alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Jalan Basuki Rahmat Dibuka Lagi, Begini Kondisinya

MALANG KOTA – Jalan Basuki Rahmat kembali dibuka untuk umum setelah ditutup untuk pengembangan Kayutangan Heritage. Kondisi ini membuat kemacetan sejumlah titik di Kota Malang terurai, setelah sebelumnya mengalami kemacetan akibat pengguna jalan tak bisa melintas di sepanjang jalan Basuki Rahmat.

Berdasarkan pantaun Jawa Pos Radar Malang, lalu lalang kendaraan terlihat belum terlalu padat. Beberapa pengguna jalan terlihat sedang mengabadikan koridor 1 dan 2 Kayutangan Heritage, yaitu di persimpangan PLN dan perempatan Rajabally.

Meski telah dibuka, pekerjaan proyek tersebut belum sepenuhnya rampung. Terlihat beberapa pekerja masih melakukan beberapa pengerjaan di bagian pedestrian atau jalur pejalan kaki. Sisa-sisa pembangunan juga masih berserakan di pinggir jalan.

Kendati masih memiliki beberapa kekurangan, setidaknya dibukanya kawasan Kayutangan Heritage berdampak positif bagi pengguna jalan. “Bisa lebih cepat ke kantor, sebelum dibukanya kawasan ini harus mengambil jalar memutar,” ujar Bagas, salah satu pengguna jalan.

Sementara itu, pembukaan Kayutangan Heritage juga disambut gembira pelaku bisnis di kawasan tersebut. Salah satunya gerai makanan cepat saji yang ada di persimpangan PLN.

“Langsung ramai, sebelum dibuka biasanya nggak seperti ini,” terang Agus, salah satu pegawai gerai makanan cepat saji.

Agus menambahkan, sebelum dibukanya Kayutangan Heritage, rata-rata pengunjung yang datang di gerai tersebut hanya 5 orang pada pagi hari. Bahkan, pernah tidak ada pengunjung sama sekali yang datang.

“Harapannya, semoga semua berangsur membaik dengan dibukanya kembali kawasan ini” pungkas Agus

Pewarta: Andika Satria Perdana

MALANG KOTA – Jalan Basuki Rahmat kembali dibuka untuk umum setelah ditutup untuk pengembangan Kayutangan Heritage. Kondisi ini membuat kemacetan sejumlah titik di Kota Malang terurai, setelah sebelumnya mengalami kemacetan akibat pengguna jalan tak bisa melintas di sepanjang jalan Basuki Rahmat.

Berdasarkan pantaun Jawa Pos Radar Malang, lalu lalang kendaraan terlihat belum terlalu padat. Beberapa pengguna jalan terlihat sedang mengabadikan koridor 1 dan 2 Kayutangan Heritage, yaitu di persimpangan PLN dan perempatan Rajabally.

Meski telah dibuka, pekerjaan proyek tersebut belum sepenuhnya rampung. Terlihat beberapa pekerja masih melakukan beberapa pengerjaan di bagian pedestrian atau jalur pejalan kaki. Sisa-sisa pembangunan juga masih berserakan di pinggir jalan.

Kendati masih memiliki beberapa kekurangan, setidaknya dibukanya kawasan Kayutangan Heritage berdampak positif bagi pengguna jalan. “Bisa lebih cepat ke kantor, sebelum dibukanya kawasan ini harus mengambil jalar memutar,” ujar Bagas, salah satu pengguna jalan.

Sementara itu, pembukaan Kayutangan Heritage juga disambut gembira pelaku bisnis di kawasan tersebut. Salah satunya gerai makanan cepat saji yang ada di persimpangan PLN.

“Langsung ramai, sebelum dibuka biasanya nggak seperti ini,” terang Agus, salah satu pegawai gerai makanan cepat saji.

Agus menambahkan, sebelum dibukanya Kayutangan Heritage, rata-rata pengunjung yang datang di gerai tersebut hanya 5 orang pada pagi hari. Bahkan, pernah tidak ada pengunjung sama sekali yang datang.

“Harapannya, semoga semua berangsur membaik dengan dibukanya kembali kawasan ini” pungkas Agus

Pewarta: Andika Satria Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/