alexametrics
28.5 C
Malang
Thursday, 30 June 2022

Pemkot Malang Jalin Kerjasama dengan Pemkot Madiun, Tugu Tirta Jadi Jujugan

MALANG- Sinergi dan optimalisasi dalam mengembangkan potensi daerah menjadi fokus utama kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan Pemkot Madiun.

Salah satunya, termasuk mengembangkan potensi Perumda Air Minum Tirta Taman Sari Kota Madiun dengan belajar langsung ke Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang.

“Hari ini Pemkot Malang dan Pemkot Madiun menjalin kerjasama untuk optimalisasi semua potensi daerah di kedua kota. Bentuk kerjasamanya nanti bisa beragam, selain dengan Perumda Tugu Tirta juga bisa dengan lainnya dengan konsep B2B (Business to Business,red),” ungkap Walikota Malang Drs H Sutiaji, Senin (23/5/22) pagi.

Terkait studi tiru Perumda Tirta Taman Sari ke Perumda Tugu Tirta, orang nomor satu di Pemkot Malang itu menyampaikan ada banyak hal yang dapat ditinjau dan dipelajari, mulai dari sistem manajemen aset, pengelolaan kehilangan air, mekanisme produksi, aplikasi pelanggan dan banyak lagi.

“Semoga apa yang ada di Perumda Tugu Tirta bisa menginspirasi dan yang baik dapat diterapkan di Kota Madiun. Begitu pula sebaliknya. Harapannya kita makin berkembang dan maju bersama,” sambung Sutiaji.

Prosesi penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemkot Malang dan Pemkot Madiun tentang Kerjasama Pembangunan Potensi Daerah serta Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Perumda Tugu Tirta dengan Perumda Tirta Taman Sari tentang Layanan Aplikasi Sistem Pelanggan Teknologi Informasi Digital melalui Total System Solution (ToSS) dilakukan di Kantor Pusat Perumda Tugu Tirta. Pihak Pemkot Madiun diwakili langsung oleh Walikota Drs. H. Maidi SH, MM, M.Pd.

Menurut Maidi, bukan tanpa alasan pihaknya memilih Kota Malang sebagai mitra kerjasama.

“Kami ingin belajar ke yang lebih berpengalaman. Sejauh ini Kota Malang terus berkembang dengan segala inovasi yang patut menjadi jujugan. Kami ingin itu juga menular ke Kota Madiun,” bebernya.

Sementara terkait MoU Perumda Tirta Taman Sari dengan Perumda Tugu Tirta, sang walikota menyampaikan keunggulan yang dimiliki BUMD eks PDAM Kota Malang tersebut layak menjadi percontohan.

“Banyak sekali teknologi dan inovasi yang dapat kami contoh dari Perumda Tugu Tirta. Maka memang sudah semestinya kita belajar kepada ahlinya,” tandas Maidi.

Selain penandatanganan MoU antar dua kepala daerah, juga dilakukan penandatangan perjanjian kerjasama antara Perumda Tugu Tirta yang ditandatangani oleh Direktur Utama M Nor Muhlas S.Pd, M.Si dan Perumda Tirta Taman Sari ditandatangani oleh Direktur Utama, Suyoto S.IP.

Suyoto menegaskan, poin yang ingin disinergikan perusahaan yang dipimpinnya dengan Perumda Tugu Tirta adalah mengenai aplikasi layanan pelanggan.

“Jadi dalam aplikasi layanan pelanggan tersebut ada tujuh sub kegiatan, diantaranya tentang penanganan gangguan serta sistem baca meter. Nanti itu akan sangat bermanfaat bagi petugas untuk melakukan deteksi dan baca meter pelanggan serta masih banyak sub kegiatan lainnya,” tukasnya.

Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, M Nor Muhlas S.Pd, M.Si menambahkan, jalinan kerjasama ini merupakan wujud apresiasi dari sesama BUMD Air Minum / PDAM atas kapasitas dan kompetensi Perumda Tugu Tirta sebagai salah satu role model nasional.

“Terima kasih, ini berarti bentuk kepercayaan bahwa rekan-rekan di Perumda Tugu Tirta kapabel dan kompetensinya sudah teruji. Sehingga saudara-saudara kita dari Perumda Tirta Taman Sari berniat mereplikasi sistem yang telah dijalankan di Kota Malang, melalui sinergi bisnis ToSS. Semoga kemitraan ini juga dapat menginspirasi rekan-rekan di daerah lain,” tandasnya.

