alexametrics
25.6 C
Malang
Sunday, 3 July 2022

66 Ribu Anak di Kota Malang Belum Miliki KIA

MALANG KOTA – Dari jumlah anak di Kota Malang yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Malang sebanyak 224.346 anak, ada 158.190 anak yang yang sudah memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Jumlah tersebut setara dengan 70 persen dari total anak yang seharusnya memiliki KIA. Artinya ada sekitar 66. 156 anak yang belum memiliki KIA.

Kasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kota Malang Darmanto mengatakan, penyebab masih banyaknya anak tak ber-KIA karena belum diuruskan oleh orangtuanya.
“Atau ketika aturan tersebut terbit, si anak sudah usia 5 tahun dan orang tua belum mengurusnya sampai sekarang,” kata Darmanto.

Akan tetapi, Darmanto melanjutkan, untuk sekarang ini anak yang baru lahir bisa langsung dapat KIA dengan mendaftarkannya secara online.
“Bahkan KIA itu lebih besar kegunaannya daripada KTP,” terang Darmanto.

Darmanto mengatakan, Dukcapil Kota Malang telah bekerja sama dengan Togamas dan Bank CIMB. Di toko buku Togamas jika pelajar memiliki KIA, maka dengan menunjukkan kartu itu bisa mendapatkan diskon pembelian.

Disamping itu, keuntungan juga didapat ketika sang anak hendak membuka rekening ketika sudah memiliki KIA di Bank CIMB. Secara umum, KIA bertujuan meningkatkan pendataan, perlindungan juga pelayanan publik bagi anak. “Sebagian sekolah sekarang ini juga sudah menggunakan KIA sebagai syarat pendaftaran,” jelasnya.

Oleh karena itu, Darmanto menghimbau para orang tua agar segera mengurus KIA bagi putra-putrinya. “Agar putra-putrinya bisa memiliki identitas diri yang diakui,” kata Darmanto. Selain itu juga bisa dimanfaatkan untuk yang lainnya.

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Dari jumlah anak di Kota Malang yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Malang sebanyak 224.346 anak, ada 158.190 anak yang yang sudah memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Jumlah tersebut setara dengan 70 persen dari total anak yang seharusnya memiliki KIA. Artinya ada sekitar 66. 156 anak yang belum memiliki KIA.

Kasi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kota Malang Darmanto mengatakan, penyebab masih banyaknya anak tak ber-KIA karena belum diuruskan oleh orangtuanya.
“Atau ketika aturan tersebut terbit, si anak sudah usia 5 tahun dan orang tua belum mengurusnya sampai sekarang,” kata Darmanto.

Akan tetapi, Darmanto melanjutkan, untuk sekarang ini anak yang baru lahir bisa langsung dapat KIA dengan mendaftarkannya secara online.
“Bahkan KIA itu lebih besar kegunaannya daripada KTP,” terang Darmanto.

Darmanto mengatakan, Dukcapil Kota Malang telah bekerja sama dengan Togamas dan Bank CIMB. Di toko buku Togamas jika pelajar memiliki KIA, maka dengan menunjukkan kartu itu bisa mendapatkan diskon pembelian.

Disamping itu, keuntungan juga didapat ketika sang anak hendak membuka rekening ketika sudah memiliki KIA di Bank CIMB. Secara umum, KIA bertujuan meningkatkan pendataan, perlindungan juga pelayanan publik bagi anak. “Sebagian sekolah sekarang ini juga sudah menggunakan KIA sebagai syarat pendaftaran,” jelasnya.

Oleh karena itu, Darmanto menghimbau para orang tua agar segera mengurus KIA bagi putra-putrinya. “Agar putra-putrinya bisa memiliki identitas diri yang diakui,” kata Darmanto. Selain itu juga bisa dimanfaatkan untuk yang lainnya.

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/