alexametrics
19.9 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Bantu Kesembuhan Pasien, Penyintas Diundang Donor Plasma Konvalesen

MALANG KOTA – Banyaknya pesan singkat di medsos yang membutuhkan donor plasma untuk anggota keluarga mereka yang sedang berjuang sembuh dari Covid-19 di rumah sakit, menggerakkan beberapa tenaga medis ini untuk membuat Komunitas Pendonor Plasma Konvalesen.

“Saya tergerak untuk menggalang penyintas (orang yang selamat/sembuh dari Covid-19) yang berkenan mendonorkan darahnya melalui komunitas ini,” ujar dr Ariani MKes SpA(K), founder Komunitas Pendonor Plasma Konvalesen, Jumat (25/12).

Menurut dia, saat ini, baik dokter maupun tenaga kesehatan dan banyak orang baik, sedang berusaha keras menolong pasien. Sehingga komunitas ini berharap para penyintas atau survivor yang sudah sembuh dari Covid-19 dengan kriteria tertentu, bisa bergabung membantu pertarungan mereka mengalahkan virus dan memberi senyum pada banyak wajah.

Ariani menjelaskan, kriteria pendonor yang bisa diterima di komunitasnya ada enam. Yang pertama, pernah terdiagnosis konfirmasi Covid-19 melalui hasil swab PCR atau swab antigen. Kedua, telah terbebas dari gejala-gejala Covid-19. “Gejalanya seperti batuk, demam, sesak napas, dan diare setidaknya sudah 14 hari,” terangnya.

Ketiga, berusia 18 hingga 60 tahun. Keempat, laki-laki atau wanita yang belum pernah hamil. Kelima, berat badan minimal 55 kg. Dan yang terakhir adalah tidak memiliki penyakit kronis. “Penyakit kronis itu seperti gagal ginjal, jantung, kanker, kencing manis, dan darah tinggi tidak terkontrol,” paparnya.

Dia menerangkan, plasma darah sendiri adalah komponen di dalam darah yang berwarna kekuningan. “Di dalam plasma yang telah sembuh dari Covid-19, terdapat antibodi spesifik yang dapat membantu melawan virus Covid SARS-CoV2. Sehingga kami berharap mereka dapat bergabung dengan komunitas pendonor darah plasma konvalesen agar lebih memudahkan jika sewaktu waktu terdapat pasien Covid-19 yang membutuhkan donor plasma konvalesen sesegera mungkin,” jelas dia.

Untuk kegiatan saat ini, Ariani mengatakan, komunitas sedang fokus dalam pembuatan database pendonor plasma konvalesen dari penyintas Covid-19.

Pewarta: Errica Vannie

MALANG KOTA – Banyaknya pesan singkat di medsos yang membutuhkan donor plasma untuk anggota keluarga mereka yang sedang berjuang sembuh dari Covid-19 di rumah sakit, menggerakkan beberapa tenaga medis ini untuk membuat Komunitas Pendonor Plasma Konvalesen.

“Saya tergerak untuk menggalang penyintas (orang yang selamat/sembuh dari Covid-19) yang berkenan mendonorkan darahnya melalui komunitas ini,” ujar dr Ariani MKes SpA(K), founder Komunitas Pendonor Plasma Konvalesen, Jumat (25/12).

Menurut dia, saat ini, baik dokter maupun tenaga kesehatan dan banyak orang baik, sedang berusaha keras menolong pasien. Sehingga komunitas ini berharap para penyintas atau survivor yang sudah sembuh dari Covid-19 dengan kriteria tertentu, bisa bergabung membantu pertarungan mereka mengalahkan virus dan memberi senyum pada banyak wajah.

Ariani menjelaskan, kriteria pendonor yang bisa diterima di komunitasnya ada enam. Yang pertama, pernah terdiagnosis konfirmasi Covid-19 melalui hasil swab PCR atau swab antigen. Kedua, telah terbebas dari gejala-gejala Covid-19. “Gejalanya seperti batuk, demam, sesak napas, dan diare setidaknya sudah 14 hari,” terangnya.

Ketiga, berusia 18 hingga 60 tahun. Keempat, laki-laki atau wanita yang belum pernah hamil. Kelima, berat badan minimal 55 kg. Dan yang terakhir adalah tidak memiliki penyakit kronis. “Penyakit kronis itu seperti gagal ginjal, jantung, kanker, kencing manis, dan darah tinggi tidak terkontrol,” paparnya.

Dia menerangkan, plasma darah sendiri adalah komponen di dalam darah yang berwarna kekuningan. “Di dalam plasma yang telah sembuh dari Covid-19, terdapat antibodi spesifik yang dapat membantu melawan virus Covid SARS-CoV2. Sehingga kami berharap mereka dapat bergabung dengan komunitas pendonor darah plasma konvalesen agar lebih memudahkan jika sewaktu waktu terdapat pasien Covid-19 yang membutuhkan donor plasma konvalesen sesegera mungkin,” jelas dia.

Untuk kegiatan saat ini, Ariani mengatakan, komunitas sedang fokus dalam pembuatan database pendonor plasma konvalesen dari penyintas Covid-19.

Pewarta: Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/