MALANG- Sinergi dan optimalisasi dalam mengembangkan potensi daerah menjadi fokus utama kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan Pemkot Madiun.

Salah satunya, termasuk mengembangkan potensi Perumda Air Minum Tirta Taman Sari Kota Madiun dengan belajar langsung ke Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang.

“Hari ini Pemkot Malang dan Pemkot Madiun menjalin kerjasama untuk optimalisasi semua potensi daerah di kedua kota. Bentuk kerjasamanya nanti bisa beragam, selain dengan Perumda Tugu Tirta juga bisa dengan lainnya dengan konsep B2B (Business to Business,red),” ungkap Walikota Malang Drs H Sutiaji, Senin (23/5/22) pagi.

Terkait studi tiru Perumda Tirta Taman Sari ke Perumda Tugu Tirta, orang nomor satu di Pemkot Malang itu menyampaikan ada banyak hal yang dapat ditinjau dan dipelajari, mulai dari sistem manajemen aset, pengelolaan kehilangan air, mekanisme produksi, aplikasi pelanggan dan banyak lagi.

“Semoga apa yang ada di Perumda Tugu Tirta bisa menginspirasi dan yang baik dapat diterapkan di Kota Madiun. Begitu pula sebaliknya. Harapannya kita makin berkembang dan maju bersama,” sambung Sutiaji.

Prosesi penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemkot Malang dan Pemkot Madiun tentang Kerjasama Pembangunan Potensi Daerah serta Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Perumda Tugu Tirta dengan Perumda Tirta Taman Sari tentang Layanan Aplikasi Sistem Pelanggan Teknologi Informasi Digital melalui Total System Solution (ToSS) dilakukan di Kantor Pusat Perumda Tugu Tirta. Pihak Pemkot Madiun diwakili langsung oleh Walikota Drs. H. Maidi SH, MM, M.Pd.

Menurut Maidi, bukan tanpa alasan pihaknya memilih Kota Malang sebagai mitra kerjasama.

“Kami ingin belajar ke yang lebih berpengalaman. Sejauh ini Kota Malang terus berkembang dengan segala inovasi yang patut menjadi jujugan. Kami ingin itu juga menular ke Kota Madiun,” bebernya.

Sementara terkait MoU Perumda Tirta Taman Sari dengan Perumda Tugu Tirta, sang walikota menyampaikan keunggulan yang dimiliki BUMD eks PDAM Kota Malang tersebut layak menjadi percontohan.

“Banyak sekali teknologi dan inovasi yang dapat kami contoh dari Perumda Tugu Tirta. Maka memang sudah semestinya kita belajar kepada ahlinya,” tandas Maidi.

Selain penandatanganan MoU antar dua kepala daerah, juga dilakukan penandatangan perjanjian kerjasama antara Perumda Tugu Tirta yang ditandatangani oleh Direktur Utama M Nor Muhlas S.Pd, M.Si dan Perumda Tirta Taman Sari ditandatangani oleh Direktur Utama, Suyoto S.IP.

Suyoto menegaskan, poin yang ingin disinergikan perusahaan yang dipimpinnya dengan Perumda Tugu Tirta adalah mengenai aplikasi layanan pelanggan.

“Jadi dalam aplikasi layanan pelanggan tersebut ada tujuh sub kegiatan, diantaranya tentang penanganan gangguan serta sistem baca meter. Nanti itu akan sangat bermanfaat bagi petugas untuk melakukan deteksi dan baca meter pelanggan serta masih banyak sub kegiatan lainnya,” tukasnya.

Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, M Nor Muhlas S.Pd, M.Si menambahkan, jalinan kerjasama ini merupakan wujud apresiasi dari sesama BUMD Air Minum / PDAM atas kapasitas dan kompetensi Perumda Tugu Tirta sebagai salah satu role model nasional.

“Terima kasih, ini berarti bentuk kepercayaan bahwa rekan-rekan di Perumda Tugu Tirta kapabel dan kompetensinya sudah teruji. Sehingga saudara-saudara kita dari Perumda Tirta Taman Sari berniat mereplikasi sistem yang telah dijalankan di Kota Malang, melalui sinergi bisnis ToSS. Semoga kemitraan ini juga dapat menginspirasi rekan-rekan di daerah lain,” tandasnya.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/