alexametrics
22.5 C
Malang
Wednesday, 25 November 2020

Kasus Bank Mega, OJK Malang Tunggu Hasil Koordinasi Pusat

MALANG KOTA – Kasus dipolisikannya YA, eks branch manager (BM) Bank Mega Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kyai Tamin, Kota Malang masih dalam pengawasan OJK pusat di Jakarta. Sampai saat ini, Kantor OJK Malang masih terus menunggu hasil koordinasi perkembangan kasus penggelapan dana nasabah tersebut.

“Pengawasan kasus ini dilakukan langsung oleh OJK pusat dan kantor pusat Bank Mega di Jakarta. Infonya, mereka sudah melakukan pembahasan. Dan saat ini kami masih menunggu hasilnya,” ujar Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri, akhir pekan kemarin.

Ia menjelaskan bahwa OJK Malang sudah memfasilitasi pengaduan yang dilakukan oleh nasabah pada bulan September 2020 lalu.
“Kami sudah memfasilitasi nasabah yang diwakilkan oleh kuasa hukumnya serta pihak Bank Mega. Untuk mencari titik temu memang tidak mudah, namun kami tetap menjalin komunikasi,” tambahnya.

Menurut dia, ada sejumlah permasalahan yang membuat kasus tersebut tidak mudah. Perlu dilakukan penelitian lebih dalam untuk menelisik kasus tersebut.

“Pihak nasabah telah menyampaikan bahwa dananya tak dapat ditarik. Kami masih belum bisa memberikan kesimpulan, karena harus ada penelitian lebih lanjut dari pihak bank terkait hal itu,” jelasnya.

Sugiarto menuturkan, aturan perlindungan konsumen sudah diatur dalam Peraturan OJK nomor 1 Tahun 2013. Di mana, penyelesaian pengaduan bisa dilakukan dengan pertemuan oleh para pihak. Mereka datang untuk melakukan mediasi sekaligus mencari solusi atas kasus tersebut.

Perlu diketahui, kasus ini berawal dari enam nasabah yang melaporkan bahwa uang yang mereka simpan di Bank Mega Cabang Jalan Kyai Tamin dalam bentuk deposito dan Surat Utang Negara (SUN) mendadak tak bisa dicairkan. Diduga uang keenam nasabah senilai Rp 3 miliar telah digelapkan oleh eks branch manager (BM) Bank Mega Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kyai Tamin, Kota Malang berinisial YA.

Pewarta: Errica Vannie

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Ketua Timses Sandi Akhirnya Diamanahkan ke Darmadji

“Yang menggantikan almarhum (Hari Sasongko) diputuskan Pak Darmadji,” kata pria yang juga menjadi Ketua DPRD Kota Malang ini, Selasa (24/11).

Dewanti: Pasar Wisata Rakyat Ramah Penyandang Disabilitas

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko memberikan keterangan pers kepada awak media, Selasa (24/11). (Imam Nasrodin/Radar Malang)

Disiapkan Rp 200 M, Pemkot Batu Bangun Destinasi Baru Pasar Wisata

“Konsepnya ramah lingkungan, sinar matahari bisa menembus dari lantai tiga gedung. Jadi bisa menghemat penggunaan energi listrik,” kata Kuspriadi, arsitek ‘pasar wisata rakyat’ di ruang rapat utama Wali Kota Batu, Selasa (24/11).

PDIP Kota Batu Ikut Blusukan Bantu Sosialisasi Visi Misi Sandi

KOTA BATU - Ketua DPC PDIP Kota Batu Punjul Santoso rajin mengajak timnya blusukan ke desa-desa di lima kecamatan, Kabupaten Malang. Yaitu Kecamatan Kasembon, Ngantang, Pujon, Dau, dan Karangploso.

Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19

Pola makan dengan asupan makanan tinggi kalori dan tinggi protein merupakan treatment yang dianjurkan saat terkena COVID-19. Hal ini berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Wajib Dibaca

Ketua Timses Sandi Akhirnya Diamanahkan ke Darmadji

“Yang menggantikan almarhum (Hari Sasongko) diputuskan Pak Darmadji,” kata pria yang juga menjadi Ketua DPRD Kota Malang ini, Selasa (24/11).

Dewanti: Pasar Wisata Rakyat Ramah Penyandang Disabilitas

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko memberikan keterangan pers kepada awak media, Selasa (24/11). (Imam Nasrodin/Radar Malang)

Disiapkan Rp 200 M, Pemkot Batu Bangun Destinasi Baru Pasar Wisata

“Konsepnya ramah lingkungan, sinar matahari bisa menembus dari lantai tiga gedung. Jadi bisa menghemat penggunaan energi listrik,” kata Kuspriadi, arsitek ‘pasar wisata rakyat’ di ruang rapat utama Wali Kota Batu, Selasa (24/11).

PDIP Kota Batu Ikut Blusukan Bantu Sosialisasi Visi Misi Sandi

KOTA BATU - Ketua DPC PDIP Kota Batu Punjul Santoso rajin mengajak timnya blusukan ke desa-desa di lima kecamatan, Kabupaten Malang. Yaitu Kecamatan Kasembon, Ngantang, Pujon, Dau, dan Karangploso.