alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

PT KAI Tutup Dua Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu di Malang

MALANG KOTA – Perlintasan KA (kereta api) tanpa palang pintu telah memakan banyak korban korban jiwa. Tidak ingin kejadian laka terulang lagi, dua perlintasan antara Stasiun Malang (Kota Baru) dan Kotalama resmi ditutup Senin (28/6) pagi.

“Kegiatan penutupan ini kami lakukan di dua perlintasan di petak stasiun Malang hingga Malang Kotalama,” terang Humasda KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arifin melalui pesan singkat Whatsapp. Dua perlintasan itu berada di kilometer 50+576 dan 50+788. “Kalau jalannya saya lupa, tapi masuknya Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang,” terangnya.

Penutupan perlintasan dilakukan petugas gabungan PT KAI dan Dishub Kota Malang dengan membongkar akses jalan akses serta memasang palang besi untuk mencegah pengendara sepeda motor melintas. “Ini utamanya pengendara motor, supaya tidak bisa lewat,” singkatnya.

Ia menyebut dari awal tahun 2021, PT KAI sudah menutup delapan perlintasan liar di sejumlah titim di Jawa Timur. “Ada 8 kalau di wilayah Daop 8, nah ini masalahnya di wilayah Malang Raya sendiri ada 27 perlintasan yang tidak dijaga,” sebutnya.

Seperti diketahui, pada Minggu (13/6) pukul 09.30 lalu, KA Matarmaja jurusan Malang-Pasarsenen menabrak sepeda motor dan menewaskan satu orang di perlintasan tanpa palang pintu Jalan RE Martadinata Gang 7, Kelurahan Kotalama, Kacamatan Kedungkandang.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Perlintasan KA (kereta api) tanpa palang pintu telah memakan banyak korban korban jiwa. Tidak ingin kejadian laka terulang lagi, dua perlintasan antara Stasiun Malang (Kota Baru) dan Kotalama resmi ditutup Senin (28/6) pagi.

“Kegiatan penutupan ini kami lakukan di dua perlintasan di petak stasiun Malang hingga Malang Kotalama,” terang Humasda KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arifin melalui pesan singkat Whatsapp. Dua perlintasan itu berada di kilometer 50+576 dan 50+788. “Kalau jalannya saya lupa, tapi masuknya Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang,” terangnya.

Penutupan perlintasan dilakukan petugas gabungan PT KAI dan Dishub Kota Malang dengan membongkar akses jalan akses serta memasang palang besi untuk mencegah pengendara sepeda motor melintas. “Ini utamanya pengendara motor, supaya tidak bisa lewat,” singkatnya.

Ia menyebut dari awal tahun 2021, PT KAI sudah menutup delapan perlintasan liar di sejumlah titim di Jawa Timur. “Ada 8 kalau di wilayah Daop 8, nah ini masalahnya di wilayah Malang Raya sendiri ada 27 perlintasan yang tidak dijaga,” sebutnya.

Seperti diketahui, pada Minggu (13/6) pukul 09.30 lalu, KA Matarmaja jurusan Malang-Pasarsenen menabrak sepeda motor dan menewaskan satu orang di perlintasan tanpa palang pintu Jalan RE Martadinata Gang 7, Kelurahan Kotalama, Kacamatan Kedungkandang.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/