alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 25 July 2021

Kemendagri Tetapkan Jam Malam, Kota Malang Masih Ragu

MALANG KOTA – Pemerintah Pusat kembali perketat aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarkaat (PPKM) Mikro. Salah satunya dengan kembali menerapkan jam operasional dan keramaian maksimal hingga pukul 20.00 WIB.

Oleh pemerintah pusat, kebijakan tersebut telah diberlakukan per hari ini, Selasa (22/6). Hal ini sebagai upaya untuk mengendalikan penyebaran virus yang sedang meningkat akhir-akhir ini.

Namun terkait dengan kebijakan tersebut, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bahwa pihaknya belum berencana untuk menerapkan pembatasan jam malam tersebut.

“Terkait kebijakan jam malam, (di Kota Malang) belum diterapkan. Kami menilai belum waktunya untuk membuat jam malam,” ujar Sutiaji, di sela giatnya. Pria asal Lamongan itu juga menegaskan, pihaknya masih akan mengkomunikasikan kembali eksekusi bersama pemerintah pusat. Meski sebenarnya kebijakan tersebut telah tertuang dalam Intruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 14 Tahun 2021.

Adapun pemberlakuan kebijakan tersebut dinilai sesuai dengan ketentuan masing-masing wilayah. Sementara menurut Sutiaji, pihaknya masih belum bisa memastikan kondisi sebaran Covid-19 di wilayahnya. Hal inilah yang menjadi alasan bagi Pemkot Malang yang masih terlihat ragu dengan kebijakan tersebut.

“Yang ngerti tentang kezonaan ada di masing-masing daerah. Nanti saya akan telepon Dirjen Kemendagri untuk tidak melakukan kebijakan itu dulu,” tutupnya.

 

Pewarta : M. Ubaidillah

MALANG KOTA – Pemerintah Pusat kembali perketat aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarkaat (PPKM) Mikro. Salah satunya dengan kembali menerapkan jam operasional dan keramaian maksimal hingga pukul 20.00 WIB.

Oleh pemerintah pusat, kebijakan tersebut telah diberlakukan per hari ini, Selasa (22/6). Hal ini sebagai upaya untuk mengendalikan penyebaran virus yang sedang meningkat akhir-akhir ini.

Namun terkait dengan kebijakan tersebut, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bahwa pihaknya belum berencana untuk menerapkan pembatasan jam malam tersebut.

“Terkait kebijakan jam malam, (di Kota Malang) belum diterapkan. Kami menilai belum waktunya untuk membuat jam malam,” ujar Sutiaji, di sela giatnya. Pria asal Lamongan itu juga menegaskan, pihaknya masih akan mengkomunikasikan kembali eksekusi bersama pemerintah pusat. Meski sebenarnya kebijakan tersebut telah tertuang dalam Intruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 14 Tahun 2021.

Adapun pemberlakuan kebijakan tersebut dinilai sesuai dengan ketentuan masing-masing wilayah. Sementara menurut Sutiaji, pihaknya masih belum bisa memastikan kondisi sebaran Covid-19 di wilayahnya. Hal inilah yang menjadi alasan bagi Pemkot Malang yang masih terlihat ragu dengan kebijakan tersebut.

“Yang ngerti tentang kezonaan ada di masing-masing daerah. Nanti saya akan telepon Dirjen Kemendagri untuk tidak melakukan kebijakan itu dulu,” tutupnya.

 

Pewarta : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru