alexametrics
26.5 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Ribuan Mitra Driver Gojek Malang Divaksinasi

MALANG – Komitmen Gojek menghadirkan standar layanan paling aman di industri, terus diwujudkan dalam rangkaian inisiatif bagi seluruh pihak di dalam ekosistem. Dengan semangat Gotong Royong, berbagai pihak turut mendukung vaksinasi bagi mitra driver roda dua (GoRide) dan roda empat (GoCar) dengan dukungan penuh Dinas kesehatan Kota Malang dan Kota Batu.

Tercatat beberapa pihak turut berpartisipasi dan bersinergi, seperti:
1. Kodam V Brawijaya, bertempat di Graha Sabha Soepraoen – RS Tingkat II dr Soepraoen (RST Soepraoen) di tanggal 2-4 Juni.
2. RSIA Husada Bunda di tanggal 3, 8 & 10 Juni
3. Kimia Farma, bertempat di Klinik Kimia Farma Bromo Malang pada tanggal 12, 16, 18 & 21 Jun.
4. Puskesmas Junrejo Batu, di tanggal 3 & 4 Juni serta
5. RS Universitas Brawijaya, pada tanggal 16, 17, 23 & 24 Juni

Di saat yang sama, Gojek juga terus berupaya menghadirkan inovasi yang dapat meningkatkan kepercayaan dan rasa aman masyarakat pengguna layanan. Salah satunya, saat ini pengguna Gojek dapat melihat informasi status vaksinasi mitra driver di aplikasi Gojek versi terbaru.

Vaksinasi untuk mitra Gojek di Malang (ist)

Khusus di Kodam V Brawijaya, bertempat di Graha Sabha Soepraoen – RST Soepraoen dengan mengambil tema ‘Vaksin Aman & Halal – Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Kodam V Brawijaya’ hadir dalam kegiatan yang tetap mengedepankan protokol kesehatan ini Nur Andriansyah District Head Gojek Malang, Kolonel CKM Djanuar Fitriadi Kepala Kesehatan Komando Daerah Militer V Brawijaya, dr Husnul Muarif Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Charly Raya Head, Public Policy & Government Relations Gojek wilayah Bali & Nusra, Noviadi Suryadarma Regional Operations Manager Gojek Malang Raya serta para mitra driver.

Boy Arno, Head, Public Policy & Government Relations Gojek wilayah Jatim & Bali Nusra menjelaskan, keamanan, keselamatan dan kenyamanan layanan selalu menjadi prioritas Gojek, terlebih di saat pandemi ini.

“Sejak awal Gojek terus proaktif terlibat dalam program percepatan vaksinasi COVID-19 bersama Pemerintah di berbagai daerah di Indonesia. Apresiasi kami sampaikan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dan Kodam V Brawijaya yang telah melakukan program vaksin untuk kali yang pertama di Kota Malang,” katanya.

Di samping itu, Gojek juga menyampaikan terima kasih kepada RSIA Husada Bunda, Kimia Farma, RS Universitas Brawijaya dan Dinas Kesehatan Kota Batu serta Puskesmas Junrejo Batu yang telah mendukung secara penuh vaksinasi bagi mitra driver.

“Koordinasi dilakukan secara intensif dengan para pihak tersebut, dengan menjadwalkan secara bergilir agar protokol kesehatan dapat tetap terjaga dengan baik dan operasional di lapangan juga tidak terganggu,” jelasnya.

Sementara itu Dokter Husnul Muarif, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengapresiasi upaya percepatan vaksinasi di Kota Malang ini bagi mitra-mitra driver Gojek. Kerjasama dengan banyak pihak, termasuk dengan Kodam V Brawijaya ini tentunya dapat lebih menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya para driver Gojek mengingat interaksi dengan masyarakat sangat tinggi.

“Dengan demikian, masyarakat dapat lebih aman & nyaman menggunakan layanan ini mengingat banyak drivernya yang telah divaksin,” jelas Husnul.

Kolonel CKM Djanuar Fitriadi, Kepala Kesehatan Komando Daerah Militer V Brawijaya mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Malang dan Gojek, baik itu mitra roda dua maupun roda empat. Program vaksinasi bagi mitra Gojek ini merupakan salah satu upaya dalam percepatan program vaksinasi pemerintah.

“Kami menargetkan sekitar 4000 pengemudi ojek online di Malang Raya bisa mengikuti program vaksinasi ini dengan menggunakan jenis vaksin Astrazeneca. Vaksin ini sudah digunakan pada 41 ribu lebih anggota TNI Angkatan Darat dan hingga saat ini terbukti aman,” papar dia.

Hal senada dikatakan salah seorang mitra driver, Robi Kartiko Setiawan (52). Setelah tahapan vaksinasi ini dirinya bisa kembali mendapat kepercayaan publik. Dirinya sepenuhnya sadar jika pekerjaannya punya daya mobilitas tinggi sehingga rawan tertular dan menularkan virus.

”Saya sangat lega, masyarakat jadi tidak takut-takut lagi. Ini adalah ikhtiar bersama agar kita semua bisa keluar dari pandemi Covid-19 sehingga kita bisa berkehidupan normal seperti biasanya,” ungkap pria yang sudah jadi mitra sejak 2017 ini.

Penulis: Defi Maria

MALANG – Komitmen Gojek menghadirkan standar layanan paling aman di industri, terus diwujudkan dalam rangkaian inisiatif bagi seluruh pihak di dalam ekosistem. Dengan semangat Gotong Royong, berbagai pihak turut mendukung vaksinasi bagi mitra driver roda dua (GoRide) dan roda empat (GoCar) dengan dukungan penuh Dinas kesehatan Kota Malang dan Kota Batu.

Tercatat beberapa pihak turut berpartisipasi dan bersinergi, seperti:
1. Kodam V Brawijaya, bertempat di Graha Sabha Soepraoen – RS Tingkat II dr Soepraoen (RST Soepraoen) di tanggal 2-4 Juni.
2. RSIA Husada Bunda di tanggal 3, 8 & 10 Juni
3. Kimia Farma, bertempat di Klinik Kimia Farma Bromo Malang pada tanggal 12, 16, 18 & 21 Jun.
4. Puskesmas Junrejo Batu, di tanggal 3 & 4 Juni serta
5. RS Universitas Brawijaya, pada tanggal 16, 17, 23 & 24 Juni

Di saat yang sama, Gojek juga terus berupaya menghadirkan inovasi yang dapat meningkatkan kepercayaan dan rasa aman masyarakat pengguna layanan. Salah satunya, saat ini pengguna Gojek dapat melihat informasi status vaksinasi mitra driver di aplikasi Gojek versi terbaru.

Vaksinasi untuk mitra Gojek di Malang (ist)

Khusus di Kodam V Brawijaya, bertempat di Graha Sabha Soepraoen – RST Soepraoen dengan mengambil tema ‘Vaksin Aman & Halal – Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Kodam V Brawijaya’ hadir dalam kegiatan yang tetap mengedepankan protokol kesehatan ini Nur Andriansyah District Head Gojek Malang, Kolonel CKM Djanuar Fitriadi Kepala Kesehatan Komando Daerah Militer V Brawijaya, dr Husnul Muarif Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Charly Raya Head, Public Policy & Government Relations Gojek wilayah Bali & Nusra, Noviadi Suryadarma Regional Operations Manager Gojek Malang Raya serta para mitra driver.

Boy Arno, Head, Public Policy & Government Relations Gojek wilayah Jatim & Bali Nusra menjelaskan, keamanan, keselamatan dan kenyamanan layanan selalu menjadi prioritas Gojek, terlebih di saat pandemi ini.

“Sejak awal Gojek terus proaktif terlibat dalam program percepatan vaksinasi COVID-19 bersama Pemerintah di berbagai daerah di Indonesia. Apresiasi kami sampaikan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dan Kodam V Brawijaya yang telah melakukan program vaksin untuk kali yang pertama di Kota Malang,” katanya.

Di samping itu, Gojek juga menyampaikan terima kasih kepada RSIA Husada Bunda, Kimia Farma, RS Universitas Brawijaya dan Dinas Kesehatan Kota Batu serta Puskesmas Junrejo Batu yang telah mendukung secara penuh vaksinasi bagi mitra driver.

“Koordinasi dilakukan secara intensif dengan para pihak tersebut, dengan menjadwalkan secara bergilir agar protokol kesehatan dapat tetap terjaga dengan baik dan operasional di lapangan juga tidak terganggu,” jelasnya.

Sementara itu Dokter Husnul Muarif, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengapresiasi upaya percepatan vaksinasi di Kota Malang ini bagi mitra-mitra driver Gojek. Kerjasama dengan banyak pihak, termasuk dengan Kodam V Brawijaya ini tentunya dapat lebih menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya para driver Gojek mengingat interaksi dengan masyarakat sangat tinggi.

“Dengan demikian, masyarakat dapat lebih aman & nyaman menggunakan layanan ini mengingat banyak drivernya yang telah divaksin,” jelas Husnul.

Kolonel CKM Djanuar Fitriadi, Kepala Kesehatan Komando Daerah Militer V Brawijaya mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Malang dan Gojek, baik itu mitra roda dua maupun roda empat. Program vaksinasi bagi mitra Gojek ini merupakan salah satu upaya dalam percepatan program vaksinasi pemerintah.

“Kami menargetkan sekitar 4000 pengemudi ojek online di Malang Raya bisa mengikuti program vaksinasi ini dengan menggunakan jenis vaksin Astrazeneca. Vaksin ini sudah digunakan pada 41 ribu lebih anggota TNI Angkatan Darat dan hingga saat ini terbukti aman,” papar dia.

Hal senada dikatakan salah seorang mitra driver, Robi Kartiko Setiawan (52). Setelah tahapan vaksinasi ini dirinya bisa kembali mendapat kepercayaan publik. Dirinya sepenuhnya sadar jika pekerjaannya punya daya mobilitas tinggi sehingga rawan tertular dan menularkan virus.

”Saya sangat lega, masyarakat jadi tidak takut-takut lagi. Ini adalah ikhtiar bersama agar kita semua bisa keluar dari pandemi Covid-19 sehingga kita bisa berkehidupan normal seperti biasanya,” ungkap pria yang sudah jadi mitra sejak 2017 ini.

Penulis: Defi Maria

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/