alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Khawatir Muncul Klaster Liburan, Dishub Perketat Stasiun dan Terminal

MALANG KOTA – Libur panjang cuti bersama mulai Rabu (28/10) hingga Minggu (1/11) nanti, memunculkan kekhawatiran potensi klaster liburan sebagai media penularan Covid-19 di Kota Malang.

Untuk mengantisipasi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang Handi sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk mencegah adanya klaster liburan. Salah satunya adalah memperketat protokol kesehatan di stasiun dan terminal serta titik kedatangan wisatawan.

“Di liburan panjang ini, kami prediksi banyak dimanfaatkan oleh warga untuk liburan. Kami berharap agar nanti tidak muncul klaster liburan, khususnya di Kota Malang,” tutur Kadishub Kota Malang Handi Priyanto, Senin (26/10).

Handi mengatakan, sudah mengecek protokol kesehatan di stasiun dan terminal, seperti adanya alat thermo gun, penyediaan cuci tangan, serta mewajibkan pengunjung memakai masker. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk bersama-sama menempatkan personelnya di titik-titik kedatangan wisatawan di Kota Malang.

“Agar tidak terjadi lonjakan Covid-19 saat liburan, kami juga melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk sama-sama berjaga,” kata dia.

Handi menambahkan, untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan di dalam Kota Malang, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Jasa Marga Tol Pandaan-Malang. Koordinasi tersebut berkaitan dengan pengalihan arus lalu lintas dari exit tol Singosari ke exit tol sekitar Kota Malang yaitu exit tol Pakis dan Madyopuro. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi ramainya kedatangan kendaraan dari exit tol Singosari.

“Potensi penumpukan pasti di exit tol Singosari karena sebagian besar tujuan ke Kota Batu, jadi kami arahkan ke dua exit tol tadi agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” ujar dia.

Pewarta : Errica Vannie Arshita

MALANG KOTA – Libur panjang cuti bersama mulai Rabu (28/10) hingga Minggu (1/11) nanti, memunculkan kekhawatiran potensi klaster liburan sebagai media penularan Covid-19 di Kota Malang.

Untuk mengantisipasi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang Handi sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk mencegah adanya klaster liburan. Salah satunya adalah memperketat protokol kesehatan di stasiun dan terminal serta titik kedatangan wisatawan.

“Di liburan panjang ini, kami prediksi banyak dimanfaatkan oleh warga untuk liburan. Kami berharap agar nanti tidak muncul klaster liburan, khususnya di Kota Malang,” tutur Kadishub Kota Malang Handi Priyanto, Senin (26/10).

Handi mengatakan, sudah mengecek protokol kesehatan di stasiun dan terminal, seperti adanya alat thermo gun, penyediaan cuci tangan, serta mewajibkan pengunjung memakai masker. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk bersama-sama menempatkan personelnya di titik-titik kedatangan wisatawan di Kota Malang.

“Agar tidak terjadi lonjakan Covid-19 saat liburan, kami juga melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk sama-sama berjaga,” kata dia.

Handi menambahkan, untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan di dalam Kota Malang, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Jasa Marga Tol Pandaan-Malang. Koordinasi tersebut berkaitan dengan pengalihan arus lalu lintas dari exit tol Singosari ke exit tol sekitar Kota Malang yaitu exit tol Pakis dan Madyopuro. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi ramainya kedatangan kendaraan dari exit tol Singosari.

“Potensi penumpukan pasti di exit tol Singosari karena sebagian besar tujuan ke Kota Batu, jadi kami arahkan ke dua exit tol tadi agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” ujar dia.

Pewarta : Errica Vannie Arshita

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/