alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Waspada Lurr! Terbukti Omicron Sudah Masuk Kota Malang

MALANG KOTA – Dugaan bahwa Omicron sudah masuk ke Kota Malang akhirnya terbukti. Dua dari tiga sampel whole genome sequencing (WGS) yang dikirim ke Institute Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga pekan lalu dinyatakan positif terpapar varian baru Covid-19 itu. Sebuah alarm bagi masyarakat dan pemkot untuk meningkatkan kembali penerapan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan bahwa dua sampel yang positif Omicron itu berasal dari pasien yang terpapar klaster keluarga. Selama ini, keduanya sudah menjalani isolasi mandiri lantaran masuk kategori tanpa gejala. Dari pantauan dinkes, kemarin sudah memasuki hari ke-11 isolasi, dan yang bersangkutan telah dinyatakan sembuh.

”Indikasi awal bahwa pasien itu terpapar Omicron adalah CT Value mereka di bawah angka 30. Namun semuanya tidak merasakan gejala seperti orang terpapar Covid-19,” kata Husnul saat ditemui di Balai Kota Malang kemarin pagi (24/1).

Dinkes menduga dua pasien itu terpapar Omicron setelah melakukan kontak erat dengan warga yang sudah terpapar lebih dulu. Setelah dinyatakan positif, Dinkes Kota Malang melakukan tracing atau pelacakan melalui tes swab antigen kepada 26 orang yang kontak erat dengan dua pasien tersebut.

Tracing-nya sudah semua. Satu kasus kami tracing ke-12 kontak erat,  kemudian satu kasus lagi tracing ke-14 kontak erat. Semua hasilnya negatif,” sambung mantan direktur RSUD Kota Malang itu. (adn/fat)

MALANG KOTA – Dugaan bahwa Omicron sudah masuk ke Kota Malang akhirnya terbukti. Dua dari tiga sampel whole genome sequencing (WGS) yang dikirim ke Institute Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga pekan lalu dinyatakan positif terpapar varian baru Covid-19 itu. Sebuah alarm bagi masyarakat dan pemkot untuk meningkatkan kembali penerapan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan bahwa dua sampel yang positif Omicron itu berasal dari pasien yang terpapar klaster keluarga. Selama ini, keduanya sudah menjalani isolasi mandiri lantaran masuk kategori tanpa gejala. Dari pantauan dinkes, kemarin sudah memasuki hari ke-11 isolasi, dan yang bersangkutan telah dinyatakan sembuh.

”Indikasi awal bahwa pasien itu terpapar Omicron adalah CT Value mereka di bawah angka 30. Namun semuanya tidak merasakan gejala seperti orang terpapar Covid-19,” kata Husnul saat ditemui di Balai Kota Malang kemarin pagi (24/1).

Dinkes menduga dua pasien itu terpapar Omicron setelah melakukan kontak erat dengan warga yang sudah terpapar lebih dulu. Setelah dinyatakan positif, Dinkes Kota Malang melakukan tracing atau pelacakan melalui tes swab antigen kepada 26 orang yang kontak erat dengan dua pasien tersebut.

Tracing-nya sudah semua. Satu kasus kami tracing ke-12 kontak erat,  kemudian satu kasus lagi tracing ke-14 kontak erat. Semua hasilnya negatif,” sambung mantan direktur RSUD Kota Malang itu. (adn/fat)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/