alexametrics
31C
Malang
Tuesday, 9 March 2021

Berhasil Kurangi Sampah, Kota Malang Dapat Apresiasi KLHK

MALANG KOTA – Apresiasi didapatkan Pemkot Malang dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait pengurangan sampah. Penghargaan yang diumumkan secara virtual Senin (22/02) tersebut diberikan atas dedikasi dan kiprah Kota Malang dalam mengelola sampah sehingga lingkungan terjaga dengan baik.

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK Rosa Vivien Ratnawati, SH, MSc mengungkapkan, kegiatan ini adalah puncak rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021. KLHK telah melakukan berbagai upaya untuk mengelola sampah agar menjadi lebih bermanfaat. “Dalam hal ini dibuatkannya kajian daur ulang sampah plastik dan kertas agar Indonesia ke depan tidak impor lagi,” jelasnya.

Rosa menambahkan, kajian sampah adalah keputusan tiga kementerian, yakni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan. Intinya untuk memenuhi kebutuhan bahan baku dalam negeri sehingga tidak perlu impor.

Pada puncak acara, KLHK menyerahkan penghargaan kepada perwakilan pemerintah daerah, di antaranya Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Malang. Selain itu, diserahkan juga kepada para asosiasi daur ulang plastik, kertas, social interpreneur dan para pemulung yang membantu penyelesaian sampah dengan daur ulang dan memilah sampah.

Dalam kesempatan tersebut, Kota Malang bukan hanya mendapat plakat penghargaan, namun menerima dana insentif daerah. Penghargaan dan intensif ini diharapkan semakin membuat warga Kota Malang lebih baik lagi dalam pengelolaan sampah. Karena selama ini sampah menjadi momok yang menakutkan di tengah kota besar.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang Drs Wahyu Setianto MM mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas apresiasi yang diberikan kepada Kota Malang. “Penghargaan ini menjadi penambah semangat Kota Malang untuk menjadi lebih baik dalam mengelola sampah,” ujarnya.

Diketahui, Pemerintah Kota Malang mempunyai program unggulan untuk mengelola sampah dengan membuat bank sampah. Masyarakat bisa menukarkan sampah rumah tangga yang ia miliki melalui Bank Sampah Unit (BSU) atau Bank Sampah Malang (BSM).

Nantinya, sampah yang telah dikumpulkan di bank sampah akan dikonversi menjadi bahan bakar, sampah plastik didaur ulang menjadi produk baru dan sampah organik diolah menjadi pupuk kompos atau pakan ternak

Pewarta: Andika Satria Perdana

MALANG KOTA – Apresiasi didapatkan Pemkot Malang dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait pengurangan sampah. Penghargaan yang diumumkan secara virtual Senin (22/02) tersebut diberikan atas dedikasi dan kiprah Kota Malang dalam mengelola sampah sehingga lingkungan terjaga dengan baik.

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK Rosa Vivien Ratnawati, SH, MSc mengungkapkan, kegiatan ini adalah puncak rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021. KLHK telah melakukan berbagai upaya untuk mengelola sampah agar menjadi lebih bermanfaat. “Dalam hal ini dibuatkannya kajian daur ulang sampah plastik dan kertas agar Indonesia ke depan tidak impor lagi,” jelasnya.

Rosa menambahkan, kajian sampah adalah keputusan tiga kementerian, yakni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan. Intinya untuk memenuhi kebutuhan bahan baku dalam negeri sehingga tidak perlu impor.

Pada puncak acara, KLHK menyerahkan penghargaan kepada perwakilan pemerintah daerah, di antaranya Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Malang. Selain itu, diserahkan juga kepada para asosiasi daur ulang plastik, kertas, social interpreneur dan para pemulung yang membantu penyelesaian sampah dengan daur ulang dan memilah sampah.

Dalam kesempatan tersebut, Kota Malang bukan hanya mendapat plakat penghargaan, namun menerima dana insentif daerah. Penghargaan dan intensif ini diharapkan semakin membuat warga Kota Malang lebih baik lagi dalam pengelolaan sampah. Karena selama ini sampah menjadi momok yang menakutkan di tengah kota besar.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang Drs Wahyu Setianto MM mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas apresiasi yang diberikan kepada Kota Malang. “Penghargaan ini menjadi penambah semangat Kota Malang untuk menjadi lebih baik dalam mengelola sampah,” ujarnya.

Diketahui, Pemerintah Kota Malang mempunyai program unggulan untuk mengelola sampah dengan membuat bank sampah. Masyarakat bisa menukarkan sampah rumah tangga yang ia miliki melalui Bank Sampah Unit (BSU) atau Bank Sampah Malang (BSM).

Nantinya, sampah yang telah dikumpulkan di bank sampah akan dikonversi menjadi bahan bakar, sampah plastik didaur ulang menjadi produk baru dan sampah organik diolah menjadi pupuk kompos atau pakan ternak

Pewarta: Andika Satria Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru