alexametrics
25.4 C
Malang
Friday, 20 May 2022

4 Pasar Tradisional Kota Malang Ini Bakal Direvitalisasi

MALANG KOTA – Tahun ini, Pemerintah Kota Malang melakukan revitalisasi 4 pasar tradisional. Keempat pasar itu adalah Pasar Gadang, Lesanpuro, Bunulrejo dan Madyopuro.

Sebelumnya tahun 2020, Pasar Mergan, Pasar Kasin dan Pasar Kedungkandang sudah direvitalisasi oleh Pemkot. Biaya revitalisasi 4 pasar ini bervariasi. Pasar Gadang dianggarkan sebesar Rp 1,7 miliar, Pasar Lesanpuro sebesar Rp 1,3 miliar, Pasar Madyopuro sebesar Rp 3,7 miliar dan Pasar Bunulrejo sebesar Rp 990 juta.

Dari data Pemkot Malang, Pasar Madyopuro dan Pasar Lesanpuro dilakukan revitalisasi penuh. Sementara Pasar Gadang dan Pasar Bunulrejo adalah pemeliharaan fasilitas pasar.

“Kami harap revitalisasi pasar ini bisa membuat pedagang dan pembeli merasa nyaman,” ujar Walikota Sutiaji.

Mendengar informasi revitalisasi pasar tersebut, sebagian besar warga sudah tidak sabar menunggu pasar tersebut direvitalisasi. “Sudah tidak sabar nunggu (revitalisasi) Pasar Madyopuro, becek soalnya,” ungkap salah seorang warga, Yosh.
Di sisi lain, tidak sedikit juga yang meminta agar pemerintah lebih memperhatikan pasar Gadang yang semrawut. “Pasar Gadang mohon segera ada pembenahan. Jalan utama tapi macetnya minta ampun,” ujar Hady.

Ada pula yang mengusulkan agar Pasar Gadang dilakukan relokasi ke tempat lain. Karena akses jalan Pasar Gadang, menjadi jalan utama menuju terminal Hamid Rusdi. Sudah macet, ditambah lagi dengan bau yang tidak sedap yang muncul dari genangan-genangan air dari jalan berlubang.

“Pasar blimbing kapan ya? Supaya tidak becek dan kumuh. Sudah dua kali ganti pemerintahan belum juga tersentuh,” kata salah seorang warga, Emil.

Pemkot Malang berencana melakukan revitalisasi pasar ini secara berkala setiap tahunnya. Revitalisasi 4 pasar ini ditargetkan selesai pada tahun ini. Dengan harapan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai bisa menguatkan ekonomi masyarakat.

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Tahun ini, Pemerintah Kota Malang melakukan revitalisasi 4 pasar tradisional. Keempat pasar itu adalah Pasar Gadang, Lesanpuro, Bunulrejo dan Madyopuro.

Sebelumnya tahun 2020, Pasar Mergan, Pasar Kasin dan Pasar Kedungkandang sudah direvitalisasi oleh Pemkot. Biaya revitalisasi 4 pasar ini bervariasi. Pasar Gadang dianggarkan sebesar Rp 1,7 miliar, Pasar Lesanpuro sebesar Rp 1,3 miliar, Pasar Madyopuro sebesar Rp 3,7 miliar dan Pasar Bunulrejo sebesar Rp 990 juta.

Dari data Pemkot Malang, Pasar Madyopuro dan Pasar Lesanpuro dilakukan revitalisasi penuh. Sementara Pasar Gadang dan Pasar Bunulrejo adalah pemeliharaan fasilitas pasar.

“Kami harap revitalisasi pasar ini bisa membuat pedagang dan pembeli merasa nyaman,” ujar Walikota Sutiaji.

Mendengar informasi revitalisasi pasar tersebut, sebagian besar warga sudah tidak sabar menunggu pasar tersebut direvitalisasi. “Sudah tidak sabar nunggu (revitalisasi) Pasar Madyopuro, becek soalnya,” ungkap salah seorang warga, Yosh.
Di sisi lain, tidak sedikit juga yang meminta agar pemerintah lebih memperhatikan pasar Gadang yang semrawut. “Pasar Gadang mohon segera ada pembenahan. Jalan utama tapi macetnya minta ampun,” ujar Hady.

Ada pula yang mengusulkan agar Pasar Gadang dilakukan relokasi ke tempat lain. Karena akses jalan Pasar Gadang, menjadi jalan utama menuju terminal Hamid Rusdi. Sudah macet, ditambah lagi dengan bau yang tidak sedap yang muncul dari genangan-genangan air dari jalan berlubang.

“Pasar blimbing kapan ya? Supaya tidak becek dan kumuh. Sudah dua kali ganti pemerintahan belum juga tersentuh,” kata salah seorang warga, Emil.

Pemkot Malang berencana melakukan revitalisasi pasar ini secara berkala setiap tahunnya. Revitalisasi 4 pasar ini ditargetkan selesai pada tahun ini. Dengan harapan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai bisa menguatkan ekonomi masyarakat.

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/