alexametrics
27.1 C
Malang
Sunday, 29 May 2022

Gegara Jalin Silaturahmi dengan Kawan Lama, Pria Ini Diringkus Polisi

MALANG KOTA – Menjalin silaturahmi dengan kawan lama memang sesuatu yang baik. Hal itulah yang dilakukan Didik Subagyo, 57, warga Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing hingga meringkuk lagi dipenjara pada Minggu (11/4) pukul 15.10. Lho, kok bisa ya?

Rupanya, pria yang bekerja sebagai pedagang pasar ini menjalin silaturahmi dengan kawannya W, yang kini mendekam di Lapas Kelas I Madiun atas kasus narkoba. Persahabatan tersebut terus dirajut dengan cara membeli narkotika jenis sabu seberat 0,93 gram.

“Dia itu teman saya, dulu layaran (pindahan tahanan) dari Malang, sementara saya belum pernah masuk penjara,” kata Didik saat konferensi pers Kamis (22/4) pagi lalu di Mapolsek Sukun. Ia mengaku sudah dua kali melakukan transaksi dengan W.

“Sudah dua kali ini pak, saya pakai itu buat tambah stamina. Untuk kerja,” tambahnya.

Diketahui bila pria berambut sedikit ini mendapat barang dengan sistem ranjau. “Dia sama W ini saat transaksi memang tidak pernah tatap muka, terakhir dia beli satu klip kecil ini,” terang Kapolsek Sukun, Kompol Suyoto.

Ranjauan terakhir tersangka ialah pada Minggu (11/4) sore di pinggir Jalan Raya Langsep. “Saat itu barang diranjau di bawah pohon palm, nah, saat tersangka ini mengambilnya, kami langsung tangkap dia,” ujar mantan Kapolsek Pakisaji, Polres Malang itu.

Terbukti, persahabatan yang berbahaya ini mengakibatkan Didik terancam penjara maksimal 20 tahun penjara sesuai Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Menjalin silaturahmi dengan kawan lama memang sesuatu yang baik. Hal itulah yang dilakukan Didik Subagyo, 57, warga Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing hingga meringkuk lagi dipenjara pada Minggu (11/4) pukul 15.10. Lho, kok bisa ya?

Rupanya, pria yang bekerja sebagai pedagang pasar ini menjalin silaturahmi dengan kawannya W, yang kini mendekam di Lapas Kelas I Madiun atas kasus narkoba. Persahabatan tersebut terus dirajut dengan cara membeli narkotika jenis sabu seberat 0,93 gram.

“Dia itu teman saya, dulu layaran (pindahan tahanan) dari Malang, sementara saya belum pernah masuk penjara,” kata Didik saat konferensi pers Kamis (22/4) pagi lalu di Mapolsek Sukun. Ia mengaku sudah dua kali melakukan transaksi dengan W.

“Sudah dua kali ini pak, saya pakai itu buat tambah stamina. Untuk kerja,” tambahnya.

Diketahui bila pria berambut sedikit ini mendapat barang dengan sistem ranjau. “Dia sama W ini saat transaksi memang tidak pernah tatap muka, terakhir dia beli satu klip kecil ini,” terang Kapolsek Sukun, Kompol Suyoto.

Ranjauan terakhir tersangka ialah pada Minggu (11/4) sore di pinggir Jalan Raya Langsep. “Saat itu barang diranjau di bawah pohon palm, nah, saat tersangka ini mengambilnya, kami langsung tangkap dia,” ujar mantan Kapolsek Pakisaji, Polres Malang itu.

Terbukti, persahabatan yang berbahaya ini mengakibatkan Didik terancam penjara maksimal 20 tahun penjara sesuai Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/