alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Larangan Mudik, Ini Pos Penyekatan di Kota Malang

MALANG KOTA – Larangan mudik akan berlaku mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang. Di Kota Malang, penyekatan akan dilakukan di satu titik, yaitu tol Madyopuro.

“Kami melakukan penyekatan di Tol Madyopuro saja untuk mengetahui kendaraan yang keluar dari sana memang mau ke Malang Raya, bukan dari luar Malang Raya. Jadi kita tidak di perbatasan,” terang Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution pada Rabu (21/4) sore.

Baca Juga:
Breaking News! Larangan Mudik Dipercepat, Berlaku Hari Ini
Mayoritas Awak KRI Nanggala Warga Jatim, Gubernur Tunggu Mukjizat

Ia menambahkan, Malang Kota tidak melakukan penyekatan secara intensif karena posisi yang berada di tengah. “Malang Kota itu tidak masuk yang disekat karena berada di tengah rayon Malang Raya, kalau di dalam itu sifatnya tidak wajib,” tambahnya.

Seperti yang diketahui, di Provinsi Jawa Timur terdapat tujuh titik penyekatan di batas provinsi dan 20 di dalam mengikuti aglomerasi wilayah. “Surabaya Raya bisa berputar di sekitar sana, begitupun Malang Raya,” kata Rama.

Untuk di dalam Kota Malang, mantan Kapolsek Menganti, Polres Gresik tersebut menyebut akan meningkatkan intensitas di PPKM Mikro. “Lingkup terkecil dengan PPKM Mikro, nanti di sana ada himbauan juga,” ujar Rama.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Larangan mudik akan berlaku mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang. Di Kota Malang, penyekatan akan dilakukan di satu titik, yaitu tol Madyopuro.

“Kami melakukan penyekatan di Tol Madyopuro saja untuk mengetahui kendaraan yang keluar dari sana memang mau ke Malang Raya, bukan dari luar Malang Raya. Jadi kita tidak di perbatasan,” terang Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution pada Rabu (21/4) sore.

Baca Juga:
Breaking News! Larangan Mudik Dipercepat, Berlaku Hari Ini
Mayoritas Awak KRI Nanggala Warga Jatim, Gubernur Tunggu Mukjizat

Ia menambahkan, Malang Kota tidak melakukan penyekatan secara intensif karena posisi yang berada di tengah. “Malang Kota itu tidak masuk yang disekat karena berada di tengah rayon Malang Raya, kalau di dalam itu sifatnya tidak wajib,” tambahnya.

Seperti yang diketahui, di Provinsi Jawa Timur terdapat tujuh titik penyekatan di batas provinsi dan 20 di dalam mengikuti aglomerasi wilayah. “Surabaya Raya bisa berputar di sekitar sana, begitupun Malang Raya,” kata Rama.

Untuk di dalam Kota Malang, mantan Kapolsek Menganti, Polres Gresik tersebut menyebut akan meningkatkan intensitas di PPKM Mikro. “Lingkup terkecil dengan PPKM Mikro, nanti di sana ada himbauan juga,” ujar Rama.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/