alexametrics
22.5 C
Malang
Wednesday, 25 November 2020

Polisi Mulai Periksa Eks BM Bank Mega dan Saksi Pekan Depan

MALANG KOTA – Polresta Malang Kota tancap gas dalam penanganan kasus dugaan penggelapan dana nasabah Bank Mega Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kyai Tamin Rp 3,1 miliar. Pekan depan, pelapor, sejumlah saksi, juga YA, eks branch manager (BM) Bank Mega Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kyai Tamin, dijadwalkan mulai diperiksa penyidik kepolisian.

”Laporannya sudah masuk, sudah kami pelajari. Pemanggilan saksi kami jadwalkan pekan depan,” kata Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu.

Azi menjelaskan, selain para nasabah yang melaporkan kasus tersebut, pihaknya juga menerima laporan dari Bank Mega. ”Saya tahunya dari nama saja Djoko Tjandra (area business manager Bank Mega Malang) juga melaporkan kasus ini ke sini,” tegas Azi.

Meski begitu, Azi belum bisa memastikan siapa saksi yang akan dipanggil pertama untuk menguak kasus dugaan penggelapan dana nasabah miliaran rupiah tersebut.

Sementara itu, para nasabah yang merasa menjadi korban kasus Bank Mega ini menyatakan belum menerima surat pemanggilan dari Polresta Malang. ”Memang kami dapat info pemeriksaan dijadwalkan awal pekan depan. Namun, kami belum menerima surat pemanggilan,” terang kuasa hukum para korban, Maliki SH MH.

Dia mengatakan, pihaknya sudah siap memberikan keterangan jika dibutuhkan penyidik, termasuk dokumen dan bukti-bukti pendukung yang dimiliki para nasabah Bank Mega. ”Ada enam nasabah yang merasa dirugikan dengan adanya kasus ini,” beber Maliki.

Sementara itu, kuasa hukum YA, Fakhruddin R. Umasugi SH MH juga mengatakan belum menerima surat panggilan dari polisi. ”Belum, belum ada surat pemanggilan yang diberikan ke kami dari Polresta,” terang dia saat dihubungi Jawa Pos Radar Malang pada Jumat petang (20/11).

Namun, Fakhruddin mengakui sudah mendapat informasi bila pekan depan kliennya bakal diperiksa. ”Memang sempat diomongkan minggu depan, tapi untuk kapannya kami masih belum mendapat jadwalnya dari penyidik,” ujar dia.

Pewarta: Biyan Mudzaky H

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Ketua Timses Sandi Akhirnya Diamanahkan ke Darmadji

“Yang menggantikan almarhum (Hari Sasongko) diputuskan Pak Darmadji,” kata pria yang juga menjadi Ketua DPRD Kota Malang ini, Selasa (24/11).

Dewanti: Pasar Wisata Rakyat Ramah Penyandang Disabilitas

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko memberikan keterangan pers kepada awak media, Selasa (24/11). (Imam Nasrodin/Radar Malang)

Disiapkan Rp 200 M, Pemkot Batu Bangun Destinasi Baru Pasar Wisata

“Konsepnya ramah lingkungan, sinar matahari bisa menembus dari lantai tiga gedung. Jadi bisa menghemat penggunaan energi listrik,” kata Kuspriadi, arsitek ‘pasar wisata rakyat’ di ruang rapat utama Wali Kota Batu, Selasa (24/11).

PDIP Kota Batu Ikut Blusukan Bantu Sosialisasi Visi Misi Sandi

KOTA BATU - Ketua DPC PDIP Kota Batu Punjul Santoso rajin mengajak timnya blusukan ke desa-desa di lima kecamatan, Kabupaten Malang. Yaitu Kecamatan Kasembon, Ngantang, Pujon, Dau, dan Karangploso.

Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19

Pola makan dengan asupan makanan tinggi kalori dan tinggi protein merupakan treatment yang dianjurkan saat terkena COVID-19. Hal ini berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Wajib Dibaca

Ketua Timses Sandi Akhirnya Diamanahkan ke Darmadji

“Yang menggantikan almarhum (Hari Sasongko) diputuskan Pak Darmadji,” kata pria yang juga menjadi Ketua DPRD Kota Malang ini, Selasa (24/11).

Dewanti: Pasar Wisata Rakyat Ramah Penyandang Disabilitas

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko memberikan keterangan pers kepada awak media, Selasa (24/11). (Imam Nasrodin/Radar Malang)

Disiapkan Rp 200 M, Pemkot Batu Bangun Destinasi Baru Pasar Wisata

“Konsepnya ramah lingkungan, sinar matahari bisa menembus dari lantai tiga gedung. Jadi bisa menghemat penggunaan energi listrik,” kata Kuspriadi, arsitek ‘pasar wisata rakyat’ di ruang rapat utama Wali Kota Batu, Selasa (24/11).

PDIP Kota Batu Ikut Blusukan Bantu Sosialisasi Visi Misi Sandi

KOTA BATU - Ketua DPC PDIP Kota Batu Punjul Santoso rajin mengajak timnya blusukan ke desa-desa di lima kecamatan, Kabupaten Malang. Yaitu Kecamatan Kasembon, Ngantang, Pujon, Dau, dan Karangploso.