alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Ditarget Kelar Tahun Ini, Jalan Tembus Sulfat Terganjal Aset Pemkab

MALANG KOTA – Proyek pembangunan jalan baru via Jalan Danau Jonge, Kelurahan Madyopuro sudah mendekati 50 persen. Jalan yang akan menghubungkan exit Tol Madyopuro dengan Jalan Sulfat itu diharapkan bisa mengurai kemacetan di kawasan tersebut. Yang terlihat aneh, pengerjaan ruas jalan baru tersebut terhenti di lahan kosong.

 

Sejumlah pekerja proyek tampak melakukan pengerjaan perataan jalan, Jumat sore (19/11). Tampak material rangka besi cor sudah ada di lokasi proyek. Meski bagian badan jalan masih berupa tanah, namun median jalan sudah dipasangi batu   pembatas. Namun di ujung jalan baru menuju Jalan Sulfat masih belum tembus karena ada lahan kosong. Usut punya usut, ternyata tanah itu masuk wilayah Kabupaten Malang. ”Iya itu jalannya masuk Sawojajar 2 (Kabupaten Malang),” ungkap salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih melakukan komunikasi dengan Pemkab Malang terkait lahan tersebut.  Pihaknya hanya menjalankan tugas membuat jalan dengan masa kerja 120 hari kerja atau selesai akhir tahun ini. Sementara jalan yang dibangun sepanjang 850 meter dengan lebar jalan sekitar 6 meter. ”Saat ini fokusnya ke pemadatan tanah, dan akhir tahun mungkin sudah selesai,” tegas Ardi.

 

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi mengakui pembangunan jalan baru masih di lokasi yang menjadi aset milik Pemkot Malang. Untuk sebagian lahan milik Pemkab Malang, pihaknya masih mengupayakan adanya komunikasi terlebih dahulu. ”Dulu sudah ada, memang kami fokus di Jalan Danau Jonge dulu,” katanya.

Meski demikian, proyek yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 6 miliar itu ditarget selesai akhir tahun ini. Pihaknya fokus menyelesaikan jalan tersebut agar bisa dilintasi pengendara. (adn/nay)

Pewarta: Aditiya Novrian

MALANG KOTA – Proyek pembangunan jalan baru via Jalan Danau Jonge, Kelurahan Madyopuro sudah mendekati 50 persen. Jalan yang akan menghubungkan exit Tol Madyopuro dengan Jalan Sulfat itu diharapkan bisa mengurai kemacetan di kawasan tersebut. Yang terlihat aneh, pengerjaan ruas jalan baru tersebut terhenti di lahan kosong.

 

Sejumlah pekerja proyek tampak melakukan pengerjaan perataan jalan, Jumat sore (19/11). Tampak material rangka besi cor sudah ada di lokasi proyek. Meski bagian badan jalan masih berupa tanah, namun median jalan sudah dipasangi batu   pembatas. Namun di ujung jalan baru menuju Jalan Sulfat masih belum tembus karena ada lahan kosong. Usut punya usut, ternyata tanah itu masuk wilayah Kabupaten Malang. ”Iya itu jalannya masuk Sawojajar 2 (Kabupaten Malang),” ungkap salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih melakukan komunikasi dengan Pemkab Malang terkait lahan tersebut.  Pihaknya hanya menjalankan tugas membuat jalan dengan masa kerja 120 hari kerja atau selesai akhir tahun ini. Sementara jalan yang dibangun sepanjang 850 meter dengan lebar jalan sekitar 6 meter. ”Saat ini fokusnya ke pemadatan tanah, dan akhir tahun mungkin sudah selesai,” tegas Ardi.

 

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Diah Ayu Kusumadewi mengakui pembangunan jalan baru masih di lokasi yang menjadi aset milik Pemkot Malang. Untuk sebagian lahan milik Pemkab Malang, pihaknya masih mengupayakan adanya komunikasi terlebih dahulu. ”Dulu sudah ada, memang kami fokus di Jalan Danau Jonge dulu,” katanya.

Meski demikian, proyek yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 6 miliar itu ditarget selesai akhir tahun ini. Pihaknya fokus menyelesaikan jalan tersebut agar bisa dilintasi pengendara. (adn/nay)

Pewarta: Aditiya Novrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/