21.6 C
Malang
Friday, 3 February 2023

Libur Imlek, Volume Kendaraan Naik 13 Persen

MALANG KOTA – Arus kendaraan keluar-masuk Malang Raya selama libur Imlek meningkat. PT Jasamarga Pandaan-Malang (JPM) mencatat ada lonjakan arus lalu lintas (lalin) kendaraan di tol sebesar 13 persen. Dalam sehari, sebanyak 52 ribu kendaraan keluar-masuk di lima exit tol yang ada di Kota Malang dan Kabupaten Malang. Jumlah meningkat jika dibanding pekan sebelumnya yang hanya rata-rata 46 ribu kendaraan setiap hari. General Manager (GM) PT JPM Indrawan Agustono mengatakan, kenaikan arus kendaraan itu masih normal.

Bahkan tak sampai menimbulkan kemacetan yang cukup parah. ”Jadi untuk keluar masuk merata di lima pintu gerbang, namun ada kecenderungan satu pintu menyumbang arus kendaraan paling banyak,” kata dia saat dikonfirmasi kemarin (23/1). Indrawan menjelaskan arus lalin paling dominan tetap di Gerbang Tol Singosari atau Karanglo. Di sana, kendaraan yang melintas mencapai 60 persen atau sekitar 31.200 kendaraan.

Disusul kemudian gerbang Tol Malang atau Madyopuro. Sementara itu, kendaraan yang mendominasi adalah golongan satu atau mobil pribadi. Meski terpantau dilewati paling banyak kendaraan, lalu lintas di Gerbang Tol Singosari tetap lancar terkendali. Untuk antisipasi kemacetan, pihaknya mengoperasikan 9 gardu transaksi. Ditambah dengan pengoperasian mobile reader dan petugas yang siaga 24 jam jika lalu lintas ramai.

”Dari pantauan kami, antrean paling panjang sampai pada 10 kendaraan,” sebut Indrawan. Keramaian lalu lintas juga terjadi pada saat arus balik yang jatuh kemarin. Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang di Gerbang Tol Singosari terdapat antrean keluar yang cukup panjang. Selain di lima gerbang tol, lalu lintas di dalam kota juga tampak padat. Salah satunya di Kecamatan Blimbing. Mulai dari Jalan A Yani hingga Jalan Letjen S Parman. Panjang kemacetan mencapai 800 meter yang didominasi oleh kendaraan roda empat. (mel/adn)

MALANG KOTA – Arus kendaraan keluar-masuk Malang Raya selama libur Imlek meningkat. PT Jasamarga Pandaan-Malang (JPM) mencatat ada lonjakan arus lalu lintas (lalin) kendaraan di tol sebesar 13 persen. Dalam sehari, sebanyak 52 ribu kendaraan keluar-masuk di lima exit tol yang ada di Kota Malang dan Kabupaten Malang. Jumlah meningkat jika dibanding pekan sebelumnya yang hanya rata-rata 46 ribu kendaraan setiap hari. General Manager (GM) PT JPM Indrawan Agustono mengatakan, kenaikan arus kendaraan itu masih normal.

Bahkan tak sampai menimbulkan kemacetan yang cukup parah. ”Jadi untuk keluar masuk merata di lima pintu gerbang, namun ada kecenderungan satu pintu menyumbang arus kendaraan paling banyak,” kata dia saat dikonfirmasi kemarin (23/1). Indrawan menjelaskan arus lalin paling dominan tetap di Gerbang Tol Singosari atau Karanglo. Di sana, kendaraan yang melintas mencapai 60 persen atau sekitar 31.200 kendaraan.

Disusul kemudian gerbang Tol Malang atau Madyopuro. Sementara itu, kendaraan yang mendominasi adalah golongan satu atau mobil pribadi. Meski terpantau dilewati paling banyak kendaraan, lalu lintas di Gerbang Tol Singosari tetap lancar terkendali. Untuk antisipasi kemacetan, pihaknya mengoperasikan 9 gardu transaksi. Ditambah dengan pengoperasian mobile reader dan petugas yang siaga 24 jam jika lalu lintas ramai.

”Dari pantauan kami, antrean paling panjang sampai pada 10 kendaraan,” sebut Indrawan. Keramaian lalu lintas juga terjadi pada saat arus balik yang jatuh kemarin. Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang di Gerbang Tol Singosari terdapat antrean keluar yang cukup panjang. Selain di lima gerbang tol, lalu lintas di dalam kota juga tampak padat. Salah satunya di Kecamatan Blimbing. Mulai dari Jalan A Yani hingga Jalan Letjen S Parman. Panjang kemacetan mencapai 800 meter yang didominasi oleh kendaraan roda empat. (mel/adn)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru