alexametrics
26.1 C
Malang
Sunday, 29 May 2022

Jalanan Kota Malang Digerojok 50.000 Liter Disinfektan

MALANG KOTA – PMI Kota Malang melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh jalanan Kota Malang mulai hari ini (24/12) hingga Jumat (25/12) besok. Total 50.000 liter disinfektan disiapkan untuk penyemprotan guna mencegah terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 selama perayaan Natal.

“Hari ini kami akan menyemprotkan disinfektan sekitar 25.000 liter ke jalan-jalan di Kota Malang. Sedangkan, penyemprotan di gereja dilakukan terpisah karena termasuk skala kecil, paling hanya butuh 20 sampai 40 liter,” ujar Kabid Pelayanan PMI Kota Malang Heri Suwarsono, Kamis (24/12).

Heri mengatakan, untuk melakukan penyemprotan selama dua hari, PMI mendatangkan 3 mobil, yaitu 2 gunner dan 1 mobil tangki besar.

“Berbeda dengan periode sebelumnya, kalau dulu hanya satu hari kali ini dua hari. Ini dilakukan agar saudara kita yang tengah menjalani ibadah ataupun liburan tak perlu mengkhawatirkan Covid-19 di jalanan Kota Malang,” terangnya.

Menurut dia, prioritas penyemprotannya adalah wilayah-wilayah yang masuk ke zona merah. “Tapi sekarang Kota Malang sudah rata masuk zona merah semua. Karena itu, kami semprot di tiap wilayah,” kata Heri.

Sedangkan untuk wilayah-wilayah yang tidak bisa dilalui oleh jalan besar, Heri mengatakan, akan digunakan 3 supplier yang berjalan menggunakan Grand Max. “Memang lebih kecil tapi sama-sama cepatnya dalam penyemprotan. Jadi, daerah-daerah kecil bisa terjangkau,” paparnya.

Dia menjelaskan, penyemprotan di hari pertama ini mobil gunner akan mengarah ke wilayah utara dan tengah lalu ke timur. “Kalau besok kita mengarah ke barat serta selatan,” ujar dia.

Pewarta: Errica Vannie

MALANG KOTA – PMI Kota Malang melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh jalanan Kota Malang mulai hari ini (24/12) hingga Jumat (25/12) besok. Total 50.000 liter disinfektan disiapkan untuk penyemprotan guna mencegah terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 selama perayaan Natal.

“Hari ini kami akan menyemprotkan disinfektan sekitar 25.000 liter ke jalan-jalan di Kota Malang. Sedangkan, penyemprotan di gereja dilakukan terpisah karena termasuk skala kecil, paling hanya butuh 20 sampai 40 liter,” ujar Kabid Pelayanan PMI Kota Malang Heri Suwarsono, Kamis (24/12).

Heri mengatakan, untuk melakukan penyemprotan selama dua hari, PMI mendatangkan 3 mobil, yaitu 2 gunner dan 1 mobil tangki besar.

“Berbeda dengan periode sebelumnya, kalau dulu hanya satu hari kali ini dua hari. Ini dilakukan agar saudara kita yang tengah menjalani ibadah ataupun liburan tak perlu mengkhawatirkan Covid-19 di jalanan Kota Malang,” terangnya.

Menurut dia, prioritas penyemprotannya adalah wilayah-wilayah yang masuk ke zona merah. “Tapi sekarang Kota Malang sudah rata masuk zona merah semua. Karena itu, kami semprot di tiap wilayah,” kata Heri.

Sedangkan untuk wilayah-wilayah yang tidak bisa dilalui oleh jalan besar, Heri mengatakan, akan digunakan 3 supplier yang berjalan menggunakan Grand Max. “Memang lebih kecil tapi sama-sama cepatnya dalam penyemprotan. Jadi, daerah-daerah kecil bisa terjangkau,” paparnya.

Dia menjelaskan, penyemprotan di hari pertama ini mobil gunner akan mengarah ke wilayah utara dan tengah lalu ke timur. “Kalau besok kita mengarah ke barat serta selatan,” ujar dia.

Pewarta: Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/