alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Proyek Kajoetangan Heritage Butuh Rp 6 M, Ternyata Untuk Beginian

MALANG KOTA – Kawasan Kajoetangan Heritage, Kota Malang masih akan terus dipoles Pemkot Malang lagi. Setelah beberapa waktu lalu menuntaskan pemasangan batuan andesit dan revitalisasi di area perkampungan, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Kawasan, dan Permukiman (DPUPRKP) Kota Malang akan mempercantik zona tiga. Tepatnya berada di area patung Chairil Anwar.

Kepala DPUPRKP Kota Malang Diah Ayu Kusuma Dewi mengatakan, bakal ada tiga hal yang dikerjakan untuk memoles kawasan tersebut. Pertama, pihaknya bakal melakukan pengerasan jalan batuan andesit di sekitar patung Chairil Anwar. Pengerukan aspal sedalam 20 sentimeter akan dilakukan demi memperkokoh konstruksi. ”Ya, nanti bagian bawah pasangan batu andesit dicor agar lebih kokoh,” kata dia saat dikonfirmasi kemarin (26/8).

Hal kedua yang menjadi fokus pengerjaan adalah penataan jalur pedestrian di zona tiga. Sejumlah penataan seperti pelebaran trotoar, jalur pemandu difabel, drainase, ducting kabel, taman, dan jalur sepeda. Lalu, hal ketiga yang bakal dibangun adalah street furniture (hiasan di sekitar jalan). Pagar pelindung pohon, kursi bagi pejalan kaki, dan tempat sampah bakal dipasang juga di sana. Diah optimistis seluruh pengembangan tersebut dapat mempercantik kawasan Kajoetangan Heritage.

Secara umum, pengembangan itu bakal dikerjakan DPUPRKP pada 2022. Diprediksi bakal menyedot anggaran sekitar Rp 6 miliar. Anggaran sebesar itu sepenuhnya bakal diambil dari APBD Kota Malang. ”Itu (APBD) hanya untuk zona tiga saja. Perlu diketahui juga bahwa zona satu dan dua menggunakan dana dari APBN sehingga zona tiga akan menjadi prioritas kami,” papar pejabat eselon II-b Pemkot Malang tersebut.

Di tempat lain, anggota Komisi B DPRD Kota Malang Arief Wahyudi turut mendorong DPUPRKP menuntaskan proyek itu tepat waktu. Sebab, menurut dia, proyek Kajoetangan Heritage telah berada di separo jalan. ”Cuma, saya minta konsep secara utuh harus dibuka secara luas kepada kami maupun masyarakat Kota Malang,” saran dia. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, pihaknya saat ini masih belum memahami penuh terkait konsep Kajoetangan Heritage.

Sementara itu, untuk estimasi anggaran senilai Rp 6 miliar, Arief menyebutkan bahwa itu sudah sangat cukup untuk membangun zona tiga Kajoetangan Heritage. ”Tapi, nanti kami jangan hanya disodori pembangunan zona tiga. Karena kami minta gambaran secara menyeluruh seperti apa (proyeknya, Red). Baru kami bisa bicarakan kekurangannya di mana dan sebaiknya seperti apa,” tandas pria berkacamata itu. (rmc/adn/c9/by)

MALANG KOTA – Kawasan Kajoetangan Heritage, Kota Malang masih akan terus dipoles Pemkot Malang lagi. Setelah beberapa waktu lalu menuntaskan pemasangan batuan andesit dan revitalisasi di area perkampungan, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Kawasan, dan Permukiman (DPUPRKP) Kota Malang akan mempercantik zona tiga. Tepatnya berada di area patung Chairil Anwar.

Kepala DPUPRKP Kota Malang Diah Ayu Kusuma Dewi mengatakan, bakal ada tiga hal yang dikerjakan untuk memoles kawasan tersebut. Pertama, pihaknya bakal melakukan pengerasan jalan batuan andesit di sekitar patung Chairil Anwar. Pengerukan aspal sedalam 20 sentimeter akan dilakukan demi memperkokoh konstruksi. ”Ya, nanti bagian bawah pasangan batu andesit dicor agar lebih kokoh,” kata dia saat dikonfirmasi kemarin (26/8).

Hal kedua yang menjadi fokus pengerjaan adalah penataan jalur pedestrian di zona tiga. Sejumlah penataan seperti pelebaran trotoar, jalur pemandu difabel, drainase, ducting kabel, taman, dan jalur sepeda. Lalu, hal ketiga yang bakal dibangun adalah street furniture (hiasan di sekitar jalan). Pagar pelindung pohon, kursi bagi pejalan kaki, dan tempat sampah bakal dipasang juga di sana. Diah optimistis seluruh pengembangan tersebut dapat mempercantik kawasan Kajoetangan Heritage.

Secara umum, pengembangan itu bakal dikerjakan DPUPRKP pada 2022. Diprediksi bakal menyedot anggaran sekitar Rp 6 miliar. Anggaran sebesar itu sepenuhnya bakal diambil dari APBD Kota Malang. ”Itu (APBD) hanya untuk zona tiga saja. Perlu diketahui juga bahwa zona satu dan dua menggunakan dana dari APBN sehingga zona tiga akan menjadi prioritas kami,” papar pejabat eselon II-b Pemkot Malang tersebut.

Di tempat lain, anggota Komisi B DPRD Kota Malang Arief Wahyudi turut mendorong DPUPRKP menuntaskan proyek itu tepat waktu. Sebab, menurut dia, proyek Kajoetangan Heritage telah berada di separo jalan. ”Cuma, saya minta konsep secara utuh harus dibuka secara luas kepada kami maupun masyarakat Kota Malang,” saran dia. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, pihaknya saat ini masih belum memahami penuh terkait konsep Kajoetangan Heritage.

Sementara itu, untuk estimasi anggaran senilai Rp 6 miliar, Arief menyebutkan bahwa itu sudah sangat cukup untuk membangun zona tiga Kajoetangan Heritage. ”Tapi, nanti kami jangan hanya disodori pembangunan zona tiga. Karena kami minta gambaran secara menyeluruh seperti apa (proyeknya, Red). Baru kami bisa bicarakan kekurangannya di mana dan sebaiknya seperti apa,” tandas pria berkacamata itu. (rmc/adn/c9/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/