alexametrics
27.1 C
Malang
Sunday, 29 May 2022

Ini Beda Rapid Tes Antigen dan Rapid Tes Antibodi

MALANG KOTA – Rapid Tes Antigen menjadi salah satu prasyarat untuk memasuki beberapa kota. Salah satunya seperti Bali, Solo, Jakarta, dan tiga kota lainnya. Rapid Tes Antigen, berbeda dengan Rapid Tes Antibodi atau Tes serologi.

“Sebenernya sistemnya sama seperti Rapid Tes Antibodi. Hanya saja samplenya diambil bukan darah tapi lendir hidung dan tenggorokan,” terang Humas Rumah Sakit Lavalette Kota Malang, Rika Palupi melalui pesan singkat.

Obyek pemeriksaan rapid antibodi adalah antibodi dalam darah, sedangkan rapid antigen adalah protein dalam virus.

“Lalu lama deteksi rapid antibodi cenderung lebih cepat, yaitu 5 hingga 10 menit. Sedangkan rapid antigen memerlukan waktu sekitar 20 hingga 30 menit,” imbuhnya.

Perbedaan tujuan pemeriksaan pun berbeda. Untuk rapid tes Antibodi, identifikasi kemunculan antibodi seseorang akibat infeksi virus Corona. Sedangkan rapid tes Antigen untuk identifikasi infeksi aktif virus Corona lewat deteksi protein.

Rika menuturkan, RS Lavalette sendiri mulai pekan ini sudah menerima pelayanan Rapid Tes Antigen. “Mulai hari ini kami menerima pelayanan Rapid Tes Antigen, dengan Tarif Rp 250 ribu,” imbuh dia.

Sedangkan di Kota Malang sendiri, menurut informasi yang dihimpun wartawan Radar Malang, saat ini masih ada tiga rumah sakit yang menyediakan rapid tes antigen yaitu Rumah Sakit Lavalette, ada Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RS UB) dan Rumah Sakit Panti Nirmala.

RSUB sendiri melayani tes swab Covid-19 mulai Mei lalu. Begitu pula RS Panti Nirmala. “Di RS Panti Nirmala menyediakan rapid tes antigen. Dengan tarif Rp 250 ribu dan karcis Rp 20 ribu,” tutur Karis, Humas RS Panti Nirmala .

Rata-rata tarif untuk rapid tes antigen Rp 250 ribu untuk sekali tes. Tarif tersebut sesuai dengan aturan dalam SE Nomor HK.02.02/1/4611/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan rapid test antigen swab.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – Rapid Tes Antigen menjadi salah satu prasyarat untuk memasuki beberapa kota. Salah satunya seperti Bali, Solo, Jakarta, dan tiga kota lainnya. Rapid Tes Antigen, berbeda dengan Rapid Tes Antibodi atau Tes serologi.

“Sebenernya sistemnya sama seperti Rapid Tes Antibodi. Hanya saja samplenya diambil bukan darah tapi lendir hidung dan tenggorokan,” terang Humas Rumah Sakit Lavalette Kota Malang, Rika Palupi melalui pesan singkat.

Obyek pemeriksaan rapid antibodi adalah antibodi dalam darah, sedangkan rapid antigen adalah protein dalam virus.

“Lalu lama deteksi rapid antibodi cenderung lebih cepat, yaitu 5 hingga 10 menit. Sedangkan rapid antigen memerlukan waktu sekitar 20 hingga 30 menit,” imbuhnya.

Perbedaan tujuan pemeriksaan pun berbeda. Untuk rapid tes Antibodi, identifikasi kemunculan antibodi seseorang akibat infeksi virus Corona. Sedangkan rapid tes Antigen untuk identifikasi infeksi aktif virus Corona lewat deteksi protein.

Rika menuturkan, RS Lavalette sendiri mulai pekan ini sudah menerima pelayanan Rapid Tes Antigen. “Mulai hari ini kami menerima pelayanan Rapid Tes Antigen, dengan Tarif Rp 250 ribu,” imbuh dia.

Sedangkan di Kota Malang sendiri, menurut informasi yang dihimpun wartawan Radar Malang, saat ini masih ada tiga rumah sakit yang menyediakan rapid tes antigen yaitu Rumah Sakit Lavalette, ada Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RS UB) dan Rumah Sakit Panti Nirmala.

RSUB sendiri melayani tes swab Covid-19 mulai Mei lalu. Begitu pula RS Panti Nirmala. “Di RS Panti Nirmala menyediakan rapid tes antigen. Dengan tarif Rp 250 ribu dan karcis Rp 20 ribu,” tutur Karis, Humas RS Panti Nirmala .

Rata-rata tarif untuk rapid tes antigen Rp 250 ribu untuk sekali tes. Tarif tersebut sesuai dengan aturan dalam SE Nomor HK.02.02/1/4611/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan rapid test antigen swab.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/