alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Kami Sudah Vaksin, Jangan Tutup Alun-Alun Lagi

MALANG KOTA– Rencana ada kebijakan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 menjelang Natal dan Tahun Baru pada 24 Desember mendatang membuat sejumlah warga resah. Sebab mereka baru saja merasakan ”merdeka”, ternyata akan ada pengetatan lagi. Mereka masih rindu dengan suasana berwisata bersama keluarganya.

Seperti yang diutarakan Syaiful Baidowi, 25, warga Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun. Dia bersama keluarganya terlihat  begitu senang menikmati suasana alun-alun Kota Malang kemarin. Anaknya, Aura, juga terlihat sangat ceria bermain di playground. Karena itu ketika ada rencana PPKM 3 yang berpotensi alun-alun juga tutup, dia keberatan.  Padahal alun-alun tersebut baru dibuka lagi untuk umum sekitar sebulan lalu. ”Anak saya  bisa menghabiskan 1- 2 main seluncuran di taman,” terang dia menceritakan anaknya yang masih berusia lima tahun.

Ketika ditanya soal tempat wisata yang tutup pada akhir tahun nanti, dia berharap tempat seperti alun-alun tetap buka. Apalagi mayoritas warga juga sudah menjalani vaksin. Artinya secara kesehatan sudah kebal dari ancaman serangan virus Covid-19. ”Kalau ditutup lagi pas akhir tahun, apa guna vaksin kalau begitu?,” tanyanya.

Dia merasa bahwa vaksin yang sudah dilakukan dua kali itu sangat membantu kehidupan masyarakat. “Tetap yakin kalau herd immunity tercapai di sini aman,” ujar dia.

Di tempat lain, Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang Rahmat Hidayat mengatakan bahwa sebelum PPKM Level 3 Nasional dimulai, alun-alun masih buka. ”Sekarang karena masih Level 2, masih buka dengan pembatasan 25 persen,” terang dia melalui sambungan telepon.

Selama ini, pihaknya mengadakan pengamanan di area alun-Alun dengan menaruh delapan personel.Namun demikian, dia belum bisa mengatakan bagaimana pengamanan di alun-alun akhir tahun nanti. “Masih belum ada petunjuk,” kata dia. Meski begitu, pihaknya akan menyesuaikan dengan keadaan. “Kalau memang aturannya tidak boleh ya tidak boleh (buka alun-alun, red),” ujar dia. (biy/abm)

 

MALANG KOTA– Rencana ada kebijakan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 menjelang Natal dan Tahun Baru pada 24 Desember mendatang membuat sejumlah warga resah. Sebab mereka baru saja merasakan ”merdeka”, ternyata akan ada pengetatan lagi. Mereka masih rindu dengan suasana berwisata bersama keluarganya.

Seperti yang diutarakan Syaiful Baidowi, 25, warga Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun. Dia bersama keluarganya terlihat  begitu senang menikmati suasana alun-alun Kota Malang kemarin. Anaknya, Aura, juga terlihat sangat ceria bermain di playground. Karena itu ketika ada rencana PPKM 3 yang berpotensi alun-alun juga tutup, dia keberatan.  Padahal alun-alun tersebut baru dibuka lagi untuk umum sekitar sebulan lalu. ”Anak saya  bisa menghabiskan 1- 2 main seluncuran di taman,” terang dia menceritakan anaknya yang masih berusia lima tahun.

Ketika ditanya soal tempat wisata yang tutup pada akhir tahun nanti, dia berharap tempat seperti alun-alun tetap buka. Apalagi mayoritas warga juga sudah menjalani vaksin. Artinya secara kesehatan sudah kebal dari ancaman serangan virus Covid-19. ”Kalau ditutup lagi pas akhir tahun, apa guna vaksin kalau begitu?,” tanyanya.

Dia merasa bahwa vaksin yang sudah dilakukan dua kali itu sangat membantu kehidupan masyarakat. “Tetap yakin kalau herd immunity tercapai di sini aman,” ujar dia.

Di tempat lain, Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang Rahmat Hidayat mengatakan bahwa sebelum PPKM Level 3 Nasional dimulai, alun-alun masih buka. ”Sekarang karena masih Level 2, masih buka dengan pembatasan 25 persen,” terang dia melalui sambungan telepon.

Selama ini, pihaknya mengadakan pengamanan di area alun-Alun dengan menaruh delapan personel.Namun demikian, dia belum bisa mengatakan bagaimana pengamanan di alun-alun akhir tahun nanti. “Masih belum ada petunjuk,” kata dia. Meski begitu, pihaknya akan menyesuaikan dengan keadaan. “Kalau memang aturannya tidak boleh ya tidak boleh (buka alun-alun, red),” ujar dia. (biy/abm)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/