alexametrics
25.6 C
Malang
Thursday, 26 May 2022

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, 200 ASN Pemkot Malang di Tes Urine

MALANG KOTA – Upaya penanggulangan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemkot Malang terus digeber. Hari ini (23/4), giliran pegawai sekretariat daerah Pemkot Malang yang melaksanakan tes urine. Bertempat lantai 4 block office Kota Malang, sebanyak 200 pegawai pemkot dijadwalkan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Program ini bakal dilaksanakan secara bergilir di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemkot.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, pihaknya kini telah menyiapkan 4 regulasi terkait dengan penyalahgunaan narkoba di kalangan aparatur sipil negara (ASN). ”Perdanya belum, tapi kalau peraturan wali kota (perwal) kami sudah (punya), teknis pelaksanaannya juga sudah,” kata Sutiaji.

Maka dalam waktu dekat, pihaknya juga akan membuat peraturan daerah (perda) terkait penyalahgunaan narkoba bagi ASN. Sementara untuk implementasi di lapangan akan diserahkan pada Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang dan perangkat daerah terkait. ”(Perda) ini amanat undang-undang, jadi harus kami lakukan bersama,” lanjut Sutiaji.

Sejauh ini pihaknya pun telah melakukan berbagai cara guna mengantisipasi dan menanggulangi kasus narkoba yang melibatkan ASN. Yaitu melalui cara promotif yang dilakukan  lewat masing-masing perangkat daerah, serta cara preventif dengan tes urin.

Ketika ada ASN yang terkonfirmasi positif dari hasil tes urine, maka pihaknya akan melihat beberapa opsi. ”Dilihat, apakah dia memang menyalahgunakan sebagai pengguna atau kecanduan,” beber politikus partai Demokrat itu.

Langkah selanjutnya, pihaknya nanti akan menyerahkan tahapan selanjutnya pada BNN baik lewat rehabilitasi atau pembinaan. ”Dan saya berdoa mudah-mudahan ASN Kota Malang tidak ada yang positif,” harapnya.

 

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Upaya penanggulangan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemkot Malang terus digeber. Hari ini (23/4), giliran pegawai sekretariat daerah Pemkot Malang yang melaksanakan tes urine. Bertempat lantai 4 block office Kota Malang, sebanyak 200 pegawai pemkot dijadwalkan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Program ini bakal dilaksanakan secara bergilir di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemkot.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, pihaknya kini telah menyiapkan 4 regulasi terkait dengan penyalahgunaan narkoba di kalangan aparatur sipil negara (ASN). ”Perdanya belum, tapi kalau peraturan wali kota (perwal) kami sudah (punya), teknis pelaksanaannya juga sudah,” kata Sutiaji.

Maka dalam waktu dekat, pihaknya juga akan membuat peraturan daerah (perda) terkait penyalahgunaan narkoba bagi ASN. Sementara untuk implementasi di lapangan akan diserahkan pada Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang dan perangkat daerah terkait. ”(Perda) ini amanat undang-undang, jadi harus kami lakukan bersama,” lanjut Sutiaji.

Sejauh ini pihaknya pun telah melakukan berbagai cara guna mengantisipasi dan menanggulangi kasus narkoba yang melibatkan ASN. Yaitu melalui cara promotif yang dilakukan  lewat masing-masing perangkat daerah, serta cara preventif dengan tes urin.

Ketika ada ASN yang terkonfirmasi positif dari hasil tes urine, maka pihaknya akan melihat beberapa opsi. ”Dilihat, apakah dia memang menyalahgunakan sebagai pengguna atau kecanduan,” beber politikus partai Demokrat itu.

Langkah selanjutnya, pihaknya nanti akan menyerahkan tahapan selanjutnya pada BNN baik lewat rehabilitasi atau pembinaan. ”Dan saya berdoa mudah-mudahan ASN Kota Malang tidak ada yang positif,” harapnya.

 

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/