alexametrics
23C
Malang
Wednesday, 3 March 2021

Siap-siap! Besok Vaksinasi Tahap Kedua Kota Malang Dimulai

MALANG KOTA — Penyuntikan vaksin tahap dua dengan sasaran petugas pelayanan publik di Kota Malang akan digelar besok (24/2). Kepastian ini muncul setelah 40.600 vial vaksin Covid-19 dari Pemprov Jatim telah tiba di Kota Malang, Senin (22/2) malam.

”Insya Allah, besok (24/2) sudah mulai dilakukan penyuntikan vaksin yang tahap dua ini dengan sasaran penerima sebanyak 20.300 orang, ” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) kota Malang, Sri Winarni, Selasa (23/2).

Dia menjelaskan, jumlah data yang masuk kategori petugas layanan publik tersebut hingga saat ini sudah mencapai sekitar 18 ribu. Namun, hingga saat ini jumlah itu masih terus bertambah.

Lebih lanjut, ada beberapa kriteria yang masuk kategori petugas layanan publik tersebut. Diantaranya, guru, anggota DPRD, tokoh agama, BUMN-BUMD, organda, pedagang pasar, petugas pariwisata, supir taksi, pekerja media, ojek online, TNI-Polri, dan ASN.

Tak hanya itu, masih kata dia, pendataan tersebut dilakukan dengan kerjasama dengan leading sektor lain. Misalnya, organda dengan Dishub dan pedagang pasar dengan dinas perdagangan.

”Biar datanya lebih akurat, kami koordinasi dengan dinas terkait untuk pendataan,” ujarnya.

Setelah proses pendataan bagi penerima vaksin tahap kedua, Dinkes Kota Malang akan melanjutkan pada tahap berikutnya, yakni masyarakat yang memiliki risiko dan masyarakat umum yang berada di rentang usia 19 sampai 59 tahun.

“Kalau untuk lansia, oleh pemerintah pusat, baru dilakukan di tujuh ibukota provinsi. Untuk Jawa Timur, di Surabaya saja. Sementara, untuk Kabupaten/Kota lain, masih menunggu petunjuk dari pusat,” imbuh dia.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA — Penyuntikan vaksin tahap dua dengan sasaran petugas pelayanan publik di Kota Malang akan digelar besok (24/2). Kepastian ini muncul setelah 40.600 vial vaksin Covid-19 dari Pemprov Jatim telah tiba di Kota Malang, Senin (22/2) malam.

”Insya Allah, besok (24/2) sudah mulai dilakukan penyuntikan vaksin yang tahap dua ini dengan sasaran penerima sebanyak 20.300 orang, ” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) kota Malang, Sri Winarni, Selasa (23/2).

Dia menjelaskan, jumlah data yang masuk kategori petugas layanan publik tersebut hingga saat ini sudah mencapai sekitar 18 ribu. Namun, hingga saat ini jumlah itu masih terus bertambah.

Lebih lanjut, ada beberapa kriteria yang masuk kategori petugas layanan publik tersebut. Diantaranya, guru, anggota DPRD, tokoh agama, BUMN-BUMD, organda, pedagang pasar, petugas pariwisata, supir taksi, pekerja media, ojek online, TNI-Polri, dan ASN.

Tak hanya itu, masih kata dia, pendataan tersebut dilakukan dengan kerjasama dengan leading sektor lain. Misalnya, organda dengan Dishub dan pedagang pasar dengan dinas perdagangan.

”Biar datanya lebih akurat, kami koordinasi dengan dinas terkait untuk pendataan,” ujarnya.

Setelah proses pendataan bagi penerima vaksin tahap kedua, Dinkes Kota Malang akan melanjutkan pada tahap berikutnya, yakni masyarakat yang memiliki risiko dan masyarakat umum yang berada di rentang usia 19 sampai 59 tahun.

“Kalau untuk lansia, oleh pemerintah pusat, baru dilakukan di tujuh ibukota provinsi. Untuk Jawa Timur, di Surabaya saja. Sementara, untuk Kabupaten/Kota lain, masih menunggu petunjuk dari pusat,” imbuh dia.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru