alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

BRI Percantik Sungai Andalas Tengah, Ini Pesan Wali Kota Ke Warga

MALANG KOTA – Saluran irigasi Andalas Tengah RW 01 Kelurahan Kasin makin cantik usai dipermak. Bagian kanan-kiri sungai terdapat taman dan dicat sedemikian rupa agar lebih tampak menarik. Selain itu, juga terdapat beberapa tempat duduk yang bisa digunakan masyarakat untuk santai, baik saat pagi hari atau sore hari. Tak hanya itu, di lokasi yang sama juga diterbar benih ikan nila dan lele.

Konservasi dan make over saluran irigasi ini merupakan salah satu bentuk program bantuan sosial Corporate Social Responsibility (CSR) BRI. Wali Kota Malang, Sutiaji mengaku mengapresiasi langkah bank pelat merah itu untuk melakukan konservasi kawasan tersebut.

Sutiaji mengatakan, setelah pembenahan yang dilakukan oleh BRI, maka tugas lanjutan yang diemban oleh warga adalah menjaga dan memelihara keberlangsungannya dengan cara menjaga kebersihan lingkungan.

“Lewat pembenahan ini, warga bisa jadi punya ruang publik untuk bersosialisasi. Saya minta agar pak RW menjaga kelangsungan ini bersama warga sekitar,” tutur Sutiaji usai peresmian dan serah terima CSR BRI Peduli, Rabu (23/12).

Tak sekadar membenahi lingkungan, namun BRI juga mengonsep kawasan tersebut menjadi ruang publik yang bisa menjadi area rekreasi murah meriah warga sekitar.

Vice President Operasional BRI Kanwil Malang, Hari Anggoro menambahkan, melalui program BRI Peduli, BRI berupaya untuk mendorong perlindungan lingkungan melalui kegiatan bersih sungai. Dimana untuk redesign kawasan sekitar sungai disesuaikan dengan budaya setempat.

Dalam kesempatan tersebut, BRI juga memberikan CSR berupa mesin penghancur sampah dan motor roda tiga. Peralatan ini dipakai mengangkut sampah. Menurut Hari, semua peralatan akan diserahkan kepada Pemkot Malang.
“Kami akan serahkan juga kepada masyarakat. Karena, warga yang akan mengelola. Ini program nasional. Tidak hanya di Malang, tapi juga dilakukan secara nasional,” tandas Hari.

Meski demikian, Hari sangat mendorong keterlibatan warga. Karena, masyarakatlah yang bisa menjaga. “Kami lihat ada yang masih buang sampah ke irigasi. Di hilir kali banyak sampah. Bahkan, ada kasur dan springbed. Untungnya kami pasang jaring di hilir,” tutupnya.

MALANG KOTA – Saluran irigasi Andalas Tengah RW 01 Kelurahan Kasin makin cantik usai dipermak. Bagian kanan-kiri sungai terdapat taman dan dicat sedemikian rupa agar lebih tampak menarik. Selain itu, juga terdapat beberapa tempat duduk yang bisa digunakan masyarakat untuk santai, baik saat pagi hari atau sore hari. Tak hanya itu, di lokasi yang sama juga diterbar benih ikan nila dan lele.

Konservasi dan make over saluran irigasi ini merupakan salah satu bentuk program bantuan sosial Corporate Social Responsibility (CSR) BRI. Wali Kota Malang, Sutiaji mengaku mengapresiasi langkah bank pelat merah itu untuk melakukan konservasi kawasan tersebut.

Sutiaji mengatakan, setelah pembenahan yang dilakukan oleh BRI, maka tugas lanjutan yang diemban oleh warga adalah menjaga dan memelihara keberlangsungannya dengan cara menjaga kebersihan lingkungan.

“Lewat pembenahan ini, warga bisa jadi punya ruang publik untuk bersosialisasi. Saya minta agar pak RW menjaga kelangsungan ini bersama warga sekitar,” tutur Sutiaji usai peresmian dan serah terima CSR BRI Peduli, Rabu (23/12).

Tak sekadar membenahi lingkungan, namun BRI juga mengonsep kawasan tersebut menjadi ruang publik yang bisa menjadi area rekreasi murah meriah warga sekitar.

Vice President Operasional BRI Kanwil Malang, Hari Anggoro menambahkan, melalui program BRI Peduli, BRI berupaya untuk mendorong perlindungan lingkungan melalui kegiatan bersih sungai. Dimana untuk redesign kawasan sekitar sungai disesuaikan dengan budaya setempat.

Dalam kesempatan tersebut, BRI juga memberikan CSR berupa mesin penghancur sampah dan motor roda tiga. Peralatan ini dipakai mengangkut sampah. Menurut Hari, semua peralatan akan diserahkan kepada Pemkot Malang.
“Kami akan serahkan juga kepada masyarakat. Karena, warga yang akan mengelola. Ini program nasional. Tidak hanya di Malang, tapi juga dilakukan secara nasional,” tandas Hari.

Meski demikian, Hari sangat mendorong keterlibatan warga. Karena, masyarakatlah yang bisa menjaga. “Kami lihat ada yang masih buang sampah ke irigasi. Di hilir kali banyak sampah. Bahkan, ada kasur dan springbed. Untungnya kami pasang jaring di hilir,” tutupnya.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/