alexametrics
29C
Malang
Tuesday, 19 January 2021

Protes Pembangunan Kayutangan, 72 Pedagang Gerudug DPRD Kota Malang

MALANG KOTA – Puluhan pedagang dan juru parkir di sepanjang Jalan Basuki Rahmat berbondong-bondong mendatangi DPRD Kota Malang, Kamis (26/11). Mereka datang untuk menagih kompensasi sekaligus rancangan pembangunan Kayutangan Heritage.

“Kami merasa pemerintah tidak memberikan sosialisasi dengan baik, seperti apa rancangan Kayutangan Heritage kepada para pencari nafkah di area Jalan Basuki Rahmat. Kami tidak tahu, apakah akan dibuat seperti Malioboro atau bagaimana. Makanya kami 42 orang mewakili 72 orang yang protes datang ke sini (DPRD Kota Mlang),” ujar Abdul Asarino, perwakilan warga.

Ia mengatakan, adanya penutupan Jalan Basuki Rahmat membuat mereka kehilangan mata pencaharian. “Saya hampir tidak ada pendapatan, begitu pula teman-teman yang lain. Bahkan saya sampai cari rosokan untuk makan sehari-hari. Kalau bisa ya jangan ditutup total, sisakan sedikit akses jalan paling tidak separuh untuk para pembeli dan pedagang,” kata pria yang tinggal di Kedungkandang itu.

Untuk itu, pria berusia 52 tahun itu meminta kompensasi dari Pemerintah Kota Malang atas mata pencaharian mereka yang hilang.

“Kompensasi nanti katanya sudah dibahas oleh wakil wali kota dan ketua DPRD, untuk nominalnya kami tidak bisa bilang berapa. Yang penting wawali sudah mengajukan kompensasi untuk kami. Yang lebih kami pentingkan bukan kompensasi, tetapi nasib kami bahkan ketika Kayutangan Heritage sudah jadi,” jelas dia.

Pewarta: Errica Vannie A

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca