alexametrics
22.5 C
Malang
Wednesday, 25 November 2020

Geliat Kurir-Kurir Lokal ”Terlahir” di Tengah Pandemi

Di balik pandemi Covid-19, kurir-kurir lokal bermunculan. Ada yang berorientasi membuka lapangan kerja baru seiring bertambahnya jumlah pengangguran akibat pandemi, ada juga yang menjadikan sebagai ladang amal. Omzetnya pun terus bertambah. Berikut ulasan wartawan Jawa Pos Radar Malang Chosa Setya Ayu Widodo.

PETANG itu, arus lalu lintas di Jalan M. T. Haryono sangat padat. Rizki Ramadhan, salah satu kurir Malang Courier Service (MCS), baru saja mengantar barang. Meski baru beberapa bulan bekerja, Rizki menerima banyak orderan dari pelanggannya. ”Dalam sehari, bisa mencapai 30 orderan,” ujar Rizki ketika ditemui Kamis lalu (19/11).
MCS adalah salah satu jasa kurir lokal di Bumi Arema. Usianya baru 7 bulan, yakni didirikan sejak April 2020 lalu. Pendirian jasa kurir barang itu memang mulia. Yakni memudahkan orang mendapatkan layanan di saat pemerintah mengajurkan di rumah saja.

Jadi Lapangan Kerja Baru
Selain itu, juga menjadi lapangan kerja baru bagi yang membutuhkan. ”Waktu pandemi itu kan banyak orang berlomba-lomba membantu orang. Kami juga pengin gitu, buat membantu orang agar mendapatkan rezeki. Akhirnya kepikiran untuk mendirikan jasa kurir, terus ajak orang-orang gabung biar bisa dapat rezeki bareng-bareng,” kata owner MCS yang tidak ingin namanya dikorankan itu.

MCS terus berkembang tanpa mengeluarkan biaya promosi. Pelanggannya terus bertambah melalui sistem getok tular alias dari mulut ke mulut. Orderan yang mulanya makanan, kini bertambah kue dan barang-barang. Tujuh bulan beroperasi, mereka sudah mempunyai pelanggan tetap dari berbagai segmen, mulai dari bakery, penyedia katering, florist, hingga masyarakat biasa.

Jumlah kurir yang mulanya enam orang, kini bertambah lagi dua orang, sehingga menjadi delapan orang. Pemilik jasa kurir hanya memberi pekerjaan tanpa mengambil keuntungan sedikit pun. Bahkan, semua ongkos jasa pengiriman diberikan sepenuhnya kepada kurir. Perusahaan tidak mengambil sepeser pun, termasuk untuk operasional. ”Kita nggak ambil sepeser pun karena itu hak mereka. Niat kami hanya bantu menjemput rezeki bareng,” ujar pria yang juga aktif sebagai musisi tersebut.

Tak memungut fee dari kurir, sang owner juga turun langsung menjadi kurir. Hasil biaya antar yang didapatkannya menjadi penghidupan sehari-hari baginya dan keluarga sekaligus sebagai biaya operasional dari MCS.

Selain MCS, kurir lokal lainnya adalah OTW Kurir Malang. Namun, jasa pengiriman ini sudah berdiri jauh sebelum pandemi Covid-19. Mulai beroperasi sejak 2015, kini OTW Kurir Malang punya 16 kurir. Meski sama-sama jasa pengiriman, OTW Kurir Malang punya segmentasi yang berbeda. Jika MCS menyasar makanan, OTW Kurir Malang membidik toko busana, sepatu, dan tas.

”Sejauh ini ini kami menolak makanan, kecuali seperti makanan padat atau kue kering. Karena resikonya tinggi juga, toh segmentasi tiap jasa perkuriran kan juga macam-macam,” ujar Reno, owner OTW Kurir Malang.

Dalam sehari, rata-rata setiap kurirnya menerima 20 orderan. Saat ini, OTW Kurir Malang memiliki tiga cabang yang tersebar di Kota Malang dan Kabupaten Malang. Mereka siap melayani pelanggan mulai pukul 08.00 hingga 18.00. (*/c1/dan)

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Ketua Timses Sandi Akhirnya Diamanahkan ke Darmadji

“Yang menggantikan almarhum (Hari Sasongko) diputuskan Pak Darmadji,” kata pria yang juga menjadi Ketua DPRD Kota Malang ini, Selasa (24/11).

Dewanti: Pasar Wisata Rakyat Ramah Penyandang Disabilitas

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko memberikan keterangan pers kepada awak media, Selasa (24/11). (Imam Nasrodin/Radar Malang)

Disiapkan Rp 200 M, Pemkot Batu Bangun Destinasi Baru Pasar Wisata

“Konsepnya ramah lingkungan, sinar matahari bisa menembus dari lantai tiga gedung. Jadi bisa menghemat penggunaan energi listrik,” kata Kuspriadi, arsitek ‘pasar wisata rakyat’ di ruang rapat utama Wali Kota Batu, Selasa (24/11).

PDIP Kota Batu Ikut Blusukan Bantu Sosialisasi Visi Misi Sandi

KOTA BATU - Ketua DPC PDIP Kota Batu Punjul Santoso rajin mengajak timnya blusukan ke desa-desa di lima kecamatan, Kabupaten Malang. Yaitu Kecamatan Kasembon, Ngantang, Pujon, Dau, dan Karangploso.

Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19

Pola makan dengan asupan makanan tinggi kalori dan tinggi protein merupakan treatment yang dianjurkan saat terkena COVID-19. Hal ini berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Wajib Dibaca

Ketua Timses Sandi Akhirnya Diamanahkan ke Darmadji

“Yang menggantikan almarhum (Hari Sasongko) diputuskan Pak Darmadji,” kata pria yang juga menjadi Ketua DPRD Kota Malang ini, Selasa (24/11).

Dewanti: Pasar Wisata Rakyat Ramah Penyandang Disabilitas

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko memberikan keterangan pers kepada awak media, Selasa (24/11). (Imam Nasrodin/Radar Malang)

Disiapkan Rp 200 M, Pemkot Batu Bangun Destinasi Baru Pasar Wisata

“Konsepnya ramah lingkungan, sinar matahari bisa menembus dari lantai tiga gedung. Jadi bisa menghemat penggunaan energi listrik,” kata Kuspriadi, arsitek ‘pasar wisata rakyat’ di ruang rapat utama Wali Kota Batu, Selasa (24/11).

PDIP Kota Batu Ikut Blusukan Bantu Sosialisasi Visi Misi Sandi

KOTA BATU - Ketua DPC PDIP Kota Batu Punjul Santoso rajin mengajak timnya blusukan ke desa-desa di lima kecamatan, Kabupaten Malang. Yaitu Kecamatan Kasembon, Ngantang, Pujon, Dau, dan Karangploso.