drastis ialah menutup flyover Arjosari ketika langkah pengalihan belum berhasil. Dalam arti kata lain, sistem buka tutup diterapkan. “Nanti semua yang masuk ke Malang Kota akan kami lewatkan Arjosari (Jalan Raden Intan, red), nanti bisa diputar di depan terminal atau langsung ke arah Araya (menuju,red) Jalan Bengawan Solo. Sesuai arahan Kasatlantas dan dilakukan bersama dengan Unit Lantas Polsek Blimbing,” kata mantan Kanit Turjawali Satlantas Polresta Malang Kota itu.

Buka tutup itu diberlakukan apabila antrian kendaraan mengular dari LA Sucipto ke utara. Maka selanjuutnya, kendaraan akan dialihkan lagi kearah Jalan Ahmad Yani.

Sementara titik kemacetan di tengah kota antara lain di Jalan Ciliwung, perempatan Kaliurang. Di tambah lagi dua titik di selatan yakni Kacuk dan Gadang. ”Kalau itu macet rutin, biasanya habis jam pulang kantor (pukul 15.00 keatas, red) secara bersamaan,” kata dia.

Salah satu titik macet dalam kota yang juga menjadi atensi Satlantas yakni sepanjang jalur Dinoyo menuju arah Kota Wisata Batu. “Kalau itu iya kalau liburan juga padat,” ucap Suwarno.

Biasanya, kemacetan arah Batu terjadi pada akhir pekan, mulai Jumat hingga Minggu. “Setelah Solat Dzuhur (12.00, red) biasanya sudah kelihatan,” singkat dia.

Dalam penanganan kepadatan di tengah kota, biasanya pihak Satlantas Polresta berkoordinasi dengan unit lantas Polsek masing-masing. “Kalau di selatan sudah ada Sukun, kalau Dinoyo biasanya ada Unit Lantas Polsek Lowokwaru,” kata dia.

Pengaturan di perbatasan biasanya bekerjasama dengan Polres dan Polsek wilayah Kabupaten Malang. “Sama Polres Malang, kalau di Landungsari itu sama Polsek Dau,” ucapnya.

Perwira lalu lintas dengan tiga balok emas di pundaknya itu mengatakan bila kemacetan terpanjang tercatat berkisar satu kilometer. “Itu macet yang biasanya pas liburan, biasa terjadi di flyover Arjosari hingga PDAM lama,” kata dia.

Dalam pengamatan wartawan koran ini, setiap kemacetan akan terjadi paling lama selama satu jam, namun durasi tersebut bisa berubah seiring pengaturan dari pihak kepolisian. “Kepadatan itu memang ada, tapi harus siaga anggota di sana dan jangan sampai berlarut-larut. Karena sebelum terjadi kami biasanya dibekali aturan cara bertindak, yang paling padat kami tarik dan dilakukan diskresi,” ujar dia. (adn/biy/abm)

RADAR MALANG – Guna mengurai kemacetan disejumlah titik, Polresta Malang Kota juga telah menyiapkan beberapa solusi. Salah satunya yakni dengan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup flyover Arjosari.

“Yang biasanya macet terlihat itu berada di utara, yakni Jalan Ahmad Yani, flyover Arjosari, sampai PDAM Lama (perempatan Blimbing). Itu paling nampak pada saat liburan,” terang Wakasatlantas Polresta Malang Kota AKP Suwarno.

Kepadatan di sana ditengarai karena ada penyempitan jalan dari arah exit tol Karanglo. “Karena habis dari tol ke arah dalam kota itu mengalami penyempitan jalan, maka kendaraan pun menjadi padat. Selain itu habis dari bebas hambatan jadi begitu masuk kota langsung berkurang kecepatannya,” tambahnya.

Apabila sudah terjadi kepadatan di titik itu, kepolisian menerapkan pengalihan arus kendaraan. “Kalau di PDAM lama (Jalan A. Yani) ada yang kami arahkan ke kanan menuju Soekarno Hatta, sebagian ada yang ke tengah kota,” papar Suwarno. Jika itu belum cukup, pengalihan arus diarahkan menuju arah timur. “Lewat LA Sucipto kalau belum putus rantai kepadatannya,” imbuhnya.

Langkah paling drastis ialah menutup flyover Arjosari ketika langkah pengalihan belum berhasil. Dalam arti kata lain, sistem buka tutup diterapkan. “Nanti semua yang masuk ke Malang Kota akan kami lewatkan Arjosari (Jalan Raden Intan, red), nanti bisa diputar di depan terminal atau langsung ke arah Araya (menuju,red) Jalan Bengawan Solo. Sesuai arahan Kasatlantas dan dilakukan bersama dengan Unit Lantas Polsek Blimbing,” kata mantan Kanit Turjawali Satlantas Polresta Malang Kota itu.

Buka tutup itu diberlakukan apabila antrian kendaraan mengular dari LA Sucipto ke utara. Maka selanjuutnya, kendaraan akan dialihkan lagi kearah Jalan Ahmad Yani.

Sementara titik kemacetan di tengah kota antara lain di Jalan Ciliwung, perempatan Kaliurang. Di tambah lagi dua titik di selatan yakni Kacuk dan Gadang. ”Kalau itu macet rutin, biasanya habis jam pulang kantor (pukul 15.00 keatas, red) secara bersamaan,” kata dia.

Salah satu titik macet dalam kota yang juga menjadi atensi Satlantas yakni sepanjang jalur Dinoyo menuju arah Kota Wisata Batu. “Kalau itu iya kalau liburan juga padat,” ucap Suwarno.

Biasanya, kemacetan arah Batu terjadi pada akhir pekan, mulai Jumat hingga Minggu. “Setelah Solat Dzuhur (12.00, red) biasanya sudah kelihatan,” singkat dia.

Dalam penanganan kepadatan di tengah kota, biasanya pihak Satlantas Polresta berkoordinasi dengan unit lantas Polsek masing-masing. “Kalau di selatan sudah ada Sukun, kalau Dinoyo biasanya ada Unit Lantas Polsek Lowokwaru,” kata dia.

Pengaturan di perbatasan biasanya bekerjasama dengan Polres dan Polsek wilayah Kabupaten Malang. “Sama Polres Malang, kalau di Landungsari itu sama Polsek Dau,” ucapnya.

Perwira lalu lintas dengan tiga balok emas di pundaknya itu mengatakan bila kemacetan terpanjang tercatat berkisar satu kilometer. “Itu macet yang biasanya pas liburan, biasa terjadi di flyover Arjosari hingga PDAM lama,” kata dia.

Dalam pengamatan wartawan koran ini, setiap kemacetan akan terjadi paling lama selama satu jam, namun durasi tersebut bisa berubah seiring pengaturan dari pihak kepolisian. “Kepadatan itu memang ada, tapi harus siaga anggota di sana dan jangan sampai berlarut-larut. Karena sebelum terjadi kami biasanya dibekali aturan cara bertindak, yang paling padat kami tarik dan dilakukan diskresi,” ujar dia. (adn/biy/abm)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